GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! 3 Jenis Tawaran Buzzer Ajakan Damai ke Influencer, Nilainya Fantastis

Terungkap daftar harga tawaran buzzer ajakan damai ke influencer saat demo besar. Jerome Polin dan Vincent Liyanto bongkar bayaran fantastis hingga Rp150 juta.
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 15:17 WIB
Jerome Polin
Sumber :
  • Instagram/jeromepolin

Jakarta, tvOnenews.com - Gelombang demonstrasi besar yang meluas di berbagai kota Indonesia dalam sepekan terakhir masih menjadi sorotan utama publik. Video bentrokan massa dengan aparat, aksi bakar-bakaran, hingga seruan “#BubarkanDPR” terus mendominasi linimasa media sosial. 

Di tengah situasi panas ini, muncul fenomena baru yang membuat warganet semakin curiga: tawaran kerja sama kepada sejumlah influencer untuk membuat konten bertema “ajakan damai.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu ini mencuat setelah dua figur publik ternama, Jerome Polin dan Vincent Liyanto, membongkar adanya tawaran fantastis bagi influencer agar memproduksi konten narasi damai serentak pada 1 September 2025. 

Publik pun mulai bertanya-tanya, benarkah pemerintah atau pihak tertentu tengah “menyewa” buzzer untuk meredam suara kritis masyarakat?

Berikut daftar bocoran harga tawaran buzzer yang beredar:

1. Rp150 Juta untuk 1 Konten Reels + Story (Jerome Polin)

Jerome Polin lebih dulu membeberkan bukti tawaran bertajuk Ajakan Damai Indonesia. Ia mengaku diminta membuat konten Instagram Reels dan Story dengan honor senilai Rp150 juta. Jerome menolak keras tawaran itu dan menyindir bahwa uang sebesar itu lebih bermanfaat jika digunakan untuk kesejahteraan rakyat, misalnya menggaji guru.

2. Rp85 Juta (Nego) untuk 1 Video + Story (Vincent Liyanto)

Tak lama setelah Jerome, Vincent Liyanto juga mengunggah tangkapan layar tawaran bertajuk Project: Damai untuk Indonesia. Ia ditawarkan bayaran Rp85 juta (masih bisa nego) untuk membuat satu video Reels dan repost Story, dengan syarat wajib tayang serentak di tanggal dan jam tertentu. Vincent menuliskan caption satir, mempertanyakan apakah biaya itu diambil dari uang rakyat.

3. Syarat Konten yang Seragam dan Ketat

Dalam dokumen yang sama, disebutkan aturan main bagi influencer: konten harus mengikuti arahan penyelenggara, tidak boleh menambahkan musik lain, wajib menggunakan hashtag resmi, serta dilarang memakai kata-kata kasar, negatif, maupun isu SARA. Narasi utamanya diarahkan untuk membawa pesan damai antara pemerintah, DPR, aparat, ojek online, dan masyarakat umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik Makin Curiga: Uang Siapa yang Dipakai?

Unggahan Jerome dan Vincent membuat warganet semakin kritis soal sumber anggaran. Banyak yang mempertanyakan apakah biaya besar untuk membayar influencer ini berasal dari uang negara. Di tengah suasana panas pasca insiden tewasnya driver ojol Affan Kurniawan, transparansi dana kampanye narasi damai ini menjadi sorotan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 
Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate. Instagram klub asal Suwon itu langsung dibanjiri puluhan ribu komentar volimania Indonesia yang 
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Upaya pengamanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perlindungan terhadap hak-hak warga terus diperkuat oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. 
Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Pemulihan fungsi gerak dan penghilangan nyeri kronis kini menjadi fokus utama dalam penanganan gangguan muskuloskeletal. 
Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Tidak hanya soal upah, pekerja modern juga mulai menuntut kepastian perlindungan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, hingga keamanan ekonomi saat menghadapi risiko

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral