GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Dalami Peran Rektor USU di Kasus Pembangunan Jalan Sumut

KPK dalami peran Rektor sekaligus Guru Besar Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara Prof. Muryanto Amin di kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumut.
Jumat, 26 September 2025 - 07:34 WIB
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendalami peran Rektor sekaligus Guru Besar Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara Prof. Muryanto Amin dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumut.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan pendalaman tersebut dilakukan sebab Muryanto Amin disebut menjadi anggota tim bayangan efisiensi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sumut tahun 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada yang tanya juga ke saya kalau tidak salah. Itu kan beda keahliannya selama ini, ya itu yang kami dalami, apakah dia memang di-hire (direkrut, red.) itu karena expert (ahli, red.), karena memang keahliannya di bidang penganggaran, ataukah ada masalah lain gitu,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, mengutip Antara pada Jumat.

Asep memandang bila tim tersebut berkaitan dengan kasus pembangunan jalan di Sumut, maka seharusnya ada ahli yang mengerti anggaran, ahli teknik, hingga akuntan.

Oleh sebab itu, dia menjelaskan kembali KPK akan mendalami Muryanto Amin yang merupakan ahli ilmu politik, dan perannya dalam kasus tersebut.

“Nah jadi kami dalami itu, atau ada hal lain yang maksudnya begini, ternyata dia bukan expert, bukan, tetapi karena kedekatan gitu. Nah itu yang akan kami dalami dari yang bersangkutan,” jelasnya.

Sebelumnya, pada 26 Juni 2025, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumut, dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.

Selanjutnya, pada 28 Juni 2025, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus yang terbagi menjadi dua klaster tersebut, yakni Kepala Dinas PUPR Sumut Topan Obaja Putra Ginting (TOP), Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Gunung Tua Dinas PUPR Sumut merangkap pejabat pembuat komitmen Rasuli Efendi Siregar (RES), PPK di Satker PJN Wilayah I Sumut Heliyanto (HEL), Dirut PT Dalihan Natolu Group Muhammad Akhirun Piliang (KIR), dan Direktur PT Rona Na Mora Muhammad Rayhan Dulasmi Piliang (RAY).

Klaster pertama berkaitan dengan empat proyek pembangunan jalan di lingkungan Dinas PUPR Sumut, sedangkan klaster kedua terkait dua proyek di Satker PJN Wilayah I Sumut. 

Total nilai enam proyek di dua klaster tersebut sekitar Rp231,8 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk peran para tersangka, KPK menduga Akhirun dan Rayhan Piliang sebagai pemberi dana suap. Sementara penerima dana di klaster pertama adalah Topan Ginting dan Rasuli Efendi Siregar, sedangkan di klaster kedua adalah Heliyanto.

Sementara Rektor USU sempat dipanggil oleh KPK sebagai saksi pada 15 Agustus 2025, tetapi yang bersangkutan tidak hadir.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terkuak Penyebab Garuda Indonesia Rugi Rp5,42 Triliun di 2025, Armada Rusak hingga Biaya Membengkak Jadi Biang Kerok

Terkuak Penyebab Garuda Indonesia Rugi Rp5,42 Triliun di 2025, Armada Rusak hingga Biaya Membengkak Jadi Biang Kerok

Garuda Indonesia rugi Rp5,42 triliun di 2025. Armada tak siap terbang, biaya tinggi, dan rupiah melemah jadi penyebab utama.
Pasokan Energi Global Terancam Bergejolak, Kemhan Lakukan Penghematan BBM

Pasokan Energi Global Terancam Bergejolak, Kemhan Lakukan Penghematan BBM

Kemhan melakukan langkah penghematan bahan bakar minyak (BBM) di tengah kondisi geopolitik global akibat perang antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.
Alex Pereira Buka Suara soal Rencana Pensiun, Pilih Bertahan di Kelas Berat UFC

Alex Pereira Buka Suara soal Rencana Pensiun, Pilih Bertahan di Kelas Berat UFC

Alex Pereira menegaskan bahwa setelah meraih gelar di kelas menengah dan kelas berat ringan UFC, ia berencana melanjutkan kariernya di kelas berat selanjutnya.
Momen Hangat Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Didit Hediprasetyo yang Juga Berulang Tahun ke-42

Momen Hangat Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Didit Hediprasetyo yang Juga Berulang Tahun ke-42

Presiden Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto merayakan Idulfitri 1447 Hijiriah sekaligus syukuran ulang tahun putranya Didit Hediprasetyo yang ke-42 tahun.
Rela Hujan-hujanan Cari Peyebab Macet Parah, Kasat Lantas Polresta Bandung Jalan Kaki 1 KM di Jalur Mudik Nagreg

Rela Hujan-hujanan Cari Peyebab Macet Parah, Kasat Lantas Polresta Bandung Jalan Kaki 1 KM di Jalur Mudik Nagreg

Hujan deras pada Sabtu (21/3/2026) malam membuat jalur mudik di wilayah timur kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung mengalami kemacetan panjang. 
Rumah Yaqut Dijaga Ketat Usai Jadi Tahanan Rumah, Keputusan KPK Picu Polemik Tajam

Rumah Yaqut Dijaga Ketat Usai Jadi Tahanan Rumah, Keputusan KPK Picu Polemik Tajam

Kondisi rumah Yaqut Cholil Qoumas dijaga ketat usai jadi tahanan rumah. Kebijakan KPK menuai kritik dan sorotan publik.

Trending

Gagal Comeback, Megawati Hangestri Jadi Sorotan Media Korea usai Red Sparks Juru Kunci di V-League

Gagal Comeback, Megawati Hangestri Jadi Sorotan Media Korea usai Red Sparks Juru Kunci di V-League

Megawati Hangestri gagal comeback di V-League, membuat Red Sparks kembali jadi sorotan media Korea setelah menutup musim di posisi juru kunci Liga Voli Korea.
Timnas Indonesia Main di GBK Buat FIFA Series 2026, Erick Thohir Beri Pesan Khusus Buat Suporter Garuda

Timnas Indonesia Main di GBK Buat FIFA Series 2026, Erick Thohir Beri Pesan Khusus Buat Suporter Garuda

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengajak seluruh elemen sepak bola nasional menyukseskan FIFA Series 2026. Ia menyerukan agar mampu menjadi tuan rumah yang baik.
Tak Sebanding dengan Alex Pastoor, Bung Ropan Bicara Jujur soal Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia

Tak Sebanding dengan Alex Pastoor, Bung Ropan Bicara Jujur soal Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia

Bung Ropan sebagai pengamat sepak bola turut mengomentari sosok Simon Grayson yang menjadi asisten pelatih John Herdman di Timnas Indonesia yang baru ditunjuk.
John Herdman Masih Nimbang-nimbang, KNVB Langsung Gercep Amankan Calon Pemain Timnas Indonesia Tristan Gooijer

John Herdman Masih Nimbang-nimbang, KNVB Langsung Gercep Amankan Calon Pemain Timnas Indonesia Tristan Gooijer

Namanya masih dipertimbangkan oleh pelatih Timnas Indonesia John Herdman, bek sayap keturunan Maluku Tristan Gooijer justru dapat panggilan dari Belanda U-21.
Reaksi Tak Terduga Elkan Baggott saat Tiba di Jakarta, Bek Timnas Indonesia Langsung Peluk Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong

Reaksi Tak Terduga Elkan Baggott saat Tiba di Jakarta, Bek Timnas Indonesia Langsung Peluk Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong

Elkan Baggott resmi mendarat di Jakarta jelang laga Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 yang akan berlangsung sebentar lagi. Bagaimana reaksi Elkan Baggott?
Marc Marquez Ungkap Biang Kerok Gagal Podium di MotoGP Brasil 2026

Marc Marquez Ungkap Biang Kerok Gagal Podium di MotoGP Brasil 2026

Marc Marquez harus puas finis di posisi keempat pada MotoGP Brasil, Senin (23/3/2026) setelah sebelumnya difavoritkan meraih kemenangan usai juarai sprint race.
Skuad ‘Mahal’ Timnas Indonesia Bikin Vietnam Geger, Pilihan Kiper Herdman Dipertanyakan, hingga Justin Hubner Melejit

Skuad ‘Mahal’ Timnas Indonesia Bikin Vietnam Geger, Pilihan Kiper Herdman Dipertanyakan, hingga Justin Hubner Melejit

Berita bola terpopuler hari ini: skuad mahal Timnas Indonesia bikin Vietnam tercengang, keputusan John Herdman dipertanyakan, hingga nilai pasar Justin Hubner.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT