News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Long March Rapimnas I Tani Merdeka Indonesia, Ribuan Petani Dukung Program Presiden Prabowo Berantas Mafia Tanah

Ribuan petani dari berbagai daerah di Indonesia menggelar long march dalam rangkaian Rapimnas I Tani Merdeka Indonesia di Patung Kuda, Jakarta, Kamis (28/8) pagi.
Kamis, 28 Agustus 2025 - 16:42 WIB
Long March Rapimnas I Tani Merdeka Indonesia
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com -  Ribuan petani dari berbagai daerah di Indonesia menggelar long march dalam rangkaian Rapimnas I Tani Merdeka Indonesia di Patung Kuda, Jakarta, Kamis (28/8) pagi. 

Ribuan kader Tani Merdeka tersebut melakukan long march dari kawasan parkir IRTI Monas menuju Istana Presiden RI untuk menuntut keadilan agraria dan menolak dominasi oligarki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menegaskan bahwa petani adalah jantung pembangunan nasional dan bukan beban negara. Organisasi ini meneguhkan diri sebagai pengamal “Prabowoisme”, dengan menekankan kedaulatan rakyat atas tanah, air, dan pangan, serta pembangunan berbasis desa sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945. 

“Hari ini kita hadir 3 ribu orang (kader Tani Merdeka Indonesia). Kita hadir dari 30 provinsi dan 200 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Ada kesepakatan di rapimnas. Dengan seluruh program yang dijalankan Presiden Prabowo, kita percaya Presiden Prabowo berpihak pada kepentingan rakyat dan Petani,” ujar Don Muzakir dalam konferensi pers yang dikutip Kamis. 

Dalam aksinya, Tani Merdeka Indonesia juga menyatakan dukungan terhadap program pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto, seperti swasembada pangan, pupuk bersubsidi tepat sasaran, pembangunan irigasi, hingga program Makan Bergizi Gratis. Namun, mereka juga mendesak pemerintah untuk serius menuntaskan konflik agraria dan memberantas praktik mafia tanah yang merugikan petani di berbagai daerah.

“Kita menyampaikan dukungan (apresiasi) yang sebesar-besarnya kepada Pak Prabowo yang telah menetapkan harga gabah dan menaikan harga gabah, memberikan pupuk langsung ke petani dan program-program untuk swasembada pangan lainnya. Bagi kami, keadilan bagi petani bukan sekadar menjebloskan mafia tanah ke penjara, tapi ketika sawah kembali ke tangan kami secara sah dan terlindungi,” tegas Don.  

Selain menyoroti mafia tanah, Tani Merdeka Indonesia juga menyoroti capaian pemerintah. Tanpa mengabaikan berbagai tantangan pembangunan yang ada saat ini, Tani Merdeka Indonesia secara berimbang mengapresiasi capaian sementara satu tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta jajaran Kabinet Merah Putih.

Di antaranya adalah pertumbuhan ekonomi di triwulan II 2025, inflasi yang cukup terkendali pada Juli 2025, stok beras Bulog yang mencapai rekor 4,2 juta ton, kemiskinan dan pengangguran terbuka yang turun meski tidak signifiakn. 

Menurutnya capaian ini memberi fondasi kuat dan harapan untuk melanjutkan agenda revolusi pangan, membangun desa, menguatkan koperasi rakyat di desa, dan memastikan hasil panen dihargai adil. 

“Walaupun masih ada kekurangan, tugas Tani Merdeka adalah bagaimana menjadi mata dan telinga Presiden Prabowo. Belum sampai setahun. Tapi kami dan sebagian besar petani sudah merasakan dampak program kebijakan yang dibuat oleh Presiden Prabowo,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tani Merdeka juga mengusulkan konsep upah harian layak bagi buruh tani. Tujuannya agar nasib dan kesejahteraan buruh tani dapat menjadi lebih baik. Termasuk juga mendorong produktivitas pertanian dengan memberikan subsidi bbm pada penggunaan alat mesin pertanian (Alsintan).   

“Buruh petani juga harus ada upah harian yang layak. Kami mengusulkan adanya subsidi bbm (solar) kepada petani yang punya Alsintan. Kami akan sampaikan kepada Presiden Prabowo di setiap kecamatan nanti punya pom bensin khusus petani,” ucap dia.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi kemudian ditutup dengan pembacaan Sumpah Tani Merdeka yakni janji para petani untuk menjaga tanah, air, dan pangan hingga titik darah penghabisan. Melalui aksi ini, Tani Merdeka Indonesia menegaskan bahwa mereka berdiri di garda terdepan dalam mengawal pemerintahan, mendukung Presiden Prabowo Subianto, sekaligus memastikan suara petani tidak tenggelam oleh oligarki. 

Sebagai informasi, ribuan massa aksi tersebut berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, serta perwakilan Dewan Pengurus Wilayah dan Daerah Tani Merdeka se-Indonesia.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral