News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pramudya Terpilih jadi Ketua Umum lluni UI

Pramudya A. Oktavinanda meraih suara terbanyak pada Musyawarah Nasional (Munas) X Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI), 23-24 Agustus 2025, sehingga terpilih menjadi Ketua Umum terpilih periode 2025-2028
Senin, 25 Agustus 2025 - 13:48 WIB
Pramudya A. Oktavinanda
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Pramudya A. Oktavinanda meraih suara terbanyak pada Musyawarah Nasional (Munas) X Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI), 23-24 Agustus 2025, sehingga terpilih menjadi Ketua Umum terpilih periode 2025-2028. Ia berpasangan Masyita Crystallin sebagai calon Sekretaris Jenderal Iluni UI,

"Alhamdulillah, hasil dari pemilihan, kandidat nomor 7, Pramudya A. Oktavinanda, memenangkan kontestasi dengan suara terbanyak sepanjang sejarah, unggul hampir seribu suara dari kandidat berikutnya," ujar Campaign Manager Pram-Syita, Fauzan Zidni, dalam keterangannya pada Senin (25/8/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, ia menyayangkan sikap panitia Munas X Iluni UI karena menunda penetapan ketua umum terpilih hingga seminggu seiring adanya protes dari kandidat lain. Padahal, jika merujuk anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), penetapan pemenang wajib dilakukan berdasarkan suara terbanyak.

"Apabila ada keberatan/sanggahan, wajib diselesaikan dalam waktu paling lambat 5 jam sejak hasil penghitungan suara dikeluarkan," jelasnya.

Lebih jauh, Fauzan menyampaikan, pihaknya juga mengalami permasalahan terkait pemungutan suara secara elektronik (e-vote) melalui UI Connect. Namun, kubu Pram-Syita tetap komitmen menjalankan keputusan untuk penggunaan sistem tersebut karena diawasi secara bersama-sama oleh tim IT masing-masing kandidat.

"Lebih disayangkan lagi, sampai dengan sejam sebelum ditutupnya e-vote, semua kandidat IT para kandidat masih tetap menandatangani berita acara hasil penghitungan suara sehingga menjadi suatu pertanyaan kenapa di akhir voting terjadi perubahan posisi sedemikian rupa. Padahal, kita sama-sama memahami bahwa dengan selisih suara sejauh itu, tidak akan ada lagi yang bisa diubah dari kemenangan Pram," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia UI (IKA PMII UI), Alfanny, mengucapkan selamat kepada Pramudya. Ia pun berharap keputusan munas tersebut dihormati semua pihak.

"Pemilihan Langsung (Pemila) Iluni UI telah berlangsung secara demokratis dan terbuka, menghasilkan keputusan yang harus kita hormati bersama. Atas nama keluarga besar IKA PMII UI, kami mengucapkan selamat bertugas kepada Sahabat Pramudya sebagai Ketua Umum ILUNI UI. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh integritas dan dedikasi," katanya dalam kesempatan terpisah.

Alfanny pun berharap Pram dapat menjadikan Iluni UI sebagai wadah pemersatu. 

"Bukan hanya untuk memperkuat silaturahmi antaralumni, tetapi juga untuk membangun kontribusi nyata bagi bangsa, masyarakat, dan almamater tercinta."

Munas X Iluni UI dilaksankan pada 23 Agustus 2025 dan diikuti tujuh kandidat ketua umum. Berdasarkan hasil pemungutan suara secara elektronik (e-vote), Pramudya A. Oktavinanda meraih dukungan terbanyak dengan 6.528 suara atau 26,9% dari total suara masuk sebanyak 24.288 suara.

Ivan Ahda meraih dukungan terbanyak kedua dengan 5.560 suara (22,9%). Lalu, disusul Dewi Puspitorini 4.778 suara (19,7%), M. Pradana Indraputra 4.716 suara (19,4%), Ratu (Aie) Febriana 1.642 suara (6,7%), Rapin Mudiardjo 611 suara (2,5%), dan Boni Hargens 452 suara (1,8%).

Pramudya merupakan mahasiswa berprestasi utama Fakultas Hukum (FH) UI 2004 dan lulus dengan meraih cum laude. Pram mengusung tagline "UI Mendominasi: Breaking Barriers, Connecting Colors" dalam Munas X Iluni UI.

Pendiri kantor hukum UMBRA ini berpasangan dengan Masyita Crystallin, lulusan Fakultas Ekonomi (FE) UI dengan penghargaan cum laude. Masyita, yang terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Iluni UI 2025-2028, kini menjabat sebagai Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). (ebs)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 
Ihwal Kasus Amsal Sitepu, Lola Nelria: Aparat Hukum Harus Jaga Amanah Publik

Ihwal Kasus Amsal Sitepu, Lola Nelria: Aparat Hukum Harus Jaga Amanah Publik

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi NasDem, Lola Nelria Oktavia, menegaskan pentingnya menjaga amanah publik dalam pelaksanaan tugas aparat penegak hukum saat RDPU
KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi ke Keluarga Ono Surono Saat Penggeledahan: Penyidik Diterima Dengan Welcome

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi ke Keluarga Ono Surono Saat Penggeledahan: Penyidik Diterima Dengan Welcome

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada intimidasi saat melakukan penggeledahan terhadap rumah Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono di Bandung.
Fuji Akhirnya Bereaksi soal Furab, Tak Disangka Jawabannya Bikin Kaget

Fuji Akhirnya Bereaksi soal Furab, Tak Disangka Jawabannya Bikin Kaget

​​​​​​​Fuji akhirnya bereaksi soal Furab yang viral. Jawabannya bikin kaget, tegas minta netizen tak bawa keluarga meski santai soal jodoh-jodohan dengan Arap.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Selengkapnya

Viral