News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Usut Aliran Korupsi CSR BI ke DPR, Anggota Komisi XI DPR: Kita Tidak Pernah Terima Uang

Anggota Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng menghormati proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sedang mengusut kasus korupsi dana CSR BI.
Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:20 WIB
Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Melchias Markus Mekeng
Sumber :
  • Sumber: DPR RI

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng menyatakan menghormati proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sedang mengusut kasus korupsi dana CSR Bank Indonesia (BI).

Hal ini merespons pernyataan KPK bahwa pihaknya akan tetap mengusut dugaan aliran dana korupsi CSR BI ke mayoritas anggota Komisi XI DPR periode 2019-2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya kita menghormati prosesnya,” ujar Mekeng saat dihubungi tvOnenews.com, Selasa (12/8/2025).

Di sisi lain, Mekeng membantah dugaan bahwa mayoritas anggota Komisi XI DPR periode 2019-2024 menerima dana korupsi CSR BI. Dia menjelaskan dana CSR BI langsung diserahkan kepada pihak penerima bantuan seperti rumah ibadah maupun UMKM.

“Kita tidak pernah terima uang, program langsung ke pemohon seperti rumah ibadah, UMKM,” ujar Mekeng.

Lebih lanjut, politisi Partai Golkar ini menuturkan Komisi XI DPR juga tidak akan memanggil BI untuk membahas kasus tersebut. Sebab, dia meyakini anggota DPR yang lain tidak akan terjerat kasus korupsi CSR BI jika tetap mengikuti aturan.

“Saya rasa enggak perlu, proses hukum kan ada fakta dan bukti, dan kalau mengikuti aturan main yang ada, tentunya tidak ada masalah seperti yang dialami oleh kedua tersangka (anggota Komisi XI DPR Satori dan Heri Gunawan),” ujar Mekeng.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut bahwa penyidik KPK akan tetap mengusut kasus korupsi CSR BI sampai perkara ini tuntas.

Termasuk, mengusut dugaan dana tersebut mengalir ke mayoritas anggota Komisi XI DPR periode 2019-2024 berdasarkan pendalaman penyidik KPK kepada tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penyidik tentu akan mendalami setiap keterangan dari para pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka ataupun saksi-saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangannya dalam perkara ini,” ujar Budi kepada wartawan, Senin (11/8/2025).

Budi menjelaskan pendalaman dilakukan untuk memastikan setiap uang milik negara tidak disalahgunakan untuk keuntungan pribadi dengan cara korupsi. (saa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penjelasan KCIC Soal Video Viral Berhentinya Whoosh di Kopo akibat Benda Asing

Penjelasan KCIC Soal Video Viral Berhentinya Whoosh di Kopo akibat Benda Asing

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memberikan jaminan bahwa layanan kereta cepat Whoosh rute Jakarta-Bandung tetap beroperasi dengan aman meskipun sedang terjadi cuaca ekstrem. 
Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quartararo mengakui Yamaha mengalami awal musim yang sulit di MotoGP 2026.
KSAD Jamin Hak dan Kesejahteraan Keluarga Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

KSAD Jamin Hak dan Kesejahteraan Keluarga Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan bahwa negara akan memenuhi seluruh hak tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon. 
Update Harga iPhone 17 Series April 2026, Sudah Turun?

Update Harga iPhone 17 Series April 2026, Sudah Turun?

Simak update harga lengkap iPhone 17 Series April 2026 di Indonesia. Mulai dari iPhone 17 hingga Pro Max, apakah sudah turun? Cek daftar lengkapnya di sini.
Stiker Semen Padang Komentari Kehadiran Pemain Naturalisasi di Persib 

Stiker Semen Padang Komentari Kehadiran Pemain Naturalisasi di Persib 

Semen Padang akan menjamu Persib Bandung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Minggu (5/4/2026).
Penyidikan Rampung, Berkas Perkara Bos PT Blueray Dilimpahkan ke Penuntut Umum

Penyidikan Rampung, Berkas Perkara Bos PT Blueray Dilimpahkan ke Penuntut Umum

KPK merampungkan penyidikan kasus dugaan suap importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dengan tersangka bos PT Blueray dan kawan-kawan.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral