News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BSU Cair Lagi? Begini Cara Cek, Proses, dan Syarat Lengkap Penerima Bantuan Subsidi Upah 2025

BSU 2025 cair Rp600 ribu bagi pekerja terverifikasi. Simak cara cek penerima, syarat lengkap, dan proses pencairan BSU di September 2025.
Kamis, 11 September 2025 - 13:43 WIB
PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND masih terus menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada para pekerja di berbagai wilayah, termasuk Kota Batam.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Setelah penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 memasuki tahap akhir pada Agustus lalu, banyak pekerja masih bertanya-tanya: apakah BSU cair lagi pada September 2025? Pertanyaan ini muncul karena sebagian penerima belum sempat mencairkan dana bantuan tersebut, terutama yang salurnya lewat PT Pos Indonesia (Persero).

Hingga kini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) belum merilis pernyataan resmi mengenai penyaluran tambahan di September 2025. Namun, ada sejumlah informasi penting yang bisa menjadi panduan masyarakat terkait proses, syarat, hingga cara cek penerima BSU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BSU 2025 Sudah Disalurkan ke 15,95 Juta Pekerja

Mengutip data Kemnaker, dari target 17 juta pekerja, hanya 15,95 juta penerima yang berhasil diverifikasi. Banyaknya kasus gagal salur terjadi karena sejumlah pekerja tidak memenuhi syarat, seperti tidak aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, memiliki gaji di atas Rp3,5 juta, berstatus ASN, atau sudah terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Per 22 Juli 2025, realisasi BSU mencapai 89,71 persen dengan total 15,59 juta pekerja menerima bantuan. Meski begitu, ada perpanjangan pencairan hingga pertengahan Agustus 2025 agar penerima tetap bisa mengambil haknya di kantor pos.

Apakah Ada BSU Cair Lagi September 2025?

Sejauh ini, belum ada informasi resmi dari Kemnaker terkait pencairan BSU tambahan pada September 2025. Anggaran sebesar Rp6,88 triliun yang dialokasikan pemerintah diprioritaskan untuk penyaluran periode Juni–Agustus 2025.

Meski begitu, DPR RI telah mendorong adanya evaluasi menyeluruh desain BSU, termasuk kemungkinan memperluas cakupan penerima agar lebih tepat sasaran. Hal ini membuka peluang adanya perubahan skema bantuan di masa mendatang.

Besaran Dana BSU 2025

BSU 2025 hanya diberikan sekali, dengan nilai Rp300 ribu per bulan untuk dua bulan yang disalurkan sekaligus. Artinya, setiap penerima berhak menerima total Rp600 ribu. Skema ini sudah diatur dalam Permenaker RI Nomor 5 Tahun 2025 Pasal 6 ayat (1).

Syarat Penerima BSU 2025

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan Permenaker RI Nomor 5 Tahun 2025, penerima BSU wajib memenuhi syarat berikut:

  1. WNI dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sah.

  2. Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025.

  3. Menerima gaji maksimal Rp3,5 juta per bulan.

  4. Tidak berstatus sebagai ASN, TNI, maupun Polri.

  5. Tidak sedang menerima bantuan sosial lain seperti PKH.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cegah Virus Nipah Masuk ke Bali, Ini yang dilakukan Pemerintah Bali

Cegah Virus Nipah Masuk ke Bali, Ini yang dilakukan Pemerintah Bali

Pengawasan terhadap kondisi kesehatan wisatawan yang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, diperketat sejak munculnya virus nipah.
Top 3 Al Nassr: Ronaldo Mogok Main, Jorge Jesus Disebut Ogah Lanjut Jadi Pelatih Al Nassr, hingga Biaya 'Angkut' CR7 ke MLS hingga Klub Eropa

Top 3 Al Nassr: Ronaldo Mogok Main, Jorge Jesus Disebut Ogah Lanjut Jadi Pelatih Al Nassr, hingga Biaya 'Angkut' CR7 ke MLS hingga Klub Eropa

Berikut tiga artikel pilihan terpopuler seputar Al Nassr yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Jadwal Coppa Italia Antara Inter Milan Vs Torino di ANTV: Nerazzurri Sulit Fokus Gara-Gara Jay Idzes Cs

Jadwal Coppa Italia Antara Inter Milan Vs Torino di ANTV: Nerazzurri Sulit Fokus Gara-Gara Jay Idzes Cs

Coppa Italia akan kembali disiarkan di ANTV, dengan kali ini adalah Inter Milan akan menghadapi Torino. Namun, Nerazzurri harus membagi fokus karena harus menghadapi Jay Idzes dan kolega.
Sadis! Pria di Selorejo Blitar Tega Aniaya Istri hingga Tewas, Selang Tiga Meter Jadi Bukti

Sadis! Pria di Selorejo Blitar Tega Aniaya Istri hingga Tewas, Selang Tiga Meter Jadi Bukti

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Blitar resmi mengamankan Rasipan (44), warga Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.
Langgar Perlintasan Kereta, Mobil Terlibat Insiden di Cilacap

Langgar Perlintasan Kereta, Mobil Terlibat Insiden di Cilacap

Insiden kecelakaan mobil di perlintasan sebidang JPL 04 Kesugihan-Karangkandri, Kabupaten Cilacap, Rabu pagi, terjadi akibat pelanggaran pengguna jalan yang menerobos palang tertutup saat kereta api melintas.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT