News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perkumpulan Orang Tua Anak Disabilitas Indonesia (Portadin) mendorong agar minimal lima persen kuota Sekolah Rakyat dialokasikan bagi anak penyandang disabilitas.

Perkumpulan Orang Tua Anak Disabilitas Indonesia (Portadin) mendorong agar minimal lima persen kuota Sekolah Rakyat dialokasikan bagi anak penyandang disabilitas.
Jumat, 8 Agustus 2025 - 05:00 WIB
Portadin Desak Sekolah Rakyat Jadi Inklusif: Minimal 5 Persen untuk Anak Disabilitas
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Perkumpulan Orang Tua Anak Disabilitas Indonesia (Portadin) mendorong agar minimal lima persen kuota Sekolah Rakyat dialokasikan bagi anak penyandang disabilitas.

Usulan ini disampaikan guna memastikan akses pendidikan yang setara dan inklusif bagi seluruh anak di Indonesia, termasuk yang berkebutuhan khusus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Minimal lima persen kuotanya untuk anak disabilitas ya Pak Menteri Sosial, Menteri UMKM, dan juga ada Bu Saras Komisi VII DPR,” kata Dewan Penasihat Portadin, Siswandi Abdul Rachim, Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Siswandi menyebutkan, pendidikan inklusif seperti Sekolah Rakyat menjadi solusi nyata di tengah keterbatasan jumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Indonesia. Berdasarkan data nasional Portadin, saat ini hanya terdapat sekitar 2.396 SLB yang tersebar di 7.287 kecamatan di seluruh Indonesia.

Dengan jumlah tersebut, rata-rata satu SLB harus melayani anak-anak disabilitas di tiga kecamatan. Kondisi ini dinilai menyulitkan akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang tinggal di daerah terpencil.

“Yang harus berubah itu bukan anak-anak kita, tapi sistem pendidikannya. Sekolah inklusif (Sekolah Rakyat) memungkinkan semua anak tumbuh bersama dengan saling memahami,” tegas Siswandi.

Ia meyakini bahwa penguatan Sekolah Rakyat sebagai institusi inklusif adalah langkah realistis dan strategis. Selain mudah diakses, sekolah berasrama ini memungkinkan sistem pembelajaran yang membaur dan gratis tanpa pungutan biaya.

Sekolah Rakyat sendiri merupakan program pendidikan berasrama yang dirancang untuk menjangkau anak-anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah (desil 1 dan 2) dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk anak penyandang disabilitas.

Program ini diluncurkan pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dengan misi memutus rantai kemiskinan melalui integrasi pendidikan, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta jaminan sosial dan kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kementerian Sosial sebagai pelaksana teknis melaporkan, tahap pertama Sekolah Rakyat telah menjangkau 9.700 siswa dengan dukungan lebih dari 1.500 guru dan sekitar 2.000 tenaga pendamping, termasuk wali asrama dan pembimbing sosial.

Sebanyak 159 lokasi ditargetkan menjadi pusat pelaksanaan program ini, dengan 63 titik sudah aktif sejak pertengahan Juli 2025. Sementara 96 lokasi lainnya akan diluncurkan bertahap 37 di antaranya pertengahan Agustus dan 59 sisanya awal September 2025. (agr/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).
Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski dinilai unggul dari Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, media Vietnam meragukan Timnas Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil besar di Piala Asia 2027.
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih pasang badan terkait kritik tajam yang mengarah kepada penjaga gawang muda Macan Kemayoran, Cyrus Margono.
Antam Nyaris Rp3 Juta! Harga Emas Pegadaian Kompak 'Terbang'

Antam Nyaris Rp3 Juta! Harga Emas Pegadaian Kompak 'Terbang'

Berikut rincian harga terbaru masing-masing produk pada Sabtu 11 April 2026
Gertak Thailand di Final AFF Futsal 2026, Hector Souto: Timnas Indonesia Tidak Pernah Merasa Inferior

Gertak Thailand di Final AFF Futsal 2026, Hector Souto: Timnas Indonesia Tidak Pernah Merasa Inferior

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyampaikan keyakinannya jelang laga puncak Piala AFF Futsal 2026. Ia tegaskan bahwa skuad Garuda tidak merasa.
Begini Reaksi Mantan Pelatih Timnas Indonesia Setelah Diperdengarkan Lagu 'Mengapa Harus Shin Tae-yong'

Begini Reaksi Mantan Pelatih Timnas Indonesia Setelah Diperdengarkan Lagu 'Mengapa Harus Shin Tae-yong'

Mantan pelatih Timnas Indonesia STY bereaksi kocak ketika dirinya diperdengarkan lagu berjudul 'Mengapa Harus Shin Tae-yong' yang sempat viral usai pemecatannya

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Selengkapnya

Viral