Karhutla Aceh Barat Meluas, 12,5 Hektare Lahan Terbakar di Empat Kecamatan
- Antara
Nagan Raya, tvOnenews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat bersama tim gabungan masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang melanda empat kecamatan. Hingga kini, luas lahan yang terbakar mencapai 12,5 hektare.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal, mengatakan upaya pemadaman masih terus dilakukan hingga Rabu (22/7/2026).
“Saat ini upaya pemadaman api masih terus dilakukan,” kata Teuku Ronal di Meulaboh, Rabu.
Kebakaran lahan tersebar di sejumlah wilayah. Di Kecamatan Meureubo, kebakaran terjadi di Desa Gunong Kleng dengan luas lahan 0,5 hektare. Api di lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan 100 persen.
Sementara itu, di Kecamatan Samatiga, kebakaran melanda Desa Cot Seumeureng dengan luas lahan empat hektare dan Desa Paya Lumpat seluas tiga hektare. Proses penanganan di Desa Paya Lumpat telah mencapai sekitar 50 persen.
Di Kecamatan Johan Pahlawan, kebakaran terjadi di Desa Lapang dengan luas lahan sekitar satu hektare. Kebakaran juga melanda Desa Leuhan dengan luas lahan dua hektare, dengan proses pemadaman telah mencapai 50 persen.
Adapun di Kecamatan Woyla Barat, kebakaran lahan terjadi di Desa Blang Luah dengan luas dua hektare. Hingga kini, proses pemadaman masih dilakukan oleh tim gabungan.
Teuku Ronal menjelaskan, proses pemadaman menghadapi tantangan karena terbatasnya sumber air di sekitar lokasi kebakaran. Kondisi tersebut diperparah angin kencang yang memicu penyebaran api lebih cepat.
“Dampak dari peristiwa ini tidak hanya merusak vegetasi tanaman, tetapi juga mulai mengganggu pernapasan warga sekitar dan para pengguna jalan akibat paparan asap,” ujarnya.
Untuk mendukung proses pemadaman, BPBD Aceh Barat mengoperasikan satu unit D-Max, satu unit Panther Pick-Up, serta dua unit mesin pompa air portabel beserta jaringan selang.
Pemadaman melibatkan tim gabungan yang terdiri atas BPBD Aceh Barat, Damkar Pos Meureubo, Pos Woyla, dan Pos Arongan, TNI, Polri termasuk Polsek Woyla Barat, masyarakat, serta mahasiswa UKM Pusat Olahraga dan Kebencanaan (PK) Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh.
BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, guna mencegah meluasnya titik api di tengah kondisi cuaca saat ini.
Load more