GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dampingi Abraham Samad ke Polda Metro Jaya, Said Didu: Sampai Kapan Negeri Ini Dikendalikan Jokowi?

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, mengeluarkan pernyataan keras saat mendampingi mantan Ketua KPK, Abraham Samad, yang dipanggil Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan pencemaran nama baik Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).
Rabu, 13 Agustus 2025 - 16:55 WIB
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, mengeluarkan pernyataan keras saat mendampingi mantan Ketua KPK, Abraham Samad, yang dipanggil Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan pencemaran nama baik Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).

Pemanggilan itu dipicu oleh pernyataan Abraham dalam sebuah podcast yang mempersoalkan keabsahan ijazah Jokowi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Said Didu menyoroti apa yang ia sebut sebagai pengaruh kuat Jokowi terhadap penegak hukum di Indonesia.

“Hari ini adalah simbol bahwa kekuasaan Joko Widodo masih sangat berpengaruh terhadap aparat hukum. Abraham Samad, salah satu pejuang antikorupsi, hanya karena berbicara dalam podcast langsung dipanggil terkait ijazah Jokowi. Ini menunjukkan bahwa aparat hukum seolah masih dalam kendali Solo,” tegas Said Didu kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (13/8).

Lantas, Said mempertanyakan sejauh mana pengaruh Jokowi akan terus membayangi penegakan hukum di Indonesia.

“Sampai kapan negeri ini dikendalikan oleh Joko Widodo? Apakah kita harus menunggu Jan Ethes, cucunya, jadi Presiden, baru aparat hukum berhenti menjadi alat kekuasaan Jokowi?” kata Said Didu.

Said Didu mengungkapkan hal itu mengacu pada dugaan adanya dinasti politik yang masih berakar kuat, bahkan setelah Jokowi lengser dari jabatan presiden.

Menurut Said, selama lebih dari satu dekade, aparat hukum telah digunakan untuk menekan pihak-pihak yang berseberangan dengan Jokowi.

“Berapa banyak teman kita yang keluar masuk penjara hanya karena berbeda pandangan dengan Jokowi? Berapa orang dipenjara hanya karena mempersoalkan ijazah Jokowi? Apakah seluruh rakyat Indonesia harus dipenjara demi melindungi Jokowi?” ujarnya.

Lebih jauh, Said Didu menyebut situasi ini sebagai titik kritis yang menuntut perlawanan.

“Jika ini terus berlanjut, saya nyatakan hari ini adalah hari pernyataan perang semesta melawan dinasti Solo yang masih mengangkangi aparat hukum,” beber dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, kasus pemanggilan Abraham Samad itu kembali memanaskan perdebatan tentang independensi penegak hukum di Indonesia.

Abraham, yang dikenal sebagai tokoh antikorupsi, diduga dipanggil karena pernyataannya dalam podcast dianggap mencemarkan nama baik Jokowi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Era Digital, Gus Miftah Ingatkan Ancaman Judi Online dan Kekerasan Seksual Hantui Pesantren

Perkembangan Era Digital, Gus Miftah Ingatkan Ancaman Judi Online dan Kekerasan Seksual Hantui Pesantren

Fenomena judi online, adiksi digital, krisis mental, hingga kekerasan dan bullying di lingkungan pendidikan menjadi perhatian serius Nahdlatul Ulama (NU).
Heboh Kasus TNI Tembak TNI di Palembang, Ini Janji Kodam II/Sriwijaya

Heboh Kasus TNI Tembak TNI di Palembang, Ini Janji Kodam II/Sriwijaya

Publik dihebohkan dengan peristiwa TNI tembak TNI yang terjadi di Panhead Cafe, Palbang pada Sabtu (16/5/2025).
8 Poin Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas soal LCC Empat Pilar MPR RI: Bantah Keras Tuduhan Penyuapan dan Nepotisme hingga Minta Nama Baik Dipulihkan

8 Poin Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas soal LCC Empat Pilar MPR RI: Bantah Keras Tuduhan Penyuapan dan Nepotisme hingga Minta Nama Baik Dipulihkan

SMAN 1 Sambas akhirnya buka suara terkait Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI yang akhir-akhir ini menyeret namanya. 
Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu: Adik Aman Yani Bongkar Sikap Aneh Ririn sejak Kakaknya Hilang

Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu: Adik Aman Yani Bongkar Sikap Aneh Ririn sejak Kakaknya Hilang

Di podcast Denny Sumargo, adik Aman Yani, Titi membongkar semua keanehan dari Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bahlil Lahadalia Tekankan SOKSI Sebagai  Ujung Tombak Partai Golkar

Bahlil Lahadalia Tekankan SOKSI Sebagai Ujung Tombak Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia hadir dalam kegiatan penutupan Rakernas I dan Rapimnas I Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Tahun 2026 di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/5/2026).

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Selengkapnya

Viral