GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris! Pemuka Agama di Bekasi Lakukan Aksi Bejat pada Anak Usia Sekolah Dasar

Astagfirullah, korban dari pelecehan seksual di Bekasi ini terdapat 2 anak. Mereka yang tak lain ialah anak angkat dan keponakan.
Jumat, 26 September 2025 - 07:08 WIB
Miris! Pemuka Agama di Bekasi Lakukan Aksi Bejat pada Anak Usia Sekolah Dasar
Sumber :
  • Ilustrasi antara

Jakarta, tvOnenews.com- Miris baru-baru ini dimedia sosial (Medsos) diramaikan dengan isu pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di Bekasi.  

Miris! Pemuka Agama di Bekasi Lakukan Aksi Bejat pada Anak Usia Sekolah Dasar
Miris! Pemuka Agama di Bekasi Lakukan Aksi Bejat pada Anak Usia Sekolah Dasar
Sumber :
  • Ilustrasi antara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Isu pelecehan seksual ini mencuat karena sempat ditayangkan dalam YouTube Richard Lee yang disapa dr Richard Lee, pada Kamis (25/9). Sayangnya tayangan itu sudah menghilang. 

Kedua korban diundang dalam podcast tersebut dengan mengenakan topeng untuk menutupi wajah mereka. Sebagai korban pelecehan seksual sudah melaporkan ke pihak berwajib. 

Paling mengagetkan, kata Richard Lee Pelaku merupakan pemuka agama, sering disapa Kiyai. Disebutkan kalau dia menjabat sebagai Ketua FPAU (Forum Penjaga Alim Ulama). 

Astagfirullah! Pria Disapa Kiyai Diduga Lakukan Pelecehan ke Anak Angkat dan Ponakan di Bekasi, Richard Lee Beri Penjelasan
Astagfirullah! Pria Disapa Kiyai Diduga Lakukan Pelecehan ke Anak Angkat dan Ponakan di Bekasi, Richard Lee Beri Penjelasan
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ Youtube Richard Lee

 

"Ini ada pencabulan yang dilakukan oleh ulama terkemuka di Bekasi bernama M*seorang kiyai dan juga menjabat Ketua Forum Penjaga Alim Ulama (FPAU)," kata Richard Lee diYouTubenya.

"Kamu dilecehin?," tanya Richard Lee ke Salwa, korban pertama bercerita setelah membacakan identitas pelaku. 

"Iya, aku pertama kali aku lakuin oral pas kelas 6 SD," jawab Salwa, dikuti dari Youtube Richard Lee, Kamis (25/9).

Aksi bejat pelaku yang melainkan Uwa atau paman dari korban, tega melakukan pelecehan tersebut pada anak usai di bawah umur. 

Bahkan tak tanggung-tanggung, pelaku juga melakukan aksi tak senonoh lainnya yaitu menyentuh dan mencium serta memeluk korban.

Salwa sebagai korban, juga mengaku kalau terpaksa tinggal bersama pelaku satu atap karena arahan orang tuanya. 

Sementara korban kedua yang merupakan anak angkat juga mengalami pelecehan seksual. Namun terjeda aksinya karena sang anak masuk Pesantren.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pertama kali ku disuruh oral seks dan peluk cium bersetubuh. saya adalah ponakan. aku posisinya di mobil lagi dianter sekolah," ungkap Salwa.

"Jadi pas kelas 6 sd itu sempat tinggal karena Zulfa pesantren, aku disuruh temenin ibunya zulfa (anak angkat jadi korban juga). aku panggil dia Uwa. Saya disuruh lakukan itu dipaksa," ceritanya lagi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia
Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Media Korea Selatan soroti reaksi pelatih Red Sparks Ko Hee-jin setelah mantan anak asuhnya Megawati Hangestri berlabuh ke tim rival Suwon Hyundai Hillstate.
Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Polemik omba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalbar, pernyataan tegas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait cara pandang “klenik” terhadap situs sejarah Sunda, hingga kisah
Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

Persoalan lahan PT Raya Sawit Manunggal (RSM) dibawah naungan BGA Group di Kabupaten Ketapang kembali memanas.
Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Dalam kunjungannya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda menaruh perhatian serius pada kondisi kesehatan anak-anak Suku Togutil yang hidup jauh dari peradaban modern.
Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar sementara pemain diaspora Timnas Indonesia mulai terbongkar, tiga nama mencuat setelah John Herdman memantau enam talenta muda dari empat negara.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral