News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Revisi KUHAP, Komisi III DPR RI Sebut Sistem Peradilan Pidana Belum Bisa Bedakan Pengguna dan Bandar Narkoba

Komisi III DPR RI sebut penanganan kasus narkotika dalam sistem peradilan pidana Indonesia masih belum mampu membedakan antara pengguna dan bandar narkoba. 
Minggu, 21 September 2025 - 14:12 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Wayan Sudirta.
Sumber :
  • Dok Parlemen

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, menyebut penanganan kasus narkotika dalam sistem peradilan pidana Indonesia masih belum mampu membedakan secara tegas antara pengguna dan bandar narkoba

Menurutnya, masalah ini menjadi salah satu penyebab utama tingginya tingkat kepadatan lembaga pemasyarakatan (Lapas) di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sudirta menyoroti hal ini saat dirinya melakukan kunjungan kerja ke Polda Jawa Timur untuk menyerap masukan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP).

Ilustrasi Sabu-sabu
Ilustrasi Sabu-sabu
Sumber :
  • Istimewa

 

Sudirta menyebut pendekatan terhadap kejahatan narkotika harus dibedakan antara pengguna sebagai korban dan bandar sebagai pelaku utama.

“Pengguna narkoba harusnya direhabilitasi, bukan dipenjara. Sementara bandar dan pengedar besar harus dihukum berat, bahkan hukuman mati,” kata dia, dikutip Minggu (21/9/2025).

“Dua pendekatan inilah yang terbukti berhasil di negara-negara seperti Portugal,” lanjutnya.

Politisi PDIP ini menilai penjara bukan menjadi solusi ideal bagi pengguna narkoba. 

Dia mengatakan, pengguna merupakan korban dari jaringan peredaran gelap narkotika, yang seharusnya mendapatkan pemulihan, bukan hukuman pidana.

Sementara, hukuman tegas seperti hukuman mati harus diterapkan kepada bandar narkoba sebagai bentuk penegakan hukum yang kuat dan memberi efek jera.

“Kalau dua konsep ini diterapkan secara serius, penjara bisa kosong. Di Eropa, beberapa penjara bahkan sudah berubah fungsi karena tidak lagi dipenuhi narapidana narkoba,” jelas Sudirta.

Lebih lanjut, dia menilai penegakan hukum untuk kasus narkoba saat ini masih belum konsisten dan cenderung mengabaikan prinsip keadilan substantif.

Pasalnya, masih banyak kasus di mana pengguna dijerat pasal berat dan diperlakukan setara dengan bandar. Hal ini berdampak pada angka overkapasitas lapas yang semakin mengkhawatirkan.

“Kita harus bisa bedakan antara pengguna yang bisa direhabilitasi dengan bandar yang harus dihukum berat. Kalau ini tidak dibedakan, maka upaya pemberantasan narkoba akan terus gagal,” tandasnya. (saa/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Timnas Indonesia Abroad: Kembali ke Como, Emil Audero Dilirik Juventus

Bursa Transfer Timnas Indonesia Abroad: Kembali ke Como, Emil Audero Dilirik Juventus

Agen dari Emil Audero, Manuel Montipo menyebut sang kiper kembali ke klub induknya, Como 1907. Di saat yang sama, Emil Audero dilirik oleh berbagai klub besar Serie A. 
Tak Tutupi Lagi, Legenda Real Madrid Raul Gonzalez Blak-blakan Buka Kans Menjadi Pelatih Timnas Indonesia

Tak Tutupi Lagi, Legenda Real Madrid Raul Gonzalez Blak-blakan Buka Kans Menjadi Pelatih Timnas Indonesia

Legenda Real Madrid, Raul Gonzalez mengaku buka kans sebagai pelatih Timnas Indonesia meski di masa depan. Ia meyakini Garuda bisa tampil di ajang Piala Dunia.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Penyelundupan 32 Kg Sabu Malaysia Digagalkan di Dumai, Empat Tersangka Terancam Hukuman Mati

Penyelundupan 32 Kg Sabu Malaysia Digagalkan di Dumai, Empat Tersangka Terancam Hukuman Mati

Tindakan tegas menanti empat tersangka penyelundupan narkotika di wilayah hukum Polres Dumai. 
Kejagung Periksa Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Besok Terkait Korupsi Program MBG

Kejagung Periksa Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Besok Terkait Korupsi Program MBG

Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, Kamis (18/6). 
Daftar Pemain Timnas Voli Putri Indonesia U-18 untuk Princess Cup dan AVC U-18 Girls Championship 2026: Ada Arimbi Hingga Khanza Putri

Daftar Pemain Timnas Voli Putri Indonesia U-18 untuk Princess Cup dan AVC U-18 Girls Championship 2026: Ada Arimbi Hingga Khanza Putri

Berikut daftar pemain Timnas Voli Putri Indonesia U-18, yang akan tampil di dua turnamen yang digelar di Asia.

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia kembali dapat sorotan media Vietnam menjelang bergulirnya berbagai turnamen internasional pada 2026. Tambahan dua pemain anyar jadi perhatian.
4 Ide Outfit Musim Panas ala Fuji, dari Glamour Monaco sampai Santai di Malaysia

4 Ide Outfit Musim Panas ala Fuji, dari Glamour Monaco sampai Santai di Malaysia

Intip 4 ide outfit musim panas ala Fuji, dari quiet luxury di Monaco hingga gaya kasual Y2K di Malaysia, lengkap dengan tips memilih busana sesuai cuaca tropis.
Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Timnas Norwegia meraih kemenangan meyakinkan atas Irak di Piala Dunia 2026. Erling Haaland pun menjadi bintang dalam pertandingan kali ini.
Selengkapnya

Viral