GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Kesthuri, Asrul Azis Taba setelah tiba di Indonesia.
Jumat, 10 April 2026 - 07:55 WIB
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Kesthuri, Asrul Azis Taba setelah tiba di Indonesia.

Diketahui, Asrul merupakan tersangka baru dalam kasus korupsi kuota haji. Saat ini ia sedang berada berada di Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika sudah (di Indonesia) tentunya nanti penyidik akan melakukan pengaturan untuk jadwal pemeriksaannya" ucap juru bicara KPK, Budi Prasetyo, Kamis (9/4/2026).

Saat ditanya soal penahanan, Budi mengungkapkan bahwa hal tersebut dikembalikan kepada penyidik apakah langsung ditahan ataupun tidak.

"Kalau penahanan nanti kita lihat ya kebutuhan penyidik dalam proses penyidikan, karena tentu ada hitung-hitungannya," ujarnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Asrul dan Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour), Ismail Adham sebagai tersangka baru dalam kasus ini.

Kedua tersangka dari pihak swasta ini memiliki peran krusial dalam pemberian uang kepada oknum-oknum yang ada di Kementerian Agama.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan, bahwa Ismail memberikan sejumlah uang kepada Gus Alex sebesar US$30.000 dan ke Hilman Latief selaku Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama sebesar USD 5.000 dan 16.000 SAR atau Riyal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tersangka lain yaitu Asrul diduga memberikan sejumlah uang kepada Gus Alex sebesar US$406.000.

Sementara itu jauh sebelumnya, KPK telah menetapkan dua tersangka lainnya dari untuk pemerintah yaitu eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas dan Staf Khususnya Ishfah Abidal Aziz. (aha/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinju Dunia: David Benavidez Sabet 2 Penghargaan Sekaligus dari WBC

Tinju Dunia: David Benavidez Sabet 2 Penghargaan Sekaligus dari WBC

Juara tinju dunia, David Benavidez mendapatkan dua penghargaan sekaligus dari World Boxing Council (WBC).
Trending Topic: Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Prabowo Sah, Jalanan di Jabar Bakal Berbayar, hingga Dedi Mulyadi Cari Keberadaan Aman Yani

Trending Topic: Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Prabowo Sah, Jalanan di Jabar Bakal Berbayar, hingga Dedi Mulyadi Cari Keberadaan Aman Yani

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari polemik sapi kurban Presiden Prabowo hingga kebijakan Kang Dedi.
Sidak SMKN 2 Subang, KDM Naik Pitam Lihat Lingkungan Kotor, Tapi Ujungnya Sekolah Dapat Rejeki Nomplok

Sidak SMKN 2 Subang, KDM Naik Pitam Lihat Lingkungan Kotor, Tapi Ujungnya Sekolah Dapat Rejeki Nomplok

Langkah taktis diperlihatkan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMK Negeri 2 Subang. Pria yang akrab disapa KDM
Bursa Transfer Inter Milan: Rekrutan Baru Segera Datang, Oumar Solet Sepakat Gabung Nerazzurri dengan Kontrak 5 Tahun

Bursa Transfer Inter Milan: Rekrutan Baru Segera Datang, Oumar Solet Sepakat Gabung Nerazzurri dengan Kontrak 5 Tahun

Inter Milan belum berhenti memperkuat skuad usai raih gelar Serie A. Klub berjuluk Nerazzurri itu disebut semakin dekat mendapatkan bek Udinese, Oumar Solet.
5 Kandidat Pemain Terbaik BRI Super League 2025/2026, Siapa Paling Layak Jadi MVP?

5 Kandidat Pemain Terbaik BRI Super League 2025/2026, Siapa Paling Layak Jadi MVP?

Perebutan gelar pemain terbaik BRI Super League 2025/2026 makin sengit. Siapa yang paling layak jadi MVP musim ini?
Strategi Jaga Ketahanan Ekonomi RI, Juda Agung Ungkap 3 Jurus Fiskal untuk Hadapi Gejolak Global

Strategi Jaga Ketahanan Ekonomi RI, Juda Agung Ungkap 3 Jurus Fiskal untuk Hadapi Gejolak Global

Wamenkeu Juda memaparkan 3 tiga strategi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan dengan tetap mengawal disiplin fiskal dan stabilitas makroekonomi.

Trending

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

Ketua DPP PDIP Djarot Djarot Saiful Hidayat berkomentar terkait rencana mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke sejumlah daerah, pada Sabtu.
Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Sejumlah wajah baru terpantau hadir dalam sesi latihan Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026. Termasuk diaspora Mitchell Baker hingga Luke Vickery.
Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib hadapi situasi sulit setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub berjuluk Maung Bandung itu. Manajemen kini dituntut bergerak cepat.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Akibat insiden itu, mata Heru Gundul mengalami kemerahan dan bengkak. Kondisi tersebut membuatnya tidak bisa membuka mata selama 18 jam. 
Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 25 Mei 2026.
Selengkapnya

Viral