News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngeri! Polisi Temukan 239 Pecahan Tulang Korban Mutilasi Mojokerto di Kamar Kos Tersangka

Polisi menemukan 239 pecahan tulang korban mutilasi di kamar kos tersangka Mojokerto. Fakta mengerikan ini bikin kasus semakin mencekam.
Senin, 8 September 2025 - 14:00 WIB
Pelaku mutilasi mahasiswa di Mojokerto Alvi Maulana berusia 24 tahun.
Sumber :
  • tvone - ika nurulla

Jakarta, tvOnenews.com – Kasus pembunuhan disertai mutilasi di Mojokerto, Jawa Timur, kian mengungkap fakta mengerikan.

Polisi menemukan sebanyak 239 pecahan tulang dari tubuh korban TAS (25), gadis asal Lamongan, yang dibunuh pacarnya, Alvi Maulana (24). Temuan itu berada di kamar kos tersangka di kawasan Lidah Wetan, Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama, menjelaskan pecahan tulang tersebut disimpan dalam dua kantong plastik hitam yang disembunyikan di balik laci lemari kamar kos. Potongan itu beragam ukuran, mulai dari 0,5 x 2 cm hingga 11,5 x 2 cm.

“Kami juga menemukan 22 gigi korban yang turut dibungkus dalam plastik,” ungkap Fauzy, Minggu (7/9/2025).

Kronologi Penemuan Pecahan Tulang

Awalnya, jasad korban diketahui publik setelah warga bernama Suliswanto (30) menemukan potongan telapak kaki kiri di semak-semak Pacet Selatan, Mojokerto, pada Sabtu (6/9/2025). Temuan ini mendorong polisi menyisir lokasi, hingga ditemukan total 65 potongan tubuh lain, berupa jaringan otot, kulit, rambut, serta dua bagian utuh yaitu telapak kaki kiri dan telapak tangan kanan.

Identitas korban akhirnya terungkap berkat bantuan anjing pelacak Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Jatim. Potongan telapak tangan yang ditemukan dapat diidentifikasi menggunakan sistem Mambis.

Pelaku Ditangkap Polisi

Kurang dari 14 jam setelah potongan tubuh ditemukan, polisi berhasil meringkus tersangka Alvi Maulana di kamar kosnya sekitar pukul 01.00 WIB. Saat ditangkap, Alvi melawan hingga polisi terpaksa melumpuhkan kedua betisnya dengan timah panas.

Dalam pemeriksaan, Alvi mengaku membunuh TAS pada Minggu (31/8/2025) sekitar pukul 02.00 WIB. Ia menusuk leher korban dengan pisau dapur hingga meninggal dunia karena kehabisan darah. Usai membunuh, Alvi memutilasi jasad korban di kamar mandi lantai satu kos untuk menyembunyikan jejak.

Hubungan Pelaku dan Korban

Baik korban maupun pelaku merupakan lulusan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) di Bangkalan. TAS diketahui sarjana manajemen, sementara Alvi sarjana informatika.

Keduanya tinggal bersama di kos Jalan Raya Lidah Wetan, Kelurahan Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya. Namun hubungan asmara itu justru berakhir tragis ketika Alvi menghabisi nyawa kekasihnya dengan cara sadis.

Motif Masih Didalami

Meski pelaku sudah diamankan, polisi masih terus mendalami motif pembunuhan ini. Sejauh ini, dugaan kuat mengarah pada masalah pribadi antara korban dan pelaku yang berujung pada tindakan nekat.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto menegaskan, kasus mutilasi ini ditangani serius mengingat jumlah potongan tubuh korban yang sangat banyak serta cara pelaku menyembunyikan pecahan tulang di kamar kos.

“Semua barang bukti sudah kami amankan, termasuk tulang dan serpihan tengkorak yang ditemukan di kos tersangka,” kata Fauzy.

Kasus Sadis yang Menggemparkan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembunuhan ini menambah daftar panjang kasus mutilasi sadis di Indonesia yang mengejutkan publik. Fakta penemuan 239 pecahan tulang korban membuat kasus ini semakin mencekam.

Kini, Alvi Maulana harus menghadapi proses hukum dengan ancaman pasal berlapis terkait pembunuhan berencana dan penghilangan nyawa orang lain. Sementara keluarga korban di Lamongan masih berduka mendalam atas peristiwa tragis yang menimpa putri mereka. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi memfinalisasi Roadmap AI Nasional dan Pedoman Etika AI. Dua instrumen ini dirancang untuk memperkuat ekosistem kebijakan, riset, hingga investasi.
Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Pengamat politik senior, Saiful Mujani dilaporkan ke Polda Metro Jaya, terkait unggahan di media sosial yang memuatkan ajakan makar untuk menjatuhkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Bung Binder kirim pesan tegas untuk Persija Jakarta. Ingatkan Persija Jakarta jangan fokus cetak banyak gol untuk saingi Persib Bandung. Lebih baik fokus menang
Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Upaya memulihkan hubungan dan memperkokoh stabilitas keamanan terus dilakukan di Kabupaten Dogiyai. Kedatangan tim dari Divpropam Mabes Polri tidak hanya
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung kembali sorot lemahnya pengawasan. Ternyata kejadian serupa sudah pernah terjadi sejak 1984 dan 2014.
FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

PSSI tengah seleksi ketat calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Empat negara Eropa gagal Piala Dunia ini bisa untuk masuk radar, siapa saja?

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Selengkapnya

Viral