News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demo Hari Tani Nasional: Petani Ubi Kayu hingga SPI Padati Monas

Ribuan petani demo di Monas peringati Hari Tani Nasional ke-65. Polisi sambut massa dengan tumpeng dan pengamanan humanis agar aksi berlangsung kondusif.
Rabu, 24 September 2025 - 12:34 WIB
Aksi Hari Tani Nasional
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Aksi unjuk rasa ribuan petani berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2025), dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional ke-65. 

Massa yang tergabung dalam berbagai kelompok tani disambut langsung oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono dan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi Sambut dengan Ucapan Selamat dan Tumpeng

Sekitar pukul 10.30 WIB, Brigjen Dekananto bersama Kombes Susatyo menemui massa petani yang sudah berkumpul di sekitar Monas. Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pimpinan kepolisian memberikan ucapan selamat Hari Tani ke-65 sebagai bentuk penghormatan kepada para petani.

“Pak Wakapolda dan Kapolres Metro Jakpus menyambut dan memberikan ucapan selamat Hari Tani ke-65,” kata Ade Ary.

Tidak berhenti di situ, polisi juga memberikan logistik berupa tumpeng, air mineral, dan roti kepada para peserta aksi. Tumpeng tersebut diterima langsung oleh perwakilan massa dari Perkumpulan Petani Ubi Kayu Indonesia (PPUKI), Koalisi Nasional untuk Reformasi Agraria (KNARA), serta Serikat Petani Indonesia (SPI).

Ade Ary menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang menyuarakan aspirasinya. “Kami hadir bukan hanya melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada saudara-saudara kami,” ujarnya.

Antusias Massa di Tengah Cuaca Panas

Pemberian logistik dari polisi disambut antusias oleh para peserta aksi. Di tengah cuaca terik, air mineral yang dibagikan membantu massa menghilangkan dahaga. Suasana kondusif terlihat di sekitar Monas, dengan interaksi hangat antara aparat kepolisian dan para petani.

Polda Metro Jaya menurunkan ribuan personel untuk mengawal jalannya aksi. Pengamanan dilakukan agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum.

Komitmen Pengamanan Humanis

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menekankan pentingnya pengamanan aksi dengan cara humanis dan profesional. Ia menegaskan bahwa anggota Polri tidak boleh melakukan tindakan represif yang berpotensi menimbulkan kericuhan.

“Pengamanan unjuk rasa tidak boleh menimbulkan kerusuhan maupun kerusakan fasilitas umum. Anggota harus sabar dan terukur,” kata Irjen Asep.

Ia juga memastikan bahwa personel di lapangan tidak dibekali senjata api. Sementara penggunaan gas air mata hanya diperbolehkan sesuai prosedur operasi standar (SOP) dan dengan izin langsung dari Kapolda.

“Semua tindakan wajib dalam satu komando tanpa inisiatif pribadi,” tegasnya.

Makna Hari Tani Nasional ke-65

Hari Tani Nasional diperingati setiap 24 September sebagai momentum untuk menghargai peran petani dalam ketahanan pangan nasional. Tahun ini, peringatan memasuki usia ke-65, dengan tema besar mendorong reformasi agraria dan kesejahteraan petani.

Kelompok-kelompok tani yang hadir, seperti SPI, KNARA, dan PPUKI, menyuarakan aspirasi agar pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan petani, akses lahan, serta dukungan kebijakan pertanian yang berkelanjutan.

Lalin Sekitar Monas Dialihkan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi peringatan Hari Tani Nasional juga berdampak pada rekayasa lalu lintas di sekitar Monas dan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Polisi melakukan pengalihan arus kendaraan untuk mengantisipasi kepadatan.

Meski begitu, suasana aksi berlangsung tertib dengan pengawalan ketat aparat. Kombinasi pengamanan humanis dan pelayanan berupa pemberian logistik dari polisi membuat suasana aksi tetap kondusif. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Hadapan Dedi Mulyadi, Adik Aman Yani Sebut Uyat Pernah Disuruh Ririn Menyamar Demi Cairkan Dana Pensiun

Di Hadapan Dedi Mulyadi, Adik Aman Yani Sebut Uyat Pernah Disuruh Ririn Menyamar Demi Cairkan Dana Pensiun

​​​​​​​Di hadapan Dedi Mulyadi, adik Aman Yani ungkap Uyat sempat diminta Ririn menyamar demi cairkan dana pensiun serta kronologi pertemuan mereka.
Kepintaran Anak Desa Kusu Langsung Diuji Sherly Tjoanda, Gubernur Malut Langsung Beri Pertanyaan Hitung-hitungan

Kepintaran Anak Desa Kusu Langsung Diuji Sherly Tjoanda, Gubernur Malut Langsung Beri Pertanyaan Hitung-hitungan

Gubenrur Sherly Tjoanda pernah mengunjungi Desa Kusu, Kepulauan Tidore, Maluku. Ada momen lucu terjadi karena ia menguji kepintaran anak-anak di sana.
Jadwal Timnas Indonesia U-17 Vs Qatar di Piala Asia U-17 2026: Selangkah Lagi Lolos ke Piala Dunia U-17 2026

Jadwal Timnas Indonesia U-17 Vs Qatar di Piala Asia U-17 2026: Selangkah Lagi Lolos ke Piala Dunia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Qatar dalam laga selanjutnya di Piala Asia U-17 2026. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto hanya selangkah lagi dari tiket lolos ke Piala Dunia U-17 2026.
Rusia-Ukraina Umumkan Gencatan Senjata, Sekjen PBB Harap Akan Berhasil

Rusia-Ukraina Umumkan Gencatan Senjata, Sekjen PBB Harap Akan Berhasil

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berharap gencatan senjata yang diumumkan oleh Rusia dan Ukraina dapat terlaksana dengan sukses, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric, Selasa (5/5).
Dedi Mulyadi Ditangisi Pemilik Warung yang Kiosnya Dibakar Saat May Day, KDM Turun Tangan Lunasi Utang hingga Beri Pekerjaan Baru

Dedi Mulyadi Ditangisi Pemilik Warung yang Kiosnya Dibakar Saat May Day, KDM Turun Tangan Lunasi Utang hingga Beri Pekerjaan Baru

Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta, belum termasuk uang tunai yang ikut terbakar.
Tegas! Dedi Mulyadi Tidak Mau Lihat Kabel Gelantungan di Jalan-Jalan Kota

Tegas! Dedi Mulyadi Tidak Mau Lihat Kabel Gelantungan di Jalan-Jalan Kota

Tegas, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak mau lagi melihat ada kabel bergelantungan di jalan-jalan kota.

Trending

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Selengkapnya

Viral