GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mayoritas Anggota Komisi XI DPR Disebut Terima Dana Korupsi CSR BI, Legislator Ini Beri Klarifikasi

Anggota Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng membantah dugaan mayoritas anggota Komisi XI DPR periode 2019-2024 menerima dana korupsi CSR Bank Indonesia (BI)
Selasa, 12 Agustus 2025 - 12:54 WIB
Politisi Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng membantah dugaan mayoritas anggota Komisi XI DPR periode 2019-2024 menerima dana korupsi CSR Bank Indonesia (BI).

Mekeng menegaskan anggota Komisi XI DPR tidak pernah menerima anggaran CSR. Menurutnya, dana itu langsung diserahkan kepada pihak penerima CSR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi anggaran CSR itu tidak dibagikan ke anggota, itu dibagikan langsung kepada yang minta, misalnya rumah ibadah, gereja, masjid, atau UMKM. Anggota tidak pernah megang uang sama sekali,” kata Mekeng saat dihubungi tvOnenews, Selasa (12/8/2025).

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan anggota Komisi XI DPR hanya menyampaikan kepada BI terkait lokasi rumah ibadah ataupun UMKM yang layak mendapat bantuan CSR.

Kemudian, lanjut Mekeng, pihak BI langsung menyerahkan uang CSR kepada pihak yang akan dibantu.

“Jadi anggota hanya menyampaikan kepada Bank Indonesia, bilang ini ada masjid di daerah sini, minta tolong dibantu. Itu diproses langsung oleh Bank Indonesia, uangnya langsung ke masjidnya. Jadi enggak ada anggaran dikasih ke anggota,” ungkapnya.

Mekeng mengaku tidak tahu soal yang dilakukan oleh dua anggota Komisi XI DPR, Satori dan Heri Gunawan, sehingga terjerumus kasus korupsi CSR BI.

Sebab, menurutnya, anggota Komisi XI DPR yang lain tidak menerima uang CSR BI, melainkan hanya merekomendasikan tempat-tempat yang dianggap layak untuk diberi sumbangan.

“Kalau anggota yang lain pada umumnya mereka langsung serahkan kepada BI atau OJK, mereka langsung kepada peminta, misalnya rumah ibadah, gereja, masjid, UMKM, mereka yang proses dan uangnya langsung kepada yang minta. Enggak ada yang ke anggota,” tandasnya. (saa/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Pegadaian Jumat Turun, Antam Rp2,759 Juta dan UBS Rp2,729 Juta per Gram

Harga Emas Pegadaian Jumat Turun, Antam Rp2,759 Juta dan UBS Rp2,729 Juta per Gram

Harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian turun pada Jumat 28 Agustus 2026. Simak daftar harga emas terbaru lengkap per gram.
Kata Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Duel Kontra Iran di Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Kata Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Duel Kontra Iran di Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh, ungkap faktor kunci untuk meraih kemenangan atas Iran di perempat final AVC Women's Continental 2026.
Bukan Lagi Daerah Terisolasi, Perbatasan Kini Jadi Beranda Terdepan Indonesia

Bukan Lagi Daerah Terisolasi, Perbatasan Kini Jadi Beranda Terdepan Indonesia

Komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan pengelolaan kawasan perbatasan negara terus menunjukkan tren yang positif.
Kapolda Sumsel Bagi-bagi Ribuan Masker untuk Masyarakat Demi Cegah Dampak Asap Karhutla

Kapolda Sumsel Bagi-bagi Ribuan Masker untuk Masyarakat Demi Cegah Dampak Asap Karhutla

Kepedulian terhadap kesehatan anak ditunjukkan langsung Kapolda Sumsel bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan beserta Wakapolda Sumsel.
Ajak 900 Pelajar di Empat Kota Wujudkan Merdeka Tanpa Narkoba, BNN dan Pelindo Lakukan Kolaborasi

Ajak 900 Pelajar di Empat Kota Wujudkan Merdeka Tanpa Narkoba, BNN dan Pelindo Lakukan Kolaborasi

BNN berkolaborasi bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dalam memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda melalui program “Sobat Ananda Bersinar: Merdeka Tanpa Narkoba”.
IHSG Dibuka Hijau di 6.535,72, Akankah Penguatan Berlanjut dan Bikin Investor Happy?

IHSG Dibuka Hijau di 6.535,72, Akankah Penguatan Berlanjut dan Bikin Investor Happy?

IHSG dibuka menguat 13,97 poin ke 6.535,72. Penguatan dipengaruhi kondisi domestik dan sentimen global. Akankah IHSG tutup pekan di zona hijau?

Trending

Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Pemerintah berencana menaikkan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada APBN 2027 menjadi berkisar Rp1 triliun.
Hingga Jumat Dini Hari, Massa Masih Berkerumun di Sekitar Slipi

Hingga Jumat Dini Hari, Massa Masih Berkerumun di Sekitar Slipi

Hingga Jumat,  pukul 03.00 WIB, massa masih berkerumun di sejumlah titik sekitar Slipi dan Petamburan, Jakarta, setelah aksi di sekitar Gedung DPR/MPR RI.
Soroti Bule Mesum di Pekarangan Rumah Bali, Media Australia: Pemilik Rumah Anggap Sebuah ‘Kecelakaan’

Soroti Bule Mesum di Pekarangan Rumah Bali, Media Australia: Pemilik Rumah Anggap Sebuah ‘Kecelakaan’

Media Australia soroti pasangan warga negara asing (WNA) nekat melakukan tindak asusila di pekarangan rumah warga Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali.
Tampil di Liga Champions, Como 1907 Agresif di Bursa Transfer Pemain dengan Negosiasi Bawa Moise Kean

Tampil di Liga Champions, Como 1907 Agresif di Bursa Transfer Pemain dengan Negosiasi Bawa Moise Kean

Demi tampil maksimal di debut Liga Champions, Como 1907 bergerak agresif di bursa transfer.
LRT Jabodebek Catat Peningkatan Pengguna pada Januari-Juli 2026

LRT Jabodebek Catat Peningkatan Pengguna pada Januari-Juli 2026

Penggunaan transportasi umum dalam mobilitas masyarakat semakin mengalami peningkatan diantaranya LRT Jabodebek.
Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat Nepal Capai 392 Orang, 1.400 Orang Dinyatakan Hilang

Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat Nepal Capai 392 Orang, 1.400 Orang Dinyatakan Hilang

Menurut Dewan Pariwisata Nepal, dari 517 warga negara asing yang dilaporkan hilang di Nepal, sebanyak 178 orang di antaranya merupakan warga negara India..
Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Kasus Ruben Onsu menjadi sorotan, yang dilaporkan pada 2025. Polisi meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan pada 25 April 2026.
Selengkapnya

Viral