News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Senyum Tiga Bersaudara di Cengkareng, Akhirnya Sekolah Setelah Selama Ini Hanya Belajar Baca Lewat Papan Iklan

Tiga perempuan kakak beradik bernama Andini (23), Amanda (18), dan Amelia (17) merasa sangat senang setelah akhirnya diberi kesempatan untuk kembali bersekolah.
Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:10 WIB
Amanda dan Amel murid dari SKB 07 Cengkareng, Jakarta Barat saat dimintai keterangan dikediamannya. Jakarta, Senin (18/08/2025)
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Tiga perempuan kakak beradik bernama Andini (23), Amanda (18), dan Amelia (17) merasakan kebahagiaan yang mendalam di tahun 2025 usai diberikan kesempatan untuk bersekolah.

Ketiganya baru saja mendapatkan bantuan untuk belajar di PAUD PKBM Negeri 07 atau Sekolah Kegiatan Belajar (SKB), Jalan Utama 8 No.2, RT 9 RW 2, Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amelia dan Amanda kini mengejar program paket A setara SD, sementara itu Andini yang sempat merasakan sekolah di bangku SMA, saat ini menempuh program paket C setara SMA.

Saat ditemui tvOnenews.com, Amelia dan Amanda menceritakan kegiatannya saat belum berkesempatan duduk di bangku sekolah. Keduanya memiliki kegiatan sehari-hari membantu orang tua dan menjaga keponakannya.

“Kegiatannya (sebelum sekolah) ya ngasih nasi ke Bapak, terus benar-benar rumah, jagain Mama juga, jagain keponakan. Terus pas udah sekolah, masih tetap kegiatan sehari-hari, cuma dipotong sekolah aja gitu. Tapi ke Bapak mah tetap nganter nasi, bareng keponakan yang kecil. Soalnya kan dia mau ikut terus,” kata Amelia, saat ditemui, pada Senin (18/7/2025).

Amelia juga mengungkap keinginannya agar dapat membaca. Ia mengaku diajarkan oleh kakaknya, Andini untuk secara perlahan belajar membaca tulisan di papan iklan yang terpasang di sepanjang jalan ketika berpergian.

“Belum pernah sekolah aku. Baca udah bisa. Kalau belajar awal-awal sih dari kakak yang pertama. Kakak saya yang pertama bilang, kalau misalnya gak bisa baca, lagi jalan, tuh bacain di atas-atas papan-papan gitu. Saya baca, jadi bisanya dari situ. Jadi baca itu kayak disatuin langsung, tapi kayak masih ngacak gitu awal-awalnya, tapi ya udah bisa,” tutur Amelia.

Sementara itu untuk belajar menghitung, Amelia mengaku diajari oleh kakaknya nomor dua, Amanda.

“Kalau ngitung udah bisa. Kalau dulu gak bisa. Cuma diajarin sama kakak saya yang kedua,” terang Amelia.

Di tengah keterbatasannya, Amanda dan Amelia memiliki cita-cita yang mulia. Amanda mengaku ingin menjadi dokter, sementara Amelia ingin menjadi TNI. 

“Dari kecil cita-citanya mau jadi tentara. Ingin jaga rakyat. Soalnya saya ingin banget jadi tentara, jadi jaga rakyat gitu Suka aja kita jadi tentara,” ungkap Amelia.

“Kalau aku mau jadi dokter. Iya biar bisa ngobatin orang,” kata Amanda.

Ketika belum sekolah, Amanda mengaku pernah mencoba bekerja di sebuah rumah makan hingga toko sembako untuk mendapatkan penghasilan. 

Dia diberikan upah per hari oleh bosnya, ketika di rumah makan ia hanya digaji Rp30 ribu, saat di toko sembako ia mengaku diberikan upah Rp60 ribu. Namun Amanda tak bertahan lama karena merasa kurang menyenangkan. 

“Iya ingin banget sekolah. Mau kerja yang enak. Pernah kerja di Warteg, di toko sembako. Kerja dua minggu doang karena gak kuat, waktunya gak enak apalagi pas puasa,” jelas Amanda.

Selain itu, Andini juga sempat merasakan kerja di sebuah toko konveksi, namun hal ini dilakukannya setelah menikah. Setelahnya Andini tak melanjutkan karena suaminya tidak memperbolehkannya untuk bekerja.

“Sempat kerja di konveksi jadi helpernya gitu. Dibayar seminggu Rp400 ribu. Ada kali setahun (kerja),” terang Amelia.

Ketiganya merasa bersyukur saat dapat merasakan belajar di sekolah. Lantaran kakak beradik ini ingin mendapatkan ijazah sebagai syarat agar dapat mendapatkan pekerjaan yang layak.

Sementara itu, usai mendapatkan fasilitas pendidikan lewat program paket, Amelia dan Amanda hingga saat ini belum memiliki akta kelahiran. Hal ini dikarenakan orang tuanya yang tidak memiliki akta nikah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tetapi Andini menceritakan bahwa kedua adiknya telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Identitas ini juga baru didapatkan beberapa hari lalu lantaran dibantu oleh anggota DPRD.

“Sekarang cuma akta lahir doang yang nggak punya. Sampai sekarang belum punya. Soalnya harus ada surat nikah orangtuanya. Kemarin ditanya sama guru SKB surut buat akta,” ungkap Andini. (ars/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Kesthuri, Asrul Azis Taba setelah tiba di Indonesia.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.
Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Berikut jadwal wakil Indonesia di babak perempat final Kejuaraan Asia 2026 hari ini, Jumat (10/4/2026).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral