GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lamborghini Fenomeno Resmi Debut, Supercar Listrik Hybrid 1.065 HP Seharga Rp 58 Miliar

Lamborghini Fenomeno debut di Monterey Car Week 2025. Supercar hybrid V12 ini bertenaga 1.065 HP, hanya diproduksi 29 unit, dan dibanderol Rp 58 miliar.
Jumat, 15 Agustus 2025 - 18:49 WIB
Lamborghini Fenomeno Resmi Debut, Supercar Listrik Hybrid 1.065 HP Seharga Rp 58 Miliar
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Lamborghini kembali membuat gebrakan di dunia supercar dengan meluncurkan Fenomeno, model edisi terbatas yang memulai debutnya jelang Monterey Car Week 2025

Melansir dari situs Autoevolution, Fenomeno menjadi varian coachbuilt pertama berbasis Lamborghini Revuelto, sekaligus memperluas lini kendaraan elektrifikasi pabrikan asal Italia tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diproduksi hanya 29 unit di pabrik Sant’Agata Bolognese, Italia, Fenomeno hadir sebagai penerus tradisi mobil langka Lamborghini seperti Veneno, Centenario, Essenza SCV12, Countach LPI 800-4, dan Sian FKP 37 yang sebelumnya berbasis Aventador.

Desain Baru, Tetap Berkarakter Lamborghini

Secara proporsi, Fenomeno mempertahankan siluet wedge khas Revuelto, namun hampir seluruh eksteriornya dirancang ulang. Lampu depan mendapat desain baru dengan DRL yang lebih halus, bumper depan terlihat lebih elegan, dan kap mesin tampil agresif. Fender depan-belakang dan side skirt dibuat lebih berotot, sementara air intake belakang lebih lebar namun lebih pendek.

Bagian belakang menampilkan dek baru dengan lampu belakang vertikal berbentuk Y, bumper dan diffuser yang menyatu rapi, serta empat knalpot di antara lampu. Pelek pun mendapat desain khusus, meninggalkan pola Y-spoke ikonik Lamborghini.

Interior Mirip Revuelto

Berbeda dengan eksterior yang banyak berubah, interior Fenomeno hampir identik dengan Revuelto, mulai dari dasbor digital, sistem infotainment mengambang, konsol tengah, hingga layar untuk penumpang.

Mesin V12 Hybrid Lebih Bertenaga

Fenomeno mempertahankan mesin V12 6.5 liter naturally aspirated dari Revuelto, namun tenaganya meningkat dari 813 bhp menjadi 833 bhp. Dengan bantuan motor listrik, total output mencapai 1.065 HP, naik 64 HP dibanding Revuelto standar.

Akselerasi 0–100 km/jam hanya 2,4 detik, 0,1 detik lebih cepat dari Revuelto, dengan kecepatan puncak tetap 350 km/jam. Baterai juga ditingkatkan, memberi jangkauan listrik murni hingga 20 km.

Harga dan Status Koleksi

Harga resmi belum diumumkan, namun laporan menyebut banderol mulai sekitar €3 juta atau setara Rp 58 miliar. Artinya, harga satu Fenomeno setara dengan lima Lamborghini Revuelto baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan jumlah produksi yang sangat terbatas dan performa yang lebih tinggi, Fenomeno diprediksi menjadi incaran kolektor dan nilainya berpotensi meningkat di masa depan. Tidak menutup kemungkinan, Lamborghini juga akan merilis versi atap terbuka di kemudian hari.

Fenomeno membuktikan Lamborghini masih mampu menciptakan supercar eksklusif yang memadukan teknologi hybrid canggih dengan desain ikonik dan performa buas. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Proliga vs V-League & Peluang Comeback di Era Baru KOVO

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Proliga vs V-League & Peluang Comeback di Era Baru KOVO

Dalam konteks Megawati Hangestri, jika ia kembali sebagai pemain kuota Asia, maka nominal kontraknya tetap berada di kisaran tersebut. Berapa gaji di Proliga Vs
DPR Desak SKB 3 Menteri untuk Atasi Masalah PBI BPJS Nonaktif: Jangan Biarkan Rakyat Sakit 'Dipingpong' Birokrasi

DPR Desak SKB 3 Menteri untuk Atasi Masalah PBI BPJS Nonaktif: Jangan Biarkan Rakyat Sakit 'Dipingpong' Birokrasi

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mendesak pemerintah segera menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri sebagai payung hukum yang kuat bagi warga terdampak penonaktifan PBI BPJS.
Usai Cemari Sungai Cisadane, Pemilik Gudang Pestisida di Taman Tekno Gandeng KLH Lakukan Pemulihan Lingkungan

Usai Cemari Sungai Cisadane, Pemilik Gudang Pestisida di Taman Tekno Gandeng KLH Lakukan Pemulihan Lingkungan

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyegel gudang pestisida milik PT Biotek Saranatama yang terletak di kawasan Pergudangan Taman Tekno BSD, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Aksi Perampasan Motor di Kota Yogyakarta Terhenti Usai Menabrak Nenek, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi

Aksi Perampasan Motor di Kota Yogyakarta Terhenti Usai Menabrak Nenek, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi

Heboh di media sosial seorang perempuan menjadi korban perampasan di wilayah Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Jumat (13/2/2026). S
Sistem Agen Bebas KOVO 2026-2027 Buka Peluang Comeback Megawati Hangestri? Media Korea: Tim Mana yang Akan Merekrut Megatron?

Sistem Agen Bebas KOVO 2026-2027 Buka Peluang Comeback Megawati Hangestri? Media Korea: Tim Mana yang Akan Merekrut Megatron?

KOVO memastikan sistem agen bebas lebih dulu diterapkan untuk pemain kuota Asia pada musim 2026-2027. Media Korea sebut tim mana yang akan merekrut Megatron
HUT ke-33 Kota Tangerang Dimeriahkan 106 Pasangan yang Menikah Massal

HUT ke-33 Kota Tangerang Dimeriahkan 106 Pasangan yang Menikah Massal

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa Tangerang Ngebesan bukan sekadar resepsi massal, melainkan perwujudan persatuan dalam keberagaman.

Trending

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Saint Kitts and Nevis dikabarkan menjadi lawan Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada 23–31 Maret 2026. Indonesia menjadi ...
Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026 pada Jumat 13 Februari yang merupakan hari kedua seri ke-6 menghadirkan dua big match sektor putri di Bojonegoro, Jawa Timur.
Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akan mencalonkan diri di Pileg 2029.
Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026 Jumat 13 Februari menyajikan duel Megawati Hangestri dengan Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri yang dikomandoi Yolla Yuliana.
11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

Langkah tersebut ditempuh sebagai tindak lanjut hasil rapat bersama DPR RI sekaligus upaya memperbarui basis data penerima bantuan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT