News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beni Pramula Paparkan Konsep 5 Sila for SDGs di IYF-UNCC Bangkok Thailand

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) yang juga merupakan President of Asian-African Youth Government AAYG 2015-2020 Beni Pramula memaparkan Konsep & Rumus "5 Sila for SDGs" di IYF-UNCC Bangkok Thailand. 
Kamis, 21 Agustus 2025 - 15:35 WIB
Beni Pramula
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) yang juga merupakan President of Asian-African Youth Government AAYG 2015-2020 Beni Pramula memaparkan Konsep & Rumus "5 Sila for SDGs" di IYF-UNCC Bangkok Thailand. 

Ia mengatakan bahwa "Setidaknya ada lima aspek yang perlu diimplementasikan yang juga dapat menjadi strategi penting untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs). 5 aspek tersebut saya menyebutnya rumus 5 Sila for SDGs atau bisa juaga disebut SDGs: Five Principles Plus Sila. Yang jika diuraikan yakni : 
1. No Poverty (Tanpa Kemiskinan) : Mengembangkan program pelatihan keterampilan dan akses keuangan yang inklusif untuk meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat miskin. 
2. Zero Hunger (Tanpa Kelaparan): Mengembangkan program pertanian berkelanjutan dan akses pasar yang lebih baik untuk meningkatkan produksi pangan dan mengurangi kemiskinan. 
3. Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim) : Mengembangkan kebijakan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan untuk mengatasi perubahan iklim. 
4. Peace, Justice and Strong Institutions (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) : Mengembangkan program pendidikan dan kesadaran tentang hak asasi manusia dan keadilan, serta meningkatkan akses ke sistem peradilan yang adil dan efektif. 
5. Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Mengembangkan kemitraan antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta untuk mencapai tujuan SDGs dan meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara lembaga-lembaga yang terkait. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beni Menjelaskan bahwa kelima rumus atau konsep diatas terinspirasi dan digalinya dari nilai-nila luhur yang terkandung dalam Pancasila. 

"Saya terinpirasi dan menggali konsep tersebut dari PancasilaPanca berarti Lima, dan sila berarti Prinsip. Pancasila adalah lima prinsip panduan bagi Bangsa Indonesia dalam mengatur Negara kita, hari ini saya tawarkan konsep tersebut untuk di adopsi Dunia guna mencapai agenda SDGs Nilai Pancasila relevan itu mencalainya terdiri dari lima nilai inti: First : Belief in God, Second : Nationalism, Third : Humanitarianism, Fourth : Democracy Fifth : Social Justice".   

Beni menerangkan bahwa Prinsip-prinsip Pancasila itu telah berperan penting dalam membentuk identitas bangsa Indonesia dan memandu Indonesia menuju masyarakat yang lebih makmur dan setara". Kata Beni. 

Ketika kita melangkah maju, kita tetap berkomitmen untuk menegakkan prinsip-prinsip ini dan bekerja menuju masa depan yang lebih cerah bagi semua orang Indonesia. Lima prinsip Pancasila sangat penting untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan menjadi landasan moral, serta etis bagi Bangsa Indonesia.

Dalam kaitan ini, konsep "5 Sila for SDGs" yang dipaparkan oleh Beni Pramula menunjukkan bahwa Pancasila memiliki relevansi yang kuat dengan agenda pembangunan berkelanjutan global. Nilai-nilai Pancasila seperti keadilan sosial, kemanusiaan yang adil dan beradab, serta persatuan Indonesia dapat menjadi landasan moral dan etis untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, Pancasila dapat menjadi inspirasi bagi negara-negara lain dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan menciptakan masyarakat yang lebih makmur, setara, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, konsep "5 Sila for SDGs" dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam mengintegrasikan nilai-nilai lokal dengan agenda global untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan 5th International Youth Forum (IYF) 2025, agenda tahunan ini kembali digelar di United Nations Conference Centre (UNCC), Bangkok, Thailand 21-22 Agustus 2025. Forum ini merupakan agenda dari gerakan global para pemimpin muda penggerak pembangunan dari berbagai Negara dengan beragam letar belakang yang bertujuan untuk menyatukan para pembuat perubahan dan kebijakan, serta inovator dari seluruh dunia, IYF2025 adalah platform yang diharapkan berdampak konrit untuk mengatasi tantangan paling mendesak di dunia - mulai dari perubahan iklim dan ketidaksetaraan hingga inovasi dan pembangunan berkelanjutan. (ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Pejabat Utama Polda Metro Jaya yang Kena Rotasi Lengkap dengan Penggantinya

Daftar Pejabat Utama Polda Metro Jaya yang Kena Rotasi Lengkap dengan Penggantinya

Berdasarkan Surat Telegram tersebut, mutasi posisi di lingkungan Polda Metro Jaya mencakup tingkat Kapolda, Wakapolda, Direktur Reserse, dan Kapolresta....
Megawati Hangestri Berhasil Penuhi Syarat dari Kang Sung-hyung, Sudah Siap Debut dengan Hyundai Hillstate di KOVO Cup?

Megawati Hangestri Berhasil Penuhi Syarat dari Kang Sung-hyung, Sudah Siap Debut dengan Hyundai Hillstate di KOVO Cup?

Megawati Hangestri semakin dekat dengan kesempatab debut bersama Hyundai Hillstate setelah kondisi fisiknya kini mulai menunjukan perekembangan yang positif.
Amankan Medali Perak Asian Games 2026, Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Langsung Alihkan Fokus Hadapi SEA Games

Amankan Medali Perak Asian Games 2026, Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Langsung Alihkan Fokus Hadapi SEA Games

Tim sepak takraw putra Indonesia lamhsung mengalihkan perhatian ke agenda selanjutnya setelah meraih medali perak Asian Games 2026.
Disinggung Arya Wedakarna agar Artis Tidak Emosi di Bali, Billy Syahputra: Salah Kaprah Nih

Disinggung Arya Wedakarna agar Artis Tidak Emosi di Bali, Billy Syahputra: Salah Kaprah Nih

Billy Syahputra bereaksi santai namun nyelekit setelah anggota DPD RI, Arya Wedakarna (AWK) unggah video sentil para artis agar tidak gaduh selama di Bali.
FIFA Beri 'Sanksi' Singapura usai Dihajar Malaysia 0-6 di FIFA ASEAN Cup 2026, The Lions Langsung Merasakan Dampaknya

FIFA Beri 'Sanksi' Singapura usai Dihajar Malaysia 0-6 di FIFA ASEAN Cup 2026, The Lions Langsung Merasakan Dampaknya

Singapura dipermalukan Malaysia 0-6 di FIFA ASEAN Cup 2026. Kekalahan telak itu memangkas poin The Lions dan mengancam posisi mereka di ranking FIFA dunia.
Profil Komjen Pol Asep Edi Suheri yang Kini Menjabat Inspektur Pengawasan Umum

Profil Komjen Pol Asep Edi Suheri yang Kini Menjabat Inspektur Pengawasan Umum

Komisaris Jenderal Asep Edi Suheri diketahui menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. Posisi kosong yang ditinggalkannya, sekarang diisi oleh Irjen Dadang Hartanto.

Trending

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

Sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen.
Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Jelang final kontra Thailand, Timnas Indonesia menempatkan sembilan pemain dalam daftar 10 termahal, dipimpin Kevin Diks dengan nilai sekitar Rp100 miliar.
Selengkapnya

Viral