News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Beras Turun, Apa Strategi Bulog Jaga Stabilitas ke Depan?

Harga beras mulai turun di banyak daerah. Bulog pastikan distribusi dan intervensi pasar tetap diperkuat demi menjaga stabilitas harga beras dan inflasi pangan.
Selasa, 9 September 2025 - 09:46 WIB
Ilustrasi beras.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com – Harga beras di sejumlah daerah mulai menunjukkan tren penurunan setelah sempat melonjak dalam beberapa bulan terakhir. Perum Bulog menegaskan akan terus menjaga stabilitas harga pangan, terutama beras, agar kondisi ini bisa bertahan dalam jangka panjang.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan intervensi yang dilakukan mulai menunjukkan hasil positif. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya wilayah yang mencatat penurunan harga beras.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ā€œKami akan terus memperkuat distribusi, memperluas pasar, dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar harga beras tetap terkendali,ā€ kata Rizal dalam keterangan di Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Data BPS: Tren Penurunan Makin Meluas

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras kini hanya 100 daerah, turun signifikan dari 214 daerah pada dua pekan sebelumnya.

Sebaliknya, tren penurunan harga beras semakin meluas. Dari yang sebelumnya hanya terjadi di 58 kabupaten/kota, kini jumlahnya meningkat menjadi 105 daerah.

Data tersebut menandakan bahwa program intervensi yang dilakukan Bulog bersama pemerintah mulai efektif dalam menahan laju kenaikan harga.

Strategi Bulog Redam Lonjakan Harga

Dalam sepekan terakhir, Bulog memperluas jaringan penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar-pasar strategis, termasuk yang masuk dalam panel Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) milik Kementerian Perdagangan.

Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat membeli beras dengan harga terjangkau di lokasi-lokasi utama yang memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan indeks harga.

Selain itu, Bulog juga memberikan perhatian khusus kepada 214 kabupaten/kota yang sebelumnya mengalami lonjakan harga. Wilayah tersebut kini menjadi prioritas intervensi, dengan penyaluran beras SPHP yang lebih masif guna menekan gejolak di tingkat konsumen.

Koordinasi Lintas Sektor

Bulog menekankan bahwa pengendalian harga pangan tidak bisa dilakukan sendiri. Rizal menyebut pihaknya aktif berkoordinasi dengan lintas kementerian dan lembaga, baik di pusat maupun daerah.

Strategi yang ditempuh mengusung konsep pentahelix, yaitu melibatkan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, ritel modern, pengecer di pasar tradisional, hingga koperasi desa.

ā€œKami tegaskan bahwa pengendalian inflasi pangan, khususnya beras, adalah hasil kerja bersama berkat koordinasi dan sinergi pentahelix,ā€ ucap Rizal.

Menjaga Momentum Positif

Meski tren harga beras menunjukkan penurunan, tantangan ke depan masih besar. Perubahan cuaca, distribusi logistik, hingga dinamika global bisa kembali menekan harga pangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, Bulog memastikan strategi intervensi pasar tetap berjalan konsisten. Fokus utama adalah menjaga pasokan beras agar tetap tersedia dan harga bisa diakses seluruh lapisan masyarakat.

Langkah berkesinambungan ini diharapkan tidak hanya menekan gejolak harga sementara, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Keuangan Zodiak 4 Mei 2026: Leo dan Pisces Ada Peluang Pemasukan Tambahan

Ramalan Keuangan Zodiak 4 Mei 2026: Leo dan Pisces Ada Peluang Pemasukan Tambahan

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 4 Mei 2026. Leo dan Pisces paling hoki soal uang, sementara zodiak lain perlu bijak atur pengeluaran dan ambil keputusan finansial.
Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Sama sekali tak singgung keinginan untuk kembali ke Timnas Indonesia, ternyata ini impian Pratama Arhan setelah resmi menyandang gelar S1 Sarjana Manajemen.
Culik Aktivis Kemanusiaan Gaza, Spanyol dan Brasil Kecam Keras Israel: Ini Pelanggaran Hukum Internasional

Culik Aktivis Kemanusiaan Gaza, Spanyol dan Brasil Kecam Keras Israel: Ini Pelanggaran Hukum Internasional

Israel kembali berulah dengan melakukan penculikan terhadap dua aktivis kemanusiaan Gaza yang merupakan Warga Negara Brasil dan Spanyol.
KDM Ungkap Fakta Penting Kerajaan Sunda, dari Pakuan Hingga Sumedang Larang

KDM Ungkap Fakta Penting Kerajaan Sunda, dari Pakuan Hingga Sumedang Larang

Penetapan Sumedang sebagai titik awal pelaksanaan Milangkala Tatar Sunda berlandaskan pada jejak sejarah yang masih dapat ditelusuri secara fisik.
Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

"Aturan baru" atas garis pantai di Teluk dan Selat HormuzĀ diterapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC)
Belum Usai dengan Iran, Trump Sebut akan Kerahkan Kapal Induk Ambil Alih Kuba

Belum Usai dengan Iran, Trump Sebut akan Kerahkan Kapal Induk Ambil Alih Kuba

Amerika Serikat kemungkinan akan mengerahkan kapal induk di lepas pantai untuk memaksa Kuba menyerah dan mengambil alihnya.

Trending

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Presiden RI, Prabowo Subianto mengisntruksikan kebijakan ojek online (ojol) berupa potongan tarif aplikator sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.
Selengkapnya

Viral