News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketika AI Bisa Mengerjakan Semua Tugas, tetapi Bisakah Menggantikan Kemampuan Berpikir Kritis?

Penggunaan AI mempermudah tugas kuliah, tetapi ketergantungan pada jawaban instan berisiko mengurangi kemampuan berpikir kritis. Bagaimana kampus mengatasinya?
Jumat, 6 November 2026 - 23:02 WIB
Ilustrasi Ketika AI Bisa Mengerjakan Semua Tugas, tetapi Bisakah Menggantikan Kemampuan Berpikir Kritis
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Kecerdasan buatan (AI) semakin mengubah cara mahasiswa belajar, mencari informasi, hingga menyelesaikan tugas perkuliahan. 

Dengan beberapa instruksi, teknologi seperti ChatGPT mampu menyusun esai, menjawab pertanyaan, merangkum jurnal, bahkan membantu analisis dalam hitungan detik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kemudahan tersebut memunculkan pertanyaan baru: apakah mahasiswa benar-benar memahami materi yang mereka kumpulkan atau sekadar menyalin jawaban dari AI tanpa melalui proses berpikir sendiri?

Persoalan ini menjadi tantangan bagi perguruan tinggi. Ketika AI mampu menghasilkan jawaban yang terlihat sistematis dan meyakinkan, tugas berupa esai, makalah, maupun rangkuman tidak lagi cukup untuk mengukur pemahaman seseorang. 

Mahasiswa bisa memperoleh nilai baik tanpa benar-benar menguasai konsep yang dipelajari. Jika kebiasaan tersebut terus berlangsung, kemampuan menganalisis, mengevaluasi informasi, dan menyusun argumen secara mandiri berisiko tidak berkembang optimal.

Sejumlah penelitian internasional mulai menunjukkan pentingnya persoalan tersebut. Riset University of Pennsylvania yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) pada 2025 menemukan bahwa penggunaan AI tanpa panduan dapat meningkatkan hasil pengerjaan tugas, tetapi justru menghambat proses pembelajaran ketika teknologi tersebut tidak lagi tersedia. 

Artinya, kemampuan menyelesaikan tugas dengan bantuan AI belum tentu mencerminkan kemampuan seseorang memahami materi secara mandiri.

Ketergantungan AI Bisa Mengubah Cara Mahasiswa Berpikir

Penelitian yang dilakukan peneliti University of Pennsylvania melibatkan hampir 1.000 siswa sekolah menengah di Turki melalui eksperimen penggunaan tutor berbasis GPT-4. Penelitian tersebut membandingkan siswa yang menggunakan ChatGPT biasa, tutor AI dengan panduan pembelajaran, dan kelompok yang tidak menggunakan AI.

Hasilnya menunjukkan bahwa akses GPT-4 meningkatkan nilai latihan matematika sebesar 48 persen. Sementara itu, kelompok yang menggunakan tutor AI dengan panduan khusus mengalami peningkatan hingga 127 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, hasil berbeda muncul ketika siswa harus mengerjakan ujian tanpa bantuan teknologi. Kelompok yang menggunakan ChatGPT biasa justru memperoleh hasil 17 persen lebih rendah dibandingkan kelompok yang tidak menggunakan AI.

Peneliti menemukan bahwa sebagian siswa cenderung menggunakan AI sebagai jalan pintas dengan meminta jawaban langsung, bukan memahami langkah penyelesaiannya. Sebaliknya, tutor AI yang dirancang untuk memberikan petunjuk dan mendorong siswa mencoba menjawab sendiri dapat mengurangi dampak negatif tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Info Orang Hilang: Berawal dari Laporan Guru Sekolah, Nazmi Rayan Hanif Hilang Kontak Hampir 2 Bulan

Info Orang Hilang: Berawal dari Laporan Guru Sekolah, Nazmi Rayan Hanif Hilang Kontak Hampir 2 Bulan

Melalui platform Threads dengan akun bernama @hefnita, ia meminta bantuan kepada netizen lain, karena anaknya belum kembali ke rumah dan terputus kontak sejak hampir 2 bulan lalu.
Lama Hilang, Aset Masa Depan Timnas Indonesia Berdarah Australia Ini Akhirnya Comeback: Rindu Momen Ini

Lama Hilang, Aset Masa Depan Timnas Indonesia Berdarah Australia Ini Akhirnya Comeback: Rindu Momen Ini

Setelah absen lama, pemain muda Timnas Indonesia Luke Keet kembali merasakan atmosfer pertandingan. Winger berdarah Australia itu debut bersama Bhayangkara FC.
Pemerintah Minta Otoritas Kabupaten Tuntaskan Penegasan Batas Desa

Pemerintah Minta Otoritas Kabupaten Tuntaskan Penegasan Batas Desa

Bernhard menekankan pentingnya penguatan administrasi dan kewenangan desa menjadi fondasi penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan. 
Terungkap Alasan Fighter Adi Paryanto Tantang Herri Pras, Ternyata Berawal dari Hal ini

Terungkap Alasan Fighter Adi Paryanto Tantang Herri Pras, Ternyata Berawal dari Hal ini

Fighter MMA, Adi Paryanto biasa dikenal "Adi Zenwalk" mengungkap alasan dirinya menantang sosok Herri Pras sehingga pilih menggruduk rumah sang konten kreator.
Viral, Penampakan Dapur Diduga J.Co Donuts Disorot Netizen karena Kotor dan Tak Higienis: Sejorok Ini?

Viral, Penampakan Dapur Diduga J.Co Donuts Disorot Netizen karena Kotor dan Tak Higienis: Sejorok Ini?

Melalui unggahan foto-fotonya di Threads, pemilik akun @elvachas menyoroti secara detail berbagai kotoran yang menumpuk di dalam dapur diduga gerai J.Co Donuts.
Kronologi Pembunuhan Wanita di Cimahi, Ternyata Berawal dari Aplikasi Kencan MiChat

Kronologi Pembunuhan Wanita di Cimahi, Ternyata Berawal dari Aplikasi Kencan MiChat

Keduanya kemudian menyepakati tarif hubungan badan sebesar Rp250.000, setelah mencapai kesepakatan korban mengirimkan lokasi indekosnya kepada pelaku untuk bertemu.

Trending

Viral Bullying di SD Labschool Cibubur oleh Anak 6 Tahun, Korbannya Disebut Capai 16 Orang

Viral Bullying di SD Labschool Cibubur oleh Anak 6 Tahun, Korbannya Disebut Capai 16 Orang

Dalam narasinya, @multhia67 mengungkapkan kekecewaannya karena menilai SD Labschool Cibubur mengambil keputusan yang dianggap kurang tepat dalam kasus ini.
Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Kasus dugaan pelecehan seksual saat sport massage di kawasan GBK viral di Threads. Korban mengaku diraba terapis tanpa persetujuan, Hamda DF akhirnya buka
Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Seorang nasabah Maybank, Mulyadi (54) warga Binjai, terus mencari keadilan atas dugaan saldo sebesar Rp2.349.000.000, di dalam rekening Maybank miliknya yang ti
Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Purwanto-Salamun memastikan medali perunggu setelah mengalahkan pasangan Eka-Jiyanto dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-15.
Pernyataan Resmi SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Korbannya Capai 16 Orang

Pernyataan Resmi SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Korbannya Capai 16 Orang

Pihak manajemen SD Labschool Cibubur menegaskan, bahwa setiap proses penanganan dan pembinaan dilaksanakan dengan cara objektif, proporsional, dan profesional.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Selengkapnya

Viral