News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pestapora 2025 Terendus Disponsori Freeport, Putra Papua Apresiasi Sikap 29 Band Batalkan Manggungnya

Dunia musik Indonesia digemparkan dengan kabar terkait 29 band batalkan manggungnya di Pestapora 2025. Putra asal Papua pun langsung berkomentar soal Freeport
Senin, 8 September 2025 - 00:02 WIB
Pestapora 2025 Terendus Disponsori Freeport, Putra Asal Papua Apresiasi Sikap 29 Band Batalkan Manggungnya
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan ini dunia musik Indonesia digemparkan dengan kabar terkait 29 band batalkan manggungnya di Pestapora 2025. Pembatalan manggung itu, diduga karena Pestapora 2025 terendus disponsori PT Freeport Indonesia.

Sontak, hal ini menyedot perhatian publik hingga komentar warganet di media sosial hingga menuai komentar putra asal Papua, yang menjadi Ketua Komite III DPD RI sekaligus senator Papua Barat, yakni Dr. Filep Wamafma.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Filep Wamafma mengapresiasi sikap musikus tanah air yang menarik diri dari panggung Pestapora 2025, lantaran sempat disponsori oleh PT Freeport Indonesia.

Menurut Filep Wamafma, tindakan ini menjadi simbol solidaritas dan dukungan atas perjuangan dan gugatan-gugatan rakyat Papua terhadap dampak beroperasinya Freeport.

“Ini adalah kesadaran luar biasa sekaligus bentuk kritik sosial yang sensitif terhadap penderitaan suku Papua atas dampak operasional Freeport. Puluhan tahun Freeport beroperasi sejak kontrak karya awal pada 1967 lalu, suku asli Papua utamanya suku Amungme dan Kamoro masih hidup miskin meski tanah ulayatnya dikeruk habis. Bahkan yang terlihat adalah dampak kerusakan lingkungan, perampasan ruang hidup dan hak-hak masyarakat adat OAP untuk hidup sehat dan sejahtera di atas tanahnya, di atas hasil SDA yang melimpah. Sungguh miris,” beber Filep Wamafma, Minggu (7/9/2025).

"Anak-anak kita di wilayah pesisir Mimika masih minim kualitas literasi dan pendidikannya, akses kesehatan pun masih sangat butuh diperhatikan. Saya kira gelontoran dana yang disebut Freeport Rp 33,9 Triliun dari 1992-2023 untuk pendidikan, kesehatan, ekonomi dan budaya semestinya sudah banyak berdampak, meski tak sebanding dengan besarnya eksplorasi SDA dan kerusakan lingkungan selama ini,” sambungnya menegaskan.

Selain itu, sebagai pimpinan Komite III DPD RI yang membidangi seni dan budaya, Filep mendukung musisi-musisi Indonesia yang turut menyuarakan perjuangan rakyat Papua melalui ekspresi seni musik, platform media sosial dan dukungan moral maupun finansial untuk masyarakat Papua.

“Kami sangat apresiasi band-band seperti Sukatani, Efek Rumah Kaca (ERK), The Jeblogs, Negativa, Leipzig, Kelelawar Malam, Rebellion Rose, dan lainnya yang batal tampil, juga band yang tampil dan mendonasikan hasilnya kepada perjuangan WALHI dan rakyat Papua. Saya juga mengapresiasi penyelenggara Pestapora 2025 yang merespons cepat kritik ini dan membatalkan kontrak dengan Freeport, ini semua menjadi simbol penting keberpihakan bersama perjuangan rakyat Papua,” jelasnya.

Filep yang dikenal aktif melakukan advokasi hak masyarakat adat Papua itu lantas menekankan, kritik terbuka yang mengiringi gelaran pestapora ini dapat menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat luas.

Menurutnya, keberadaan perusahaan besar yang mengelola SDA Papua seperti Freeport, BP LNG Tangguh, Genting Oil harus dievaluasi dampaknya bagi masyarakat Papua, apalagi pemerintah berencana memperpanjang kontrak Freeport hingga 2061.

“Perlawanan masyarakat Papua atas perusahaan-perusahaan asing di tanah Papua ini harus didukung masyarakat luas dan didengar pemerintah. Kritik-kritik masalah kemiskinan, minimnya akses pendidikan dan kesehatan, minimnya keterlibatan tenaga kerja OAP, bahkan keterbatasan akses kehidupan yang layak harus ditindaklanjuti dengan kebijakan konkret dan segera. Advokasi kami di DPD RI selama ini juga telah banyak disampaikan kepada Kejaksaan dan Kementerian terkait mendesak respons kinerja sebagaimana tuntutan masyarakat dan isu-isu nasional lain yang mengemuka hari ini,” beber Filep.

Sebelumnya diberitakan, dari pantauan tvOnenews.com, kabar Pestapora 2025 terendus disponsori PT. Freeport Indonesia pertama kali ramai diperbincangkan di media sosial sejak hari pertama penyelenggaraan, Jumat, (5/9/2025).

Bahkan, karena mencuatnya kabar tersebut, pihak Pestapora akhirnya mengumumkan pembatalan kerja sama.

“Perhari ini, Sabtu tanggal 6 September 2025, Pestapora telah memutus kerjasama dengan PT. Freeport Indonesia,” bunyi pernyataan resmi mereka di Instagram, dikutip tvOnenews.com, Sabtu (6/9/2025).

“Pestapora memastikan untuk penyelenggaraan di hari kedua, 6 September 2025, dan hari ketiga, 7 September 2025, kami sudah tidak terikat dan terafiliasi dengan PT. Freeport Indonesia,” lanjut pengumuman itu.

Semantara itu, Festival Director Pestapora 2025, Kiki Ucup, pun angkat bicara. Ia mengakui adanya kelalaian dan meminta maaf ke publik.

“Halo, saya Kiki Ucup, Festival Director Pestapora 2025. Izinkan saya mewakili Pestapora menanggapi situasi terkini terkait kerjasama Pestapora dengan PT Freeport Indonesia,” ujarnya dalam video yang diunggah di Instagram.

“Saya sekali lagi mewakili Pestapora, meminta maaf atas kelalaian kami dalam menempuh langkah untuk bekerjasama dengan PT Freeport Indonesia. Kami menyadari betul kelalaian kami untuk bekerjasama dengan PT Freeport Indonesia,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa tidak ada dana dari Freeport yang masuk ke pihaknya.

“Dan berdasarkan release statement semalam, kami sudah memutus kontrak kerjasama kami dengan PT Freeport Indonesia. Dan kami memastikan tidak ada sepeser pun aliran dana yang kami terima dari PT Freeport Indonesia. Dan kami juga memastikan bahwa tidak akan adanya presence PT Freeport Indonesia di pelaksanaan Pestapora 2025 ini,” bebernya.

Meski begitu, Kiki mengakui semua konsekuensi akan menjadi beban pihaknya.

“Dan segala beban terkait implikasi dari kejadian ini, terkait pemutusan kerjasama ini, menjadi beban Pestapora 2025 dan menjadi tanggung jawab kami sepenuhnya,” bebernya.

Meski badai kontroversi menerpa, Kiki memastikan festival tetap berjalan hingga hari terakhir. Namun, ada beberapa musisi yang akhirnya memutuskan mundur dari line-up.

“Sekali lagi, saya meminta maaf dan izinkan saya ber-update terkait pelaksanaan Pestapora di hari kedua dan hari ketiga ini. Pestapora akan tetap terlaksana, tetapi dengan update line up yang akhirnya memutuskan untuk mundur dari pelaksanaan Pestapora 2025,” jelasnya.

Berikut, daftar 29 band dan musisi yang resmi membatalkan penampilannya.

Bahkan, Band punk Sukatani termasuk salah satu yang paling vokal. Mereka mengaku baru tahu adanya sponsorship Freeport jelang tampil.

“Baru tau tadi jam 7. Ini lagi cari jalan keluarnya,” ungkap mereka dalam unggahan @Indopopbase di X.

Lebih jauh, Sukatani menyebut langkah kolektif musisi berhasil mendesak panitia agar memutus kontrak.

“Kami bersama musisi yang lain, sudah melakukan mitigasi dan mendorong Pestapora untuk mengusir Freeport. Akhirnya Freeport berhasil diusir dari Pestapora,” tegas mereka.

“Draft publikasinya sedang dibuat. Tinggal tunggu untuk diposting,” ungkap mereka. 

Dalam Instagram resmi mereka, band tersebut pun mengumumkan tidak jadi tampil di Pestapora 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami memutuskan untuk tidak jadi pentas di Pestapora 2025. Sampai jumpa di kesempatan lain. Terimakasih,” tulis @sukatani.band.

Untuk diketahui, sampai berita ini diterbitkan pihak tvOnenews.com masih mengkonfirmasi terkait kabar tersebut kepada pihak band Slank dan pihak Freeport. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Bank Indonesia cabut puluhan uang rupiah lama dari peredaran. Cek daftar uang rupiah yang ditarik dan batas waktu penukarannya sebelum hangus.
Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.
Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (Pemda).
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa aliran dana hasil penguasaan kembali kawasan hutan berpotensi digunakan untuk memperkuat fiskal.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Devin/Faathir gagal melewati hadangan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae di perempat final Kejuaraan Asia 2026

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Selengkapnya

Viral