News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jenazah Rheza Sendy Penuh Luka, Ayah Ungkap Leher Patah hingga Bekas Sepatu di Tubuh

Mahasiswa Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama, meninggal penuh luka. Ayah ungkap leher patah dan bekas sepatu di tubuh anaknya. Polisi masih bungkam.
Senin, 1 September 2025 - 09:32 WIB
Kampus Minta Polisi Investigasi Tewasnya Mahasiswa Amikom Yogya Rheza Sandy
Sumber :
  • istimewa

Yogyakarta, tvOnenews.com – Suasana duka menyelimuti Padukuhan Jaten, Sendangadi, Mlati, Sleman, Minggu (31/8/2025). Ratusan pelayat mengiringi pemakaman Rheza Sendy Pratama (21), mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta yang meninggal secara tragis dengan tubuh penuh luka.

Rheza menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu pagi di RSUP Dr Sardjito. Sang ayah, Yoyon Surono, masih tak percaya anak sulungnya pulang dalam keadaan tak bernyawa. Ia menuturkan, malam sebelumnya Rheza sempat pamit keluar rumah untuk ngopi bersama teman lamanya di kawasan Tugu, Yogyakarta. Namun, beberapa jam kemudian, kabar mengejutkan datang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pagi saya diberi tahu tetangga, katanya anak saya ada di RS Sardjito karena kena gas air mata. Tapi begitu saya sampai rumah sakit, anak saya sudah terbujur,” kata Yoyon usai pemakaman.

Tubuh Penuh Luka dan Leher Patah

Yoyon mengaku terpukul ketika menyaksikan langsung kondisi jenazah putranya saat dimandikan. Menurutnya, sekujur tubuh Rheza dipenuhi memar dan luka. Bahkan, ia menyebut leher sang anak terlihat patah.

“Saya lihat jelas, lehernya patah, kepalanya bocor, ada banyak memar di tubuh. Yang paling kelihatan ada bekas sepatu PDL di perut sebelah kanan. Ada juga luka seperti sayatan atau bekas pukulan benda tumpul,” ungkapnya.

Meski banyak kejanggalan, keluarga memutuskan tidak melakukan autopsi. Mereka memilih menerima peristiwa ini sebagai musibah. “Kita pasrah. Tadi kepolisian sempat minta autopsi, tapi keluarga tidak mau. Biar ini jadi musibah saja,” ujarnya.

Diduga Ikut Aksi di Depan Polda DIY

Sejumlah pihak menduga kematian Rheza berkaitan dengan aksi massa yang berlangsung di depan Polda DIY sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari. Ketua BEM Amikom, Alvito Afriansyah, menyebut pihaknya menerima informasi bahwa Rheza memang berada di lokasi unjuk rasa tersebut.

Bahkan, beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan seorang pemuda mengendarai motor saat aparat menembakkan gas air mata. Alvito menduga kuat bahwa sosok dalam video itu adalah Rheza. “Dari motor yang digunakan dan keterangan teman sekelas, kami yakin itu Rheza,” ujarnya.

Namun, Alvito menegaskan bahwa orang yang berboncengan dengan Rheza bukan mahasiswa Amikom. “Kami belum tahu siapa yang bersama Rheza, kemungkinan dari luar kampus,” tambahnya.

Kampus Minta Penjelasan Polisi

Pihak Universitas Amikom Yogyakarta turut berduka atas meninggalnya Rheza. Wakil Rektor, Dr Achmad Fauzi, mengatakan pihaknya akan melakukan investigasi internal dan meminta kepolisian memberikan penjelasan terbuka.

“Harapan kami, pihak kepolisian bisa memberikan informasi lengkap. Apapun yang terjadi, korban adalah mahasiswa kami. Jadi ini perlu ada kejelasan,” ujarnya.

Polisi Masih Bungkam

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda DIY belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa yang menimpa Rheza. Belum ada penjelasan apakah kematian mahasiswa ini berkaitan langsung dengan aksi unjuk rasa atau insiden lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Yoyon berharap kejadian tragis ini menjadi pelajaran berharga agar demonstrasi tidak lagi berujung ricuh. “Kalau demo, harapannya damai. Jangan apa-apa main gebuk. Kasihan kalau akhirnya ada korban jiwa,” ucapnya lirih.

Kini, publik menunggu jawaban dari aparat penegak hukum: bagaimana sebenarnya Rheza Sendy Pratama kehilangan nyawanya? (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Edisi pertama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 ini akan digelar pada jeda internasional FIFA Matchday, September-Oktober 2026 mendatang.  
Selesai Diperiksa Soal Dugaan Libatkan Anak dalam Promosi Liquid Vape, Youtuber Bigmo Sampaikan Maaf

Selesai Diperiksa Soal Dugaan Libatkan Anak dalam Promosi Liquid Vape, Youtuber Bigmo Sampaikan Maaf

Youtuber Muhammad Jannah atau Bigmo selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, pada Senin (10/8) terkait dugaan melibatkan anak dalam promosi liquid vape dalam tayangan live streaming.
Ilham Dzikri dan Ida Ayu Manik Juara Tour Malasari Halimun Salak 2026

Ilham Dzikri dan Ida Ayu Manik Juara Tour Malasari Halimun Salak 2026

Ilham menjadi yang tercepat pada nomor Men Elite Individual Road Race (IRR), sedangkan Ida Ayu Manik menguasai kategori Women Open IRR. Perlombaan tersebut berlangsung pada Minggu (9/8/2026).
Penertiban Tambang Ilegal Jadi Katalis Produksi dan Kinerja TINS

Penertiban Tambang Ilegal Jadi Katalis Produksi dan Kinerja TINS

Penertiban tambang timah ilegal berpotensi menjadi katalis bagi PT Timah Tbk (TINS) untuk meningkatkan produksi. Aktivitas pertambangan ilegal selama ini jadi
Mendagri Tito Karnavian Sebut Inflasi Juli 2,88 Persen Masih Dalam Rentang Ideal

Mendagri Tito Karnavian Sebut Inflasi Juli 2,88 Persen Masih Dalam Rentang Ideal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian memberikan respons positif terhadap realisasi inflasi tahunan (year on year) pada Juli 2026 yang berada di angka 2,88 persen.
Tim Kuasa Hukum Hellyana Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel, Uji Penetapan Tersangka Ijazah

Tim Kuasa Hukum Hellyana Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel, Uji Penetapan Tersangka Ijazah

Tim Penasehat Hukum Hellyana, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, yang terdiri dari 12 advokat, secara resmi mengajukan permohonan praperadilan ke PN

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Selengkapnya

Viral