GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasar Radio Dalam Mati Suri, Tunggakan Kios Pedagang Lama Dibebankan ke Pedagang Baru: Enggak Adil!

Suasana Pasar Radio Dalam, Jakarta Selatan, kini bak pasar mati suri. Pintu-pintu besi kios berkarat, sebagian digembok rapat dengan segel dari PD Pasar Jaya.
Kamis, 18 September 2025 - 19:01 WIB
Suasana Pasar Radio Dalam, Jakarta Selatan, kini bak pasar mati suri.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Suasana Pasar Radio Dalam, Jakarta Selatan, kini bak pasar mati suri. Pintu-pintu besi kios berkarat, sebagian digembok rapat dengan segel dari Perusahaan Umum Daerah (PD) Pasar Jaya.

Lorong-lorong lengang, hanya sesekali terdengar suara pedagang yang masih bertahan. Di balik kios kosong itu tersimpan persoalan berlapis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepinya pembeli membuat banyak pedagang angkat kaki, meninggalkan tunggakan iuran bertahun-tahun. Ironisnya, beban itu justru diwariskan kepada pedagang baru yang ingin masuk.

“Harusnya yang nunggak ditagih ke pedagang lama, jangan dilimpahin ke yang baru. Itu bikin orang jadi mikir dua kali buat masuk. Akhirnya kios tetap kosong,” keluh Roy (35), pedagang sayur yang sudah menggelontorkan lebih dari Rp50 juta untuk dua kiosnya.

Suasana Pasar Tradisional Radio Dalam, Jakarta Selatan, siang itu tampak lengang.
Suasana Pasar Tradisional Radio Dalam, Jakarta Selatan, siang itu tampak lengang.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

 

Roy menyebut, biaya resmi iuran sebenarnya tidak besar, sekitar Rp125 ribu per kios per bulan. Tapi dengan pasar yang sepi, bahkan angka kecil pun terasa menyesakkan.

“Kalau rame, pedagang pasti mau bayar. Tapi sekarang, kios kosong, segel di mana-mana, kita seperti berjuang sendirian,” katanya.

Hal senada disampaikan Sulistyo, pedagang ayam kampung. Ia menyebut PD Pasar Jaya terlalu cepat menyegel tanpa memberi solusi.

“Ada yang sampai empat tahun nggak bayar, lalu disegel. Tapi habis itu kosong begitu saja. Nggak ada upaya bikin pasar rame lagi,” ujarnya.

Pedagang mendesak PD Pasar Jaya untuk tidak sekadar mengandalkan penarikan iuran dan penyegelan kios.

Mereka menuntut langkah kreatif agar pasar kembali hidup: promosi, perbaikan fasilitas, dan penataan ulang lapak.

“Segel itu cuma bikin pasar makin mati. Kalau mau pedagang lancar bayar, bikin dulu pasarnya rame,” tegas Sulistyo.

*Berharap Pasar Jaya Punya Solusi yang Berpihak kepada Rakyat*

Bahkan, Sulistyo berharap Pasar Jaya memiliki solusi yang berpihak kepada rakyat kecil.

"Ini Pasar Jaya sebagai bagian dari Pemerintah semestinya memikirkan juga nasib-nasib orang kecil kaya kita, masa mau dagang aja di pasar mesti ditarikin uang puluhan juta tunggakan orang lama. Ini kan gak adil. Mestinya Pasar Jaya punya solusi kebijakan yang lebih baik daripada menarikan uang dari rakyat kecil," tandasnya. (rpi/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari kompetisi domestik. Striker Persipura, Reno Salampessy, curi perhatian John Herdman dengan cetak 2 gol.
Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Polres Probolinggo bentuk tim khusus untuk menangani kasus tujuh koper wisatawan mancanegara asal Thailand yang hilang di kawasan Gunung Bromo.
Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN memprediksi awal Ramadhan 2026 di Indonesia berpotensi jatuh 19 Februari karena perbedaan pendekatan hilal global dan hilal lokal.
Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menyindir insiden yang terjadi dalam laga Derby d’Italia pada 2021 silam. Pada saat itu, sebuah diving dari Juan Cuadrado sukses membawa Juventus menang.
Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah preman berkedok juru parkir liar diringkus tim kepolisian di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (16/2/2026).
Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Capaian ini semakin memperkuat posisi BRI Group sebagai institusi keuangan nasional yang konsisten menghadirkan instrumen pendanaan berbasis ESG

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT