News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

ICW bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sebelumnya melaporkan kasus pemerasan oleh oknum polisi ke KPK pada 23 Desember 2025
Kamis, 26 Februari 2026 - 01:58 WIB
Ilustrasi Polri.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dugaan pemerasan yang menyeret 43 anggota kepolisian kini jadi sorotan. 

Indonesia Corruption Watch (ICW) bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sebelumnya melaporkan kasus itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 23 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun dua bulan berselang, tepatnya 18 Februari 2026, KPK menyampaikan laporan tersebut tidak ditangani Deputi Penindakan, melainkan diteruskan ke Kedeputian Bidang Koordinasi dan Supervisi (Korsup).

Keputusan itu dipertanyakan oleh Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah. Ia menilai KPK tidak menjelaskan secara terang alasan pengalihan tersebut.

Peneliti ICW, Wana Alamsyah
Peneliti ICW, Wana Alamsyah
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

“KPK tidak transparan mengenai alasan tidak ditanganinya aduan oleh Deputi Penindakan. Ketidakjelasan ini menimbulkan pertanyaan mengenai dasar pertimbangan pengalihan penanganan aduan,” kata Wana, Rabu (25/2/2026). 

Menurut ICW, surat balasan dari KPK hanya menyebutkan pelimpahan ke Korsup secara normatif, tanpa penjelasan detail.

Padahal, laporan tersebut menyangkut dugaan tindak pidana yang melibatkan puluhan anggota kepolisian.

ICW juga menyoroti aspek akuntabilitas. Wana menyebut tidak ada penjelasan mengenai mekanisme tindak lanjut, tenggat waktu proses, maupun bentuk pemberitahuan perkembangan perkara kepada pelapor.

“KPK tidak memenuhi prinsip akuntabilitas. Surat tersebut tidak memuat informasi mengenai mekanisme tindak lanjut, jangka waktu proses, maupun pemberitahuan perkembangan perkara kepada pelapor,” ujarnya.

Lebih jauh, ICW mengingatkan bahwa ini bukan kali pertama laporan yang berkaitan dengan institusi Polri dialihkan ke Korsup.

Sebelumnya, aduan dugaan mark-up pembelian gas air mata juga mengalami pola serupa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pelimpahan aduan ke Kedeputian Koordinasi dan Supervisi menunjukkan ketidakseriusan. Terlebih lagi, Deputi Korsup berasal dari institusi kepolisian, yang memperkuat persepsi konflik kepentingan,” tegas Wana.

ICW pun mendesak KPK memberi penjelasan terbuka kepada publik terkait alasan pelimpahan laporan tersebut, sekaligus menjamin transparansi dan akuntabilitas penanganannya. (rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isu Merger NasDem-Gerindra Mencuat, NasDem Buka Suara soal Wacana Fusi Partai

Isu Merger NasDem-Gerindra Mencuat, NasDem Buka Suara soal Wacana Fusi Partai

NasDem tanggapi isu merger dengan Gerindra. Wacana fusi partai dinilai wajar, namun belum ada pembahasan internal terkait peleburan.
Ibu dan Anak Tewas Usai Ditabrak Bus AKAP di Kampung Rambutan, Alami Luka Berat

Ibu dan Anak Tewas Usai Ditabrak Bus AKAP di Kampung Rambutan, Alami Luka Berat

Pengemudi sepeda motor, wanita berinisial ERJ (39) dan anaknya DF (20), meninggal dunia usai ditabrak oleh bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Ciracas.
Dedi Mulyadi Undang Nelayan Malang yang Selamatkan Hiu Paus, Ucapkan Terima Kasih atas Aksi Heroik Mereka

Dedi Mulyadi Undang Nelayan Malang yang Selamatkan Hiu Paus, Ucapkan Terima Kasih atas Aksi Heroik Mereka

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi undang nelayan asal Malang Jawa Timur yang selamatkan hiu paus, ucapkan terima kasih atas aksi heroik mereka yang tengah viral.
260 Perempuan UMKM Diedukasi untuk Kuasai AI, Begini Cara Telkom Buka Jalan Naik Kelas di Era Digital

260 Perempuan UMKM Diedukasi untuk Kuasai AI, Begini Cara Telkom Buka Jalan Naik Kelas di Era Digital

Materi pelatihan yang diberikan Telkom ke perempuan UMKM mencakup pembuatan konten pemasaran hingga penguatan strategi komunikasi digital secara efektif dan efisien.
KPK Periksa Mantan Pj Sekda Pati Terkait Kasus Sudewo

KPK Periksa Mantan Pj Sekda Pati Terkait Kasus Sudewo

KPK memanggil mantan Pj Sekda Kabupaten Pati Riyoso terkait kasus dugaan pemerasan calon perangkat desa (caperdes) yang menyeret eks Bupati Sudewo.
Polisi Sebut Ki Bedil Terkenal di Kalangan Pelaku Kejahatan Jalanan-Pemburu Ilegal, Pernah Bekerja di Industri Senjata Angin

Polisi Sebut Ki Bedil Terkenal di Kalangan Pelaku Kejahatan Jalanan-Pemburu Ilegal, Pernah Bekerja di Industri Senjata Angin

Polisi menerangkan bahwa Ki Bedil yang sudah bekerja sebagai perakit sekaligus penjual senpi selama 20 tahun di Bandung, ternyata sudah terkenal di kalangan pelaku kejahatan.

Trending

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

John Herdman berbunga-bunga setelah dua calon striker naturalisasi Timnas Indonesia yaitu Luke Vickery dan Dean Zandbergen kompak borong gol di luar negeri.
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN ungkap biang kerok gagal merebut kemenangan dari Jakarta Pertamina Enduro saat kembali bersua dengan Megawati Hangestri di final four Proliga 2026.
Jusuf Kalla Dituding Nistakan Ajaran Kristen, Jubir JK: Kami Membantah dengan Tegas Tuduhan Itu

Jusuf Kalla Dituding Nistakan Ajaran Kristen, Jubir JK: Kami Membantah dengan Tegas Tuduhan Itu

Belakangan ini, viral di media sosial terkait Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) dituding melakukan dugaan penistaan ajaran kristen buntut
Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Semarang, Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Semarang, Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Lolos ke Grand Final

Jadwal final four Proliga 2026 pekan ini, di mana ada sejumlah big match termasuk Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska yang akan menentukan kelolosan Megawati Hangestri dan kawan-kawan di Seri Semarang.
Perakit Senpi Ilegal 'Ki Bedil' yang Beraksi Selama 20 Tahun Dibekuk Bareskrim

Perakit Senpi Ilegal 'Ki Bedil' yang Beraksi Selama 20 Tahun Dibekuk Bareskrim

Baru-baru ini Satresmob Bareskrim Polri bekuk TS alias Ki Bedil, penjual sekaligus perakit senjata api (senpi) ilegal. Bahkan aksi Ki Bedil sudah berjalan
Selengkapnya

Viral