GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri Jejak Digital Bjorka: Dari Peretasan Data Negara hingga Forum Gelap

Jejak digital hacker Bjorka kembali jadi sorotan. Fakta mengejutkan, sosok yang ditangkap ternyata hanya pengangguran otodidak, bukan ahli IT.
Jumat, 3 Oktober 2025 - 08:32 WIB
Bjorka ditangkap Polda Metro Jaya
Sumber :
  • Dok: Foe Peace

Jakarta, tvOnenews.com - Nama hacker misterius Bjorka kembali menjadi sorotan publik setelah kepolisian mengumumkan penangkapan seorang pemuda berinisial WFT (22), yang diduga sebagai sosok di balik sederet aksi peretasan yang mengguncang Indonesia bahkan dunia. 

Fakta mencengangkan, WFT ternyata bukan lulusan teknologi informasi atau ahli komputer, melainkan seorang pengangguran yang belajar IT secara otodidak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Misteri Panjang Bernama Bjorka

Sejak 2022, nama Bjorka muncul bak hantu dunia maya. Ia pertama kali dikenal publik setelah mengaku membocorkan data pelanggan Indihome dan registrasi SIM Card. 

Tidak berhenti di situ, ia juga merilis dokumen internal milik pejabat negara. Aksi itu membuat publik geger sekaligus memperlihatkan lemahnya sistem keamanan siber nasional.

Puncaknya, Bjorka mengklaim telah membobol data KPU menjelang Pemilu 2024, termasuk daftar pemilih tetap. Kebocoran ini memicu kekhawatiran serius mengenai keamanan data milik lembaga negara.

Jejak di Forum Gelap

Tak hanya di forum terbuka, Bjorka juga aktif di dark web, menjual data pribadi hingga perusahaan dengan mata uang kripto. Untuk mengelabui aparat, ia kerap berganti identitas dengan berbagai nama akun, seperti SkyWave, Shint Hunter, hingga Opposite6890. Strategi ini membuatnya sulit ditangkap dan semakin misterius.

Klaim Peretasan 4,9 Juta Data Bank

Pada 2025, Bjorka kembali bikin geger. Ia mengaku berhasil meretas 4,9 juta data nasabah sebuah bank swasta. Tak hanya itu, ia bahkan menuntut tebusan dengan ancaman data akan dijual di forum gelap. Kebocoran data finansial ini sontak menimbulkan keresahan masyarakat karena menyangkut aset dan informasi pribadi.

Penangkapan Mengejutkan

Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, dalam konferensi pers, Kamis (2/10/2025), mengungkapkan WFT ditangkap jajaran Subdit IV Direktorat Reserse Siber.

“Tersangka dengan inisial WFT, laki-laki, usia 22 tahun,” ujar Reonald.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penangkapan dilakukan pada 23 September 2025 di Minahasa, Sulawesi Utara. Polisi menyita sebuah laptop dan ponsel yang diduga digunakan untuk menjalankan aksi peretasan.

Meski begitu, sebagian pihak masih meragukan apakah WFT benar-benar otak utama di balik nama besar Bjorka atau sekadar "pion" yang berperan kecil. Misteri pun tetap menggantung.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Yahya Cholil Staquf, Nasaruddin Umar, Marzuqi Mustamar, hingga Abdussalam Shohib atau Gus Salam adalah nama-nama yang masuk radar Ketum PBNU selanjutnya...
Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendesak Presiden Prabowo Subianto mengangkat seluruh guru yang masih berstatus non-ASN menjadi ASN.
357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

Berdasarkan data Satgas PRR hingga 11 Mei 2026, jumlah hunian tetap atau huntap yang telah rampung dibangun di tiga provinsi terdampak mencapai 357 unit.
Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Berjuang sampai tetes darah terakhir, Timnas Indonesia tersingkir dari babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak. 
Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Menariknya, Megatron ternyata pernah membuat pelatih Kang Sung-hyung 'frustrasi' saat membela Red Sparks.
Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Ajax mengurus seluruh administrasi Maarten Paes, termasuk gaji yang harus dibayarkan hingga izin bekerja sang pemain di Belanda. 

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral