Alih Profesi, Jokowi Latihan Akting Demi Main Film Kolosal Budaya Dayak, Tak Masalah Jadi Figuran
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberi sinyal siap terjun ke dunia perfilman setelah mendapat tawaran bermain film dari Panglima Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah.
Meski demikian, Jokowi mengaku belum memiliki kemampuan akting yang cukup untuk langsung tampil di layar lebar. Ia mengatakan perlu belajar terlebih dahulu apabila rencana tersebut benar-benar direalisasikan.
“Ya kalau ngajak main film berarti saya harus latihan akting dulu,” kata Jokowi sambil tertawa saat ditemui awak media di Solo, Jawa Tengah.
Jokowi menegaskan dirinya tidak keberatan memerankan karakter apa pun dalam film bertema budaya Dayak tersebut. Mulai dari pemeran sentral hingga peran kecil, semuanya siap dijalani.
“Ya siap saja. Pemeran utama siap, pemeran pembantu siap, figuran siap,” ujarnya.
Mantan Wali Kota Solo itu membenarkan adanya pembicaraan mengenai proyek film saat menerima kunjungan Panglima Jilah di rumah pribadinya beberapa waktu lalu. Menurut Jokowi, obrolan tersebut muncul di sela agenda silaturahmi dan pembahasan kebudayaan.
“Ya, ngomong dengan saya seperti itu,” ucapnya.
Ajakan tersebut sontak menjadi sorotan publik lantaran dianggap tidak biasa bagi seorang mantan presiden untuk dilibatkan dalam proyek film kolosal berbasis budaya daerah.
Sebelumnya, Panglima Jilah bersama rombongannya datang ke kediaman Jokowi di kawasan Sumber, Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (20/5/2026). Pertemuan itu disebut berlangsung hangat dan membahas sejumlah isu, mulai dari adat budaya hingga komitmen kebangsaan.
Selain bersilaturahmi, Panglima Jilah juga menyerahkan undangan resmi kepada Jokowi agar hadir dalam agenda adat Dayak yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.
“Kita silaturahmi dengan beliau mengenai adat budaya. Kita mengundang beliau untuk datang di acara adat Dayak bulan delapan,” ujar Panglima Jilah seusai pertemuan.
Tak hanya membicarakan kegiatan adat, Panglima Jilah mengaku turut menyampaikan rencana keterlibatan Jokowi dalam sebuah proyek film kolosal bernuansa budaya Dayak.
“Tentang kebangsaan saja,” katanya. (nba)
Load more