News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Aksi Kiai MR di Bekasi Sempat Takut Melapor, Psikolog Ingatkan Pentingnya Rasa Nyaman Bercerita pada...

Adanya dugaan oknum Pemuka Agama berinisial Kiai MR di Bekasi, telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak di bawah umur.
Selasa, 30 September 2025 - 06:36 WIB
Korban Aksi Kiai MR di Bekasi Sempat Takut Melapor, Psikolog Ingatkan Pentingnya Rasa Nyaman Bercerita pada...
Sumber :
  • Ilustrasi antara

Jakarta, tvOnenews.com- Kasus pelecehan seksual pada anak marak terjadi. Salah satunya, yang baru viral dimedia sosial (Medsos) menyebut Kiai MR.

Adanya dugaan oknum Pemuka Agama berinisial Kiai MR di Bekasi, telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak di bawah umur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua anak itu, merupakan anak angkat berinisial ZA dan ponakan sendiri bernama SA. Dalam keterangannya, mereka mengalami pelecehan sama Kiai MR sejak usia SD dan SMP.

3 Fakta Korban dari Kiai MR Bekasi yang Viral di Medsos, Teganya Dilakukan pada Anak Sejak Sekolah Dasar
3 Fakta Korban dari Kiai MR Bekasi yang Viral di Medsos, Teganya Dilakukan pada Anak Sejak Sekolah Dasar
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/youtube Richard Lee

 

Tentunya, pengakuan kedua korban Kiai MR ini viral di Medsos. Sebab mereka tampil membeberkan lewat podcast di YouTube Richard Lee. 

ZA akui ayah angkatnya berawal kala menyentuh tubuhnya untuk mengobati gatal-gatal. Modusnya selalu dilakukan disetiap liburan sekolah masa SMP.

Menurutnya sebagai anak angkat, dia mengaku kaget tapi belum paham, jika aksi sang ayah bagian dari pelecehan.

"Jadi aku kan pesantren ya, nah katanya itu gatal-gatal, nah ayah obatin ya di paha bagian bawah nanti gatal-gatal di pondok," ungkapnya dikutip dari Youtube Richard Lee.

"Jadi setiap Ayah habis ngobatin gitu, dia ngelapin kaya ngelapin cairan, setiap dia ngelakuin kaya gitu. Jadi kalau selesai lakuin (obati) pasti keluarin cairan.'Dia merasa (puas) terus bilang sudah pakai bajunya'," jelas ZA.

Kemudian, pada ponakak berinisial SA mengaku alami pelecehan sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Sebab ia dipaksa untuk melakukan oral seks.   

"Pertama kali ku disuruh oral seks dan peluk cium bersetubuh gitu. Saya adalah ponakan, itu aku posisinya di mobil lagi dianter sekolah," jelas SA.

Namun, siapa sangka sebelum kasus ini mencuat dan dikabarkan telah dilaporkan ke pihak Polisi. Kedua korban sempat takut untuk mengadu atau menceritakan pelecehan ini.

Ponakan SA yang lebih lama tinggal bersama Kiai MR dan istrinya. Mengaku sempat takut bicara ke kedua orang tua ataupun siapapun.

Menurutnya, masih tabu dan dianggap aneh jika seorang anak mengadu atau bercerita habis dipegang atau dicium, lainnya. 

"Pas dia lakukan kaya gitu aku cuma bisa diam saja dok. Aku juga bingung nggak bisa ngomong apa-apa, takut juga, soalnya aku pernah lihat dia malah kasar nampar istrinya kasar. Mikir kalau aku lapor apa digituin juga," jelas SA.

"Soalnya dari pihak keluarga aku, kalau cerita gitu gak dipercaya dok. Ah apa ini cuma iseng gitu," sambungnya.

" Jadi dok ini maaf saya potong, jadi memang keluarga besar, itu sangat percaya sama si Pelaku, dia juga menjabat ini itu, jadi memag sekeluarga hanya percaya ke dia," timpal Pendamping kedua korban, Mutia dalam podcast yang sama. 

Pandangan Psikolog Anak dan Keluarga 

Sehubungan dengan kasus pelecehan di atas, Ayoe Sutomo sebagai Psikolog melihat seringkali kasus pelecehan seksual atau semacamnya terjadi, karena anak tidak punya rasa aman dan nyaman untuk bercerita.

Sehingga komunikasi sama anak, lalu membangun bonding (ikatan emosional) dan relasi baik sangat utama oleh orang tua. Sehingga anak merasa bisa nyaman menyampaikan pesan apapun. 

Sehingga anak, cukup percaya terhadap kita, menceritakan pengalaman-pengalaman mereka (pelecehan atau kekerasan, hal lainnya). 

Dengan beri rasa aman dan percaya agar terhindar dan meminimalisir kejadian itu. Ayoe pun mengajak orang tua harus dekat dengan anak.

"Kadang itu terjadi, kalau anak memahami kalau itu tidak tepat deh. Karena nggak ada rasa aman cerita ke orang tua, jadi keep be my self atau disimpan sendiri deh sama anak," jelasnya.

"Kalau ada komunikasi, dan hubungan atau relasi yang bagus jadi anak bisa menceritakan hal-hal apa saja, yang dirasakan, termasuk hal-hal yang cenderung ke hal seperti tadi (pelecehan seksual)," jelas Ayoe Sutomo kepada tvOnenews.com seusai acara "Bekal Seru Semua Aksimu" yang digelar Diamond UHT Milk di Scientia Park, Tangerang, Sabtu (27/9).

Sebagai tambahan informasi, Ayoe Sutomo yang Psikolog Anak, Remaja & Keluarga, mengatakan bukan hanya komunikasi dan relasi dengan anak dibangun. 

Namun, orang tua juga perlu melakukan pengawasan sesuai usia anak. Lalu, memberikan contoh, sebab role model terbaik orang terdekat yaitu kedua orang tua untuk mencegah pelecehan.

Menurutnya, juga perlu diajarkan pakaian seperti apa yang boleh dan tidak boleh dikenakan di dalam rumah maupun luar rumah. 

"oke, satu yang paling penting pada anak iti butuh pengawasan, sangat butuh pengawasan kita (orang tua). Apabila dia dilepas, bukan berarti dilepas karena tetap harus dipantau," kata Ayoe Sutomo. 

Lalu bagi orang tua perlunya edukasi pada anak yang dijadikan bahan obrolan antara orang tua dengan anak. Juga bisa jadi obrolan dikeluarga, mana area tubuh anak yang boleh dan tidak boleh dipegang.

"Bagian mana area pribadi yang orang lain boleh pegang. Juga, area mana hanya dirinya sendiri yang boleh pegang," tegasnya.

"Edukasi ini sangat penting, beriiringan dengan kebiasaan atau habit orang tua di rumah," sambungnya. 

Seperti 'Kamu nggak boleh pakaian terbuka kaya gimana nggak boleh' atau 'Ketika keluar dari Kamar masih kita perbolehkan, contohnya saat pakai handuk saja'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ketiga, orang tua juga perlu memberitahu anak soal siapa saja yang boleh dia peluk. "Hal ini juga perlu diperhatikan dan dipahami anak," (klw)

Disclaimer: Artikel ini mengandung konten eksplisit kekerasan seksual atau pemerkosaan yang dapat memicu kondisi emosi dan mental pembaca. Kami menyarankan Anda tidak meneruskan untuk membacanya jika mengalami kecemasan dan meminta bantuan profesional.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah rambut bayi dicukur botak bisa tumbuh lebih tebal? dr. Yoga Yandika menjelaskan fakta medis dan faktor yang memengaruhi pertumbuhan rambut anak.
Link Live Streaming Liga Voli Korea 2026-2027: Sore Ini Ada Megawati Hangestri Main, Hyundai Hillstate Lawan IBK Altos

Link Live Streaming Liga Voli Korea 2026-2027: Sore Ini Ada Megawati Hangestri Main, Hyundai Hillstate Lawan IBK Altos

Link live streaming Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada Megawati Hangestri yang akan beraksi bersama klub barunya, Hyundai Hillstate. Tim asuhan Kang Sung-hyung akan menghadapi IBK Altos pada Selasa (3/11/2026).
Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Hasil rapat Komdis PSSI per tanggal 25 Oktober 2026 menyatakan Persib dihukum dengan senilai Rp25 juta. Ini dampak dari tidak adanya dokter tim yang hadir saat laga tandang kontra Madura United di pekan ke-6 Super League 2026/2027.
Timnas Vietnam Batalkan Uji Coba Kontra Jepang dan Qatar Imbas Penangguhan Piala Asia 2027

Timnas Vietnam Batalkan Uji Coba Kontra Jepang dan Qatar Imbas Penangguhan Piala Asia 2027

Timnas Vietnam dilaporkan membatalkan uji coba kontra Jepang dan Qatar imbas penangguhan Piala Asia 2027. Kedua laga ini seharusnya dimainkan sebelum turnamen digelar.
Resmi Batal Digelar Januari, Netizen Desak AFC Pindah Venue Daripada Paksakan Piala Asia 2027 di Arab Saudi

Resmi Batal Digelar Januari, Netizen Desak AFC Pindah Venue Daripada Paksakan Piala Asia 2027 di Arab Saudi

AFC memilih untuk membatalkan Piala Asia 2027 pada Januari mendatang alih-alih mengganti tuan rumah yang kini dipegang oleh Arab Saudi. 
Herri Pras Jadi Sorotan Usai Digeruduk OTK, Bodyguard Internasional Bahas dari Kacamata Profesional: Jangan Mudah Terpancing Ajakan Duel

Herri Pras Jadi Sorotan Usai Digeruduk OTK, Bodyguard Internasional Bahas dari Kacamata Profesional: Jangan Mudah Terpancing Ajakan Duel

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan usai beredarnya video saat dirinya digeruduk orang tak dikenal terkait tantangan duel. Certified International Close Protection Officer turut membahas bahas dari perspektif bodyguard profesional khususnya mengenai keamanan personal dan perlindungan hukumnya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral