GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Soekarno Terpuruk pasca Tragedi G30S PKI, Kekuasaan dan Pamor Semakin Jatuh hingga Ditahan seperti Penjahat

Kisah kekuasaan hingga pengaruh Presiden ke-1 RI, Soekarno setelah pemberontakan G30S PKI semakin terperosok di era rezim Soeharto usai menjabat Presiden ke-2 RI.
Senin, 15 September 2025 - 02:01 WIB
Presiden Soekarno
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Tragedi G30S PKI meruntuhkan rezim kekuasaan Presiden ke-1 RI, Ir. Soekarno.

Kejatuhan Soekarno setelah insiden Gerakan 30 September PKI pada 1965, momen ini membuat rezim Soeharto berhasil mengambilalih kekuasaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, tragedi G30S Partai Komunis Indonesia (PKI) merupakan sejarah kelam dalam sejarah Indonesia.

Tragedi G30S PKI berlangsung pada 30 September hingga 1 Oktober 1965. Pada momen ini, banyak korban jiwa berjatuhan.

Tujuh Pahlawan Revolusi yang menantang tujuan utama PKI harus tewas dan dikubur dalam satu tempat yakni di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Tak heran, kehadiran mereka dianggap menjadi penghalang PKI berencana mengkudeta kekuasaan dan pemerintahan Presiden Soekarno.

Terlebih lagi, PKI menginginkan Indonesia menggunakan sistem ideologi Komunis.

Namun, proses eksekusi tragedi ini berakhir gagal usai pasukan penumpasan di bawah komando Mayjen Soeharto sukses membunuh sejumlah pentolan G30S PKI.

Walau begitu, kegagalan G30S PKI sangat berdampak pada kekuasaan Soekarno, seperti kejatuhan pemerintahannya akibat tragedi kelam ini.

Setelah pemberontakan G30S PKI juga menjadi awal mula rezim Soeharto yang menjabat sebagai Presiden ke-2 RI pada 1967.

Pengaruh Soekarno Memudar setelah G30S PKI

Sosok Soekarno dan Soeharto
Sosok Soekarno dan Soeharto
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

 

Merujuk dari buku Jalan Terjal Perubahan Dari Ajudan Soekarno Sampai Wantimpres Joko Widodo (80 Tahun Sidarto Danusubroto) terbitan Kompas Gramedia tahun 2016, membagikan kondisi kekuasaan Soekarno semakin luntur.

Kelunturan ini sangat terasa setelah Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada 11 Maret 1966 diberikan Soekarno kepada Soeharto.

Buku tersebut pun membagikan tulisan di mana seluruh gelagat Soekarno dalam tahanan masuk dalam pengawasan di era kekuasaan rezim Soeharto.

Bahkan saat itu, pengawal Soekarno juga tak mengikuti perintah dari sang Presiden.

Pada 16 Agustus 1967, Satuan Tugas Polisi Militer Angkatan Darat (Satgas Pomad) menggantikan pengawal pribadi Soekarno, yakni Datasemen Kawal Pribadi (DKP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi kekuasaan Soekarno semakin memudar, Presiden ke-1 RI itu juga terpuruk usai keruntuhan DKP.

Tak ayal, DKP sudah menjadi satu kesatuan bagi Soekarno, kelompok ini penjaga Soekarno paling depan sebelum momen Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rahasia Restoran Buat Daging Kurban Jadi Lebih Juicy, Lembut, dan Anti Capek Ngunyah

Rahasia Restoran Buat Daging Kurban Jadi Lebih Juicy, Lembut, dan Anti Capek Ngunyah

Ini dia rahasia bikin daging kurban selembut hidangan restoran. Cukup pakai bahan alami dan sederahan di dapur, daging jadi empuk, juicy, dan lumer di mulut!
Justin Hubner Disebut Cocok Gantikan Jay Idzes di Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday, Yussa Nugraha: Keras, Agresif, Berani

Justin Hubner Disebut Cocok Gantikan Jay Idzes di Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday, Yussa Nugraha: Keras, Agresif, Berani

Jay Idzes telah mengunggah pengumuman bahwa dirinya akan absen mengemban tugas di Timnas Indonesia untuk melawan Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026.
Viral Kasus Prihantini dkk Diduga 'Liburan Gratis' Lewat Seminar Dunia, Begini Mekanisme Travel Grant ISPPD

Viral Kasus Prihantini dkk Diduga 'Liburan Gratis' Lewat Seminar Dunia, Begini Mekanisme Travel Grant ISPPD

Viral kasus Prihantini membuat publik menyoroti ketatnya mekanisme Travel Grant ISPPD yang diprioritaskan bagi peneliti muda dan presenter abstrak.
Libur Sekolah Jadi Momen Emas Keluarga, Paksu dan Bunda Simak Tips Traveling Aman Bersama Anak

Libur Sekolah Jadi Momen Emas Keluarga, Paksu dan Bunda Simak Tips Traveling Aman Bersama Anak

Di Indonesia, momentum libur sekolah diprediksi bisa mendongkrak mobilitas wisatawan domestik sepanjang pertengahan 2026. Liburan bersama anak bukan hanya
Megawati Hangestri Belum Debut di Hyundai Hillstate, tapi Sudah Terancam Kehilangan Separuh Musim di Liga Korea

Megawati Hangestri Belum Debut di Hyundai Hillstate, tapi Sudah Terancam Kehilangan Separuh Musim di Liga Korea

Karier baru Megawati Hangestri bersama Hyundai Hillstate mendadak dibayangi polemik panas di Liga Voli Korea. Megatron terancam tak bisa tampil separuh musim.
Jay Idzes Fix Absen, Pemain Lokal Rp11 Miliar Ini Bisa Isi Kekosongan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Lawan Oman dan Mozambik

Jay Idzes Fix Absen, Pemain Lokal Rp11 Miliar Ini Bisa Isi Kekosongan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Lawan Oman dan Mozambik

Di tengah ramainya perbincangan mengenai pemain yang cocok menggantikan Jay Idzes, ada satu nama yang disebut Yussa Nugraha bisa mengisi kekosongan tersebut.

Trending

Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Belakangan ini, sebagian publik dikejutkan dengan viralnya di media sosial, terkait jual daging kurban di media sosial. Sontak, insiden itu memicu komentar
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tidak hanya Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman yang angkat bicara soal pembelian hewan kurban Presiden Prabowo Subianto menggunakan APBN. Namun, DPP IMM ikut
Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Tangerang resmi meraih predikat Akreditasi UNGGUL berdasarkan Keputusan Dewan Eksekutif LAMSPAK Nomor 156/AK.03.05/2026 tanggal 25 Mei 2026.
Media Vietnam Sebut Timnasnya Tertekan Gara-gara John Herdman Panggil Pemain-pemain Andalan ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnasnya Tertekan Gara-gara John Herdman Panggil Pemain-pemain Andalan ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

John Herdman membuat salah satu media Vietnam mulai khawatir dengan kekuatan timnasnya. Pasalnya, Herdman memanggil pemain-pemain andalan ke Timnas Indonesia.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Selengkapnya

Viral