GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menko Pangan Zulkifli Hasan Salurkan 5 Ton Beras dan Ratusan Alsintan untuk Petani Kebumen

Menko Pangan Zulkifli Hasan kunjungi Kebumen, salurkan 5 ton beras dan 136 unit alsintan bagi petani serta resmikan koperasi desa untuk perkuat ekonomi lokal.
Senin, 1 September 2025 - 15:04 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan Salurkan 5 Ton Beras dan Ratusan Alsintan untuk Petani Kebumen
Sumber :
  • Istimewa

Kebumen, tvOnenews.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kebumen, Jumat, 29 Agustus 2025. Agenda utamanya adalah mendorong ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pertanian dan ekonomi desa.

Kunjungan dimulai di Desa Bojongsari, Kecamatan Alian, di mana Menko Zulkifli Hasan (Zulhas) meresmikan Koperasi Desa Merah Putih. Zulhas juga berkesempatan meninjau sejumlah UMKM lokal, termasuk UMKM yang memproduksi jas hujan dan peci.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Koperasi Desa Merah Putih ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi desa. Bayangkan saja, anak-anak muda bisa berkumpul di halaman koperasi, sambil menikmati secangkir kopi seharga Rp 2.000, pasti ramai!” ujar Zulhas, memberikan gambaran potensi ekonomi koperasi.

Menko Zulhas menambahkan, Koperasi Desa Merah Putih yang masih baru ini akan terus dibimbing secara intensif.

“Ada satgas khusus yang diketuai oleh saya sendiri, dengan anggotanya para menteri. Karena ini masih ‘bayi baru lahir’, maka harus diperhatikan betul,” tegasnya.

Setelah dari Desa Bojongsari, kunjungan dilanjutkan ke Gedung Pertemuan Setda Kebumen. Di sana, Menko Zulkifli Hasan dan Bupati Lilis Nuryani secara simbolis menyerahkan bantuan pangan dan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).

Bantuan ini mencakup 136 unit alsintan yang diserahkan kepada 56 kelompok tani di 19 kecamatan. Peralatan yang diberikan bervariasi, mulai dari gerobak sorong, hand traktor, mesin perajang tembakau, pompa air, hingga traktor roda dua, roda empat, dan power thresher. Bantuan ini bersumber dari APBD Kabupaten Kebumen, APBD Provinsi Jawa Tengah, dan APBN.

Sementara itu, Bupati Lilis Nuryani dalam sambutannya menekankan pentingnya sektor pertanian bagi Kebumen.

“Pertanian adalah kekuatan utama daerah kita, petani adalah tulang punggung. Tanpa petani, tidak ada ketahanan pangan,” ucapnya.

Pada acara yang sama, Pemerintah Kabupaten Kebumen juga menyalurkan 5 ton beras cadangan pangan untuk 500 keluarga di lima kelurahan/desa. Masing-masing keluarga menerima 10 kilogram beras medium.

Daerah penerima bantuan di antaranya Kelurahan Bumirejo, Kelurahan Kebumen, Kelurahan Tamanwinangun, Desa Kutosari, dan Desa Pejagoan.

“Semua bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, membantu petani meningkatkan produksi, menjaga ketahanan pangan, serta memperkuat semangat gotong royong di desa,” tambah Bupati Lilis.

Di akhir kunjungan, Menko Zulkifli Hasan juga menyampaikan duka cita mendalam atas insiden yang menimpa Affan Kurniawan saat aksi unjuk rasa di Jakarta. Tidak ketinggalan, Menko Zulhas juga mengunjungi Kebumen Fest didampingi Bupati Lilis Nuryani untuk meninjau event yang sudah berjalan di hari ketujuh ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anifudin, petani asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Buluspesantren, merasa terbantu dengan adanya bantuan alsintan karena lahan di wilayahnya sering kering.

“Insyaallah akan digunakan untuk musim tanam satu (MT 1). Untuk kejar tanam sangat membantu sekali,” ucap Anifudin. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Agen Jurgen Klopp ungkap kliennya menolak tawaran Manchester United (MU) dan Chelsea. Peluang latih Timnas Inggris sempat terbuka sebelum ia gabung Red Bull.
Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Satuan Reserse Kriminal Polres Bojonegoro mencatatkan pengungkapan sejumlah perkara menonjol dalam periode kepemimpinan AKP Bayu Adjie Sudarmono sebagai Kasat Reskrim.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT