News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MUI Soroti Dugaan Korupsi MBG, Minta Evaluasi Tanpa Menghentikan Program

MUI menyoroti penangkapan Kepala dan dua mantan Wakil Badan Gizi Nasional (BGN) dalam kasus dugaan korupsi tata kelola dan pengadaan Program MBG
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 14 Juni 2026 - 11:27 WIB
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar
Sumber :
  • tvOne - m imron

Kediri, tvOnenews.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti penangkapan Kepala dan dua mantan Wakil Badan Gizi Nasional (BGN) dalam kasus dugaan korupsi tata kelola dan pengadaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kasus ini diduga berkaitan dengan penyimpangan anggaran serta tata kelola program MBG pada periode 2025–2026.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, menilai Program Makan Bergizi Gratis pada dasarnya merupakan kebijakan yang memiliki tujuan mulia dan membawa manfaat bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, upaya memberikan makanan kepada masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan, merupakan tindakan yang sejalan dengan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan.

“Memberi makan itu bagian dari sifat Allah. Kalau dilakukan manusia tentu Allah suka. Itu sesuatu yang mulia,” kata Anwar dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).

Meski demikian, KH Anwar menegaskan bahwa dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program tidak dapat dibenarkan. Ia meminta aparat penegak hukum menindak tegas pihak-pihak yang terlibat tanpa harus menghentikan program yang dinilai bermanfaat tersebut.

“MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian karena melibatkan berbagai sektor usaha, mulai dari petani, peternak, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” ungkapnya.

Karena itu, MUI menilai pengawasan terhadap pelaksanaan program harus diperkuat agar anggaran yang disediakan negara benar-benar sampai kepada penerima manfaat.

KH Anwar Iskandar juga menyoroti dugaan praktik pemotongan anggaran maupun suap dalam proses perizinan yang disebutnya sebagai bentuk penyimpangan yang merugikan masyarakat.

“Kalau ada kesalahan, ya diperbaiki. Tikusnya yang ditangkap, jangan lumbungnya dibakar,” tegasnya. (min/gol)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari ini, Febrie Adriansyah Diperiksa Sebagai Tersangka TPPU oleh Tim Sembilan

Hari ini, Febrie Adriansyah Diperiksa Sebagai Tersangka TPPU oleh Tim Sembilan

Tersangka Febrie Adriansyah, Eks Jampidsus dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh tim sembilan Kejaksaan Agung (Kejagung), pada Jumat (7/8/2026) hari ini.
Siap-Siap Karier Melesat! 6 Zodiak yang Bersinar di Tempat Kerja pada 8 Agustus 2026: Leo Paling Menonjol

Siap-Siap Karier Melesat! 6 Zodiak yang Bersinar di Tempat Kerja pada 8 Agustus 2026: Leo Paling Menonjol

Pada Sabtu, 8 Agustus 2026 diprediksi menjadi hari yang membawa energi positif bagi sejumlah zodiak dalam urusan pekerjaan dan karier. Apakah kamu termasuk?
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia saat Lawan Singapura di Piala AFF 2026: John Herdman Siapkan Formasi Terkuat

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia saat Lawan Singapura di Piala AFF 2026: John Herdman Siapkan Formasi Terkuat

Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan penentuan melawan Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026. Berikut prediksi susunan pemain John Herdman.
Kronologi Balita Tewas Usai Ditabrak Oknum Polisi di Bone, Videonya Viral di Medsos

Kronologi Balita Tewas Usai Ditabrak Oknum Polisi di Bone, Videonya Viral di Medsos

Media sosial dihebohkan dengan sebuah video seorang ibu histeris usai ditabrak mobil. Diduga sang anak yang masih balita meninggal dunia, kabar ini pun viral.
Menteri Perhubungan Sebut Perpres Ojol Terbit Sebelum 17 Agustus

Menteri Perhubungan Sebut Perpres Ojol Terbit Sebelum 17 Agustus

Kemenhub telah mengeluarkan keputusan Menteri Perhubungan yang mengatur ketentuan dengan skema bagi hasil 92 persen untuk pengemudi dan 8 persen untuk aplikator
Dirut Perbakin Sebut 995 Senjata Api di Sekolah Swasta untuk Keperluan Ekskul Menembak

Dirut Perbakin Sebut 995 Senjata Api di Sekolah Swasta untuk Keperluan Ekskul Menembak

Temuan 995 senjata di ruangan adalah legal sesuai Surat Izin SI/5483-XII/2008 diterbitkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) milik dari PT Lokta Karya Perbakin.

Trending

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT