GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Semangat Zahra Aliyah Mahasiswi Keperawatan Unpad Ikuti Tim Ekspedisi Patriot di Kawasan Transmigrasi

Zahra Aliyah Putri (20), mahasiswi Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (Unpad), menjadi salah satu peserta dalam Tim Ekspedisi Patriot
Jumat, 22 Agustus 2025 - 17:53 WIB
Zahra Aliyah Putri (20), mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (Unpad).
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Zahra Aliyah Putri (20), mahasiswi Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (Unpad), menjadi salah satu peserta dalam Tim Ekspedisi Patriot, sebuah program riset dan pemetaan potensi ekonomi di kawasan transmigrasi.

Saat diwawancarai tvOnenews.com, Zahra yang kini tengah menjalani semester 5 menjelaskan alasan ia memilih untuk bergabung dalam ekspedisi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alasan saya ikut ekspedisi Patriot ini pertama-tama karena ingin menantang diri. Saya ingin berani menjelajahi wilayah Indonesia, khususnya yang ada di kawasan transmigrasi, dan membantu memajukan kawasan-kawasan tersebut sesuai dengan visi-misi Kementerian Transmigrasi," ungkap Zahra saat ditemui usai acara Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot di kampus Unpad, Jumat (22/8/2025).

Sebagai mahasiswa Ilmu Keperawatan, Zahra berfokus untuk menyelami isu-isu kesehatan di wilayah yang akan menjadi tempat penugasannya, yaitu Ibu Kota Maba, Halmahera Timur, Maluku Utara.

Selama 4 bulan, ia dan timnya akan melakukan riset dan observasi mengenai masalah kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat setempat.

"Rencananya, saya ingin mengidentifikasi isu kesehatan yang ada di sana, seperti stunting atau kekurangan fasilitas kesehatan. Jika ada kesempatan, saya akan mencoba membantu dengan sosialisasi tentang pentingnya kesehatan atau melakukan pemeriksaan dasar seperti cek tekanan darah," tutur Zahra.

"Karena kan kalo untuk tindakan basic kayak cek tekanan darah kayak gitu saya bisa ngelakuin juga gitu. Karena saya bisa bawa alatnya," imbuhnya.

Zahra sekaligus memanfaatkan ekspedisi 5 bulan ini sebagai kesempatan magang di semester 5.

Meskipun magang ini berlangsung selama 4 bulan, Zahra akan tetap melaksanakan mata kuliah melalui sistem daring dengan dua mata kuliah yang dijalani setiap minggu pada hari Rabu dan Jumat.

Prodi Ilmu Keperawatan juga telah memfasilitasi jadwal kuliah Zahra. Sehingga ia tetap bisa berkontribusi dalam ekspedisi tanpa mengganggu pendidikan.

Awal Mula Daftar jadi Tim Ekspedisi

Zahra menjelaskan awal mula proses pendaftaran dirinya menjadi tim ekspedisi. Awalnya, kampus mensosialisasikan program Ekspedisi Patriot ini. Kemudian, Zahra mendaftarkan dirinya di sebuah website.

Selanjutnya, jika sudah ada respons dari website tersebut berupa email dan pembagian kelompok, barulah kelompok tersebut membuat proposal tim untuk diajukan. Jika sudah diterima, maka tahap selanjutnya adalah pematangan proposal.

Satu tim terdiri 5 orang, masing-masing tim diketuai oleh seorang dosen.

Selain itu, Zahra juga menjelaskan bahwa timnya yang terdiri dari lima orang itu berasal dari berbagai jurusan, seperti Agroteknopreneur, Ilmu Kelautan, dan Matematika, yang masing-masing akan membawa perspektif dan keahlian berbeda dalam pemetaan potensi ekonomi kawasan transmigrasi.

Zahra menambahkan, meski tim ekspedisi ini akan ditempatkan di rumah sewa, mereka tetap mendapatkan bantuan untuk menemukan tempat tinggal yang sesuai.

Selama program, peserta tidak mendapatkan uang saku langsung, tetapi kebutuhan sehari-hari akan dipenuhi sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disusun sebelumnya.

"Meskipun tidak mendapatkan uang saku, pengalaman yang didapatkan sangat berharga, dan ini juga menjadi kesempatan untuk memperluas jaringan dan memahami lebih dalam tantangan yang dihadapi masyarakat transmigrasi," ungkap Zahra.

Selain itu, Zahra berharap program ini bisa memberikan manfaat bagi pengembangan keilmuannya, terutama setelah ia menyelesaikan S1 Keperawatan dan melanjutkan ke program S2.

"Program ini juga bisa menjadi peluang untuk mengembangkan karir, terutama jika ada program yang berkaitan dengan kesehatan di kawasan transmigrasi di masa depan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zahra berharap, dengan adanya Ekspedisi Patriot, ia dan rekan-rekannya dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat transmigrasi melalui riset dan aksi nyata di lapangan. (rpi/muu)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Polres Metro Tangerang Kota memilih mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap Habib Bahar bin Smith yang telah berstatus sebagai tersangka dugaan penganiayaan.
Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Bojan Hodak akui mental Persib terdampak usai kalah telak dari Ratchaburi di ACL 2. Namun ia optimistis Maung Bandung bangkit dan membalas di leg kedua demi tiket lolos.
Maraknya Kecelakaan di Jalan, Guru Besar UI Dorong Desain Jalan Berbasis Batas Kemampuan Manusia

Maraknya Kecelakaan di Jalan, Guru Besar UI Dorong Desain Jalan Berbasis Batas Kemampuan Manusia

Maraknya kecelakaan di jalan membuat Prof. Martha Leni Siregar memaparkan konsep Visi Nol Fatalitas sebagai upaya untuk mengurangi angka kecelakaan.
Polemik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Mensos Buka 'Biang Kerok' Penyebabnya

Polemik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Mensos Buka 'Biang Kerok' Penyebabnya

Polemik penonaktifan peserta BPJS Kesehatan pada sektor Penerima Bantuan Iuran masih bergulir.
Nathalie Holscher Tak Tahan Lagi, Sindir Teddy Pardiyana yang Ribut Warisan: Kerja!

Nathalie Holscher Tak Tahan Lagi, Sindir Teddy Pardiyana yang Ribut Warisan: Kerja!

Nathalie Holscher geram melihat ulah Teddy Pardiyana yang ribut soal warisan mendiang Lina Jubaedah. Ia beri sindiran keras agar Teddy tak menyusahkan orang.
Beli Perhiasan Mewah dari Adelle Jewellery Kini Semakin Mudah, Ada Promo Spesial BRI

Beli Perhiasan Mewah dari Adelle Jewellery Kini Semakin Mudah, Ada Promo Spesial BRI

Nikmati potongan langsung Rp250 ribu untuk setiap transaksi minimal Rp5 juta yang berlaku kelipatan, dengan pembayaran praktis menggunakan BRI Kartu Kredit, BRI Debit, atau QRIS BRImo di EDC BRI.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT