News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Peran Dua Oknum TNI dalam Kasus Penculikan-Pembunuhan Kacab BRI, Ternyata Bukan Cuma Jadi Perantara Penculik

Terungkap peran dua orang oknum TNI yang terlibat dalam penculikan-pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta. Selain jadi perantara juga...
Selasa, 16 September 2025 - 14:50 WIB
Pegawai salah satu Bank BUMN di Cempaka Putih tewas terlilit lakban di persawahan di Bekasi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Danpomdam Jaya Kolonel CPM Donny Agus menjelaskan peran dua orang oknum TNI yang terlibat dalam penculikan sekaligus pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta (37).

Diketahui, dua oknum TNI yang terlibat dalam kasus ini yakni Sersan Kepala (Serka) N dan Kopral Dua (Kopda) F.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan, mulanya Serka N didatangi oleh salah satu tersangka kasus ini yaitu JP. Oknum TNI itu diminta menjemput seseorang untuk dihadapkan ke bosnya yaitu tersangka lain, DH.

"Selanjutnya, Serka N menelpon kepada Kopda F, oknum AD untuk meminta Kopda F membantu melaksanakan kegiatan penjemputan terhadap seseorang yang diminta DH tadi," kata Donny, dalam konferensi pers, Selasa (16/9/2025).

Setelah itu, JP, Serka N, dan Kopda F bertemu di sebuah kafe untuk menjelaskan pekerjaan yang akan dilakukannya sekaligus imbalannya.

Pada 19 Agustus 2025, Serka N kemudian bertanya apakah Kopda F bersedia melakukan pekerjaan itu. Ia pun menyanggupinya dan meminta uang operasional.

"Pada hari Rabu 20 Agustus, Serka N bertemu dengan JP di salah satu bank swasta Jakarta Timur, saat itu saudara JP menyerahkan sejumlah uang tunai sebanyak Rp95 juta," katanya lagi

Aksi penculikan pun dimulai dengan mengikuti korban. Pada siang hari, JP mengabarkan kepada Kopda F bahwa korban sedang berada di wilayah Pasar Rebo.

Kopda F kemudian menggunakan mobil lain bersama tim-nya berjumlah empat orang, mengejar korban ke pusat perbelanjaan yang dimaksud.

Kendaraan tersebut kemudian diparkirkan ke kendaraan korban. Pada pukul 16.30 WIB, salah satu pelaku penculikan memanggil korban dan memasukkan ke dalam mobil tersebut.

Selama di dalam mobil, korban kemudian melakukan pemberontakan. Serka N juga sempat menahan dada korban agar tidak memberontak.

Tim penculik ini menunggu arahan dari JP terkait pihak lain yang akan menjemput korban. Namun, tim penjemput itu tidak kunjung hadir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akhirnya, korban yang terus memberontak dan dipukuli sudah dalam kondisi lemas. 

"Namun, karena tim tidak datang dan korban terus melakukan perlawanan dan diduga juga dalam kondisi yang lemas," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral