News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Driver Ojol Tewas Ditabrak Rantis Brimob Viral Berkat Rekaman Warga, Ucapan Najwa Shihab Terbukti: Itu Paling Ampuh…

Driver ojol tewas terlindas rantis Brimob saat terjadi demo DPR. Video warga viral, ucapan Najwa Shihab soal live publik terbukti. Seperti apa?
Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:04 WIB
Najwa Shihab
Sumber :
  • YouTube/NajwaShihab

tvOnenews.com - Jakarta diguncang kabar memilukan usai sebuah video memperlihatkan momen nahas seorang driver ojek online (ojol) tewas terlindas mobil rantis Barracuda milik Brimob Polri.

Peristiwa tersebut terjadi saat aparat membubarkan massa aksi di sekitar Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rekaman amatir warga yang beredar luas di media sosial menunjukkan jelas detik-detik mengerikan itu.

Seorang pria berjaket ojol yang berjalan bersama rekannya tersungkur ketika situasi ricuh.

Malangnya, sebuah kendaraan Barracuda melintas dengan kecepatan tinggi dan langsung melindas tubuh korban hingga tewas.

Insiden nahas itu disebut terjadi di Jalan Penjernihan I, tepat di depan Gereja GKPA, Bendungan Hilir, Tanah Abang.

Saat aparat Brimob bergerak mendorong massa yang masih bertahan di lokasi, sejumlah kendaraan taktis ikut dikerahkan.

Dalam video viral, korban terlihat tak sempat menghindar.

Tubuhnya langsung tergilas roda kendaraan berlapis baja yang beratnya mencapai puluhan ton.

Jeritan massa yang menyaksikan peristiwa itu semakin memperkuat kesan horor dari tragedi berdarah tersebut.

Warganet pun ramai-ramai mengecam tindakan aparat yang dianggap ceroboh dan tidak manusiawi.

Nama korban, yang disebut sebagai Affan Kurniawan (21), kini menjadi trending di berbagai platform media sosial.

Pada hari yang sama, Najwa Shihab kebetulan tengah menjadi narasumber di acara Indonesia Summit.

Unggahan Najwa Shihab

Ucapannya mendadak viral karena seolah terbukti dengan kejadian tewasnya driver ojol akibat rantis Brimob.

“Yang hari ini lagi rame ketika polisi bilang nggak boleh live TikTok pada saat demo. Demo itu hak warga, kekhawatiran bahwa pelajar ikut-ikutan karena iming-iming hadiah dari TikTok ya itu masuk akal karena mereka rawan dijadikan massa instan dan kalau ada kerusuhan yang paling rentan jadi korban,” ujar Najwa.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dokumentasi publik justru menjadi alat paling ampuh untuk mengawasi tindakan aparat.

“Ketika publik merekam dan menyiarkan secara live, itu rasanya cara paling ampuh untuk memastikan tidak ada kesewenang-wenangan aparat,” tegas Najwa.

Ia juga mengingatkan bahwa banyak kasus kekerasan aparat terbongkar karena rekaman ponsel masyarakat.

“Jadi perlindungan perlu, menjaga ketertiban luar biasa perlu, tetapi aturan jangan justru membatasi hak warga untuk mengawasi. Demo itu bukan cuma siapa yang berteriak di jalan tapi soal bagaimana negara lewat aparatnya memperlakukan warganya, apakah adil dan manusiawi. Jadi kamera publik harusnya jadi cermin, bukan justru malah dihindari,” kata Najwa.

Ucapan Najwa langsung dibanjiri komentar netizen yang menilai perkataannya benar-benar terbukti usai tragedi ojol tewas dilindas Barracuda.

Warganet menyebut rekaman warga menjadi bukti yang tak bisa dihapus begitu saja.

“CCTV bisa dihilangkan, tapi rekaman live dari rakyat akan jadi jejak digital abadi,” tulis seorang pengguna Instagram.

“Dibunuh dengan mobil atas jerih payah rakyat membayar pajak,” komentar netizen lainnya dengan nada getir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ngerti kan gunanya polisi dilatih untuk memerangi rakyatnya sendiri,” tulis akun lain penuh emosi.

Gelombang kekecewaan publik semakin besar, apalagi korban disebut baru berusia 21 tahun dan bekerja keras sebagai pengemudi ojol untuk menghidupi keluarganya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral