News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Budiman Sudjatmiko Sebut Kerusuhan Demo 2025 Sebagai Catatan Unik dalam Sejarah Indonesia Modern

Budiman Sudjatmiko sebut kerusuhan demo 28-30 Agustus 2025 sebagai peristiwa unik pertama dalam sejarah Indonesia modern, dikendalikan algoritma dan AI.
Rabu, 3 September 2025 - 13:56 WIB
Budiman Sudjatmiko, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin)
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Jakarta, tvOnenews.com – Kepala BP Taskin sekaligus mantan aktivis 1998, Budiman Sudjatmiko, menyebut kerusuhan dalam aksi demo 28-30 Agustus 2025 lalu sebagai peristiwa yang sangat unik. Menurutnya, ini adalah kerusuhan terbesar pertama dalam sejarah Indonesia modern yang berbeda dengan demonstrasi di era sebelumnya.

“Peristiwa demokrasi unjuk rasa yang berujung kerusuhan bukan hal unik di dunia, karena juga terjadi di negara lain. Tapi untuk Indonesia, ini adalah peristiwa kerusuhan unik terbesar pertama dalam sejarah modern,” ujar Budiman di acara talkshow di salah satu stasiun televisi, Selasa (2/9/2025)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Budiman membandingkan situasi saat ini dengan masa reformasi 1998 ketika dirinya aktif di gerakan mahasiswa. Kala itu, menurutnya, aksi-aksi demonstrasi jelas memiliki pemimpin, manifesto, visi-misi, hingga analisa politik, ekonomi, dan geopolitik. Ada struktur kepemimpinan yang membuat setiap gerakan memiliki pertanggungjawaban.

Berbeda dengan kondisi sekarang, ia menilai demonstrasi belakangan ini justru dikendalikan oleh algoritma. “Sekarang ini mungkin demonstrasi pertama di mana bukan cuma manusia yang bisa mengendalikan, tapi algoritma,” tegasnya.

Budiman menggambarkan bagaimana teknologi, media sosial, hingga platform digital mampu menggerakkan massa. Bahkan, menurutnya, seseorang di luar negeri bisa memengaruhi jalannya aksi dengan memanfaatkan algoritma sentimen sosial.

“Saya mungkin ada di Manila, saya bisa memerintahkan lewat YouTube, TikTok, Instagram, atau kanal lain untuk menyusun tuntutan yang bisa berubah tiap hari. Semua itu disebar dengan cepat sesuai algoritma sentimen pagi itu,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia bahkan menyinggung keberadaan teknologi kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT yang mampu membantu menyusun slogan-slogan tuntutan dengan menyesuaikan psikologi massa. “Saya bisa minta ChatGPT bikin tuntutan sesuai kondisi psikologi politik di Jakarta, Yogyakarta, Bandung pagi ini, untuk menggerakkan massa di malam hari,” kata Budiman.

Pernyataan Budiman ini menegaskan bahwa pola kerusuhan di Indonesia telah memasuki babak baru, di mana teknologi dan algoritma menjadi faktor penggerak utama, bukan lagi sekadar mobilisasi massa tradisional. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ni Nengah Widiasih Sumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Para Games 2026

Ni Nengah Widiasih Sumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Para Games 2026

Kontingen Indonesia membuka perolehan medali Asian Para Games 2026 melalui penampilan Ni Nengah Widiasih di cabang para angkat berat, di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang, Senin (19/10/2026).
Dijenguk Ganjar Pranowo dan Peppy di HUT ke-63, Kondisi Terbaru Tukul Arwana Sangat Menggembirakan

Dijenguk Ganjar Pranowo dan Peppy di HUT ke-63, Kondisi Terbaru Tukul Arwana Sangat Menggembirakan

Ganjar Pranowo dan Peppy mengungkapkan kondisi terbaru komedian Tukul Arwana terus menunjukkan perkembangan baik sejak sakit pendarahan otak pada 2021 lalu.
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia Hari ini, Diduga Sakit

Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia Hari ini, Diduga Sakit

Kamaruddin Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J meninggal dunia hari ini, Senin (19/10/2026) pukul 03.00 WIB.
900 Pelari Ramaikan FIKKIA Run UNAIR 2026

900 Pelari Ramaikan FIKKIA Run UNAIR 2026

Ratusan pelari dari berbagai kota memeriahkan FIKKIA Run UNAIR 2026 yang digelar di Banyuwangi.
9 Pemain The Long Shot Trial, Drama yang Dicoret dari Jadwal Tayang SBS Imbas Kontroversi Pro-Jepang Ha Young

9 Pemain The Long Shot Trial, Drama yang Dicoret dari Jadwal Tayang SBS Imbas Kontroversi Pro-Jepang Ha Young

Berikut daftar 9 pemain drama Korea The Long Shot Trial yang dicoret dari jadwal tayang SBS imbas kontroversi pro-Jepang Ha Young.
Reuni dengan Megawati Hangestri, Bintang GS Caltex Blak-blakan Ungkap Perasaannya

Reuni dengan Megawati Hangestri, Bintang GS Caltex Blak-blakan Ungkap Perasaannya

Pevoli Thailand Thanacha Sooksod, mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali bertemu dengan Megawati Hangestri dalam ajang Piala Yeosu-NH Nonghyup 2026 di Korea.

Trending

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Remaja 15 tahun korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan maut mobil pajero di Mampang Prapatan, Minggu (18/10/2026) diantar ratusan pelayat ke pemakaman.
Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Kematian Zulkarnain Abdil Aziz (10), bocah difabel di Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap putranya pernah.
Hasil Survei PPI soal Simulasi Elektabilitas Cawapres: Dedi Mulyadi Teratas, Lebih Unggul dari Gibran dan AHY

Hasil Survei PPI soal Simulasi Elektabilitas Cawapres: Dedi Mulyadi Teratas, Lebih Unggul dari Gibran dan AHY

PPI merilis studi terbaru yang menempatkan Dedi Mulyadi (KDM) ungguli Gibran Rakabuming Raka dan AHY dalam simulasi elektabilitas Cawapres untuk Pilpres 2029.
Alasan Ole Romeny Belum Main Lagi Sejak Bantu Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Alasan Ole Romeny Belum Main Lagi Sejak Bantu Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny belum pernah dimainkan lagi sejak membantu Timnas Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026. Sang striker kembali absen saat Fortuna Sittard berlaga.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Komunitas Ini Himpun Masukan Publik untuk Evaluasi Program Pemerintah

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Komunitas Ini Himpun Masukan Publik untuk Evaluasi Program Pemerintah

Menjelang dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Komunitas Melek Politik menggelar aksi serap aspirasi masyarakat di Taman Ayodya, Blok M, Jakarta, Sabtu (17/10). 
Selengkapnya

Viral