News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TNI Bakal Tampil dengan Seragam PDL Baru di HUT ke-80, Ini Bedanya dengan yang Lama

TNI akan mengenakan seragam PDL baru berwarna hijau anggur saat HUT ke-80 di Monas. Apa bedanya dengan yang lama? Simak penjelasan lengkapnya.
Jumat, 3 Oktober 2025 - 09:42 WIB
TNI Bakal Tampil dengan Seragam PDL Baru di HUT ke-80, Ini Bedanya dengan yang Lama
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dipastikan bakal tampil beda saat perayaan HUT ke-80 TNI di Monas pada 5 Oktober 2025 mendatang. Para prajurit akan mengenakan seragam Pakaian Dinas Lapangan (PDL) baru, yang desain dan warnanya resmi disahkan melalui Keputusan Panglima TNI (Keppang).

Perubahan seragam ini disampaikan langsung oleh Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita. Ia menegaskan bahwa seluruh prajurit dari tiga matra TNI akan kompak menggunakan PDL terbaru saat upacara akbar di Monas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Iya, ini sebelumnya dari keputusan Bapak Panglima. Kita pakai ini bersama Wakasad, dan nanti tanggal 5 Oktober semuanya sudah pakai ini,” ujar Tandyo kepada awak media, Rabu (1/10/2025).

Warna Baru: Hijau Anggur Loreng TNI

Dalam Keppang yang diteken sejak 27 September 2025, dijelaskan bahwa PDL baru TNI menggunakan warna hijau anggur dengan motif loreng khas TNI. Warna ini dipilih bukan tanpa alasan. Menurut Tandyo, desain anyar tersebut lebih mendukung efektivitas penyamaran prajurit ketika berada di area hutan atau medan operasi.

“Jadi kalau kita masuk ke hutan dan sebagainya, ini lebih tersamar,” jelasnya.

Pergantian seragam lapangan ini sekaligus menandai penyegaran identitas TNI menjelang usianya yang ke-80 tahun. Keputusan tersebut berlaku menyeluruh, sehingga seluruh prajurit Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), maupun Angkatan Udara (AU) diwajibkan menggunakan seragam baru sesuai ketentuan Panglima.

Perbedaan PDL Baru dengan yang Lama

Bagi masyarakat awam, perubahan warna mungkin terlihat sederhana. Namun, perbedaan antara seragam PDL lama dengan yang baru cukup signifikan dalam aspek fungsi dan identitas.

  1. Warna Dasar

    • PDL lama: dominan hijau gelap dengan pola loreng standar.

    • PDL baru: hijau anggur, lebih segar namun tetap taktis untuk penyamaran di hutan.

  2. Fungsi Operasional

    • PDL lama: dirancang untuk keseragaman militer namun dianggap kurang maksimal dalam beberapa kondisi lapangan.

    • PDL baru: difokuskan pada efektivitas kamuflase, sehingga lebih mendukung misi prajurit di medan tropis Indonesia.

  3. Keseragaman Matra

    • PDL lama: tiap matra memiliki variasi tersendiri.

    • PDL baru: berlaku seragam di seluruh matra, menegaskan kekompakan TNI sebagai satu kesatuan.

Simbol Modernisasi TNI

Keputusan mengganti PDL jelang HUT ke-80 ini dianggap sebagai simbol modernisasi dan penyegaran wajah TNI. Pergantian seragam bukan hanya soal estetika, tetapi juga representasi kesiapan TNI menghadapi tantangan zaman.

Selain itu, penyatuan seragam di seluruh matra juga memperkuat citra soliditas TNI di hadapan publik. Dengan warna hijau anggur loreng, TNI berharap mampu menampilkan kesan tegas, modern, namun tetap lekat dengan karakter prajurit rakyat.

Perayaan HUT ke-80 TNI di Monas nanti diperkirakan akan menjadi salah satu yang paling spektakuler. Selain parade militer, masyarakat juga akan menyaksikan untuk pertama kalinya ribuan prajurit tampil serentak menggunakan PDL baru.

“Sebetulnya sudah dimulai, kalau enggak salah Keppang-nya kemarin per tanggal 27 September. Jadi ini berlaku resmi dan kita langsung gunakan di HUT TNI,” tambah Jenderal Tandyo.

Momentum Bersejarah

Pergantian seragam lapangan ini bukan kali pertama dalam sejarah TNI. Namun, momen kali ini terasa istimewa karena dilakukan bertepatan dengan usia TNI yang genap delapan dekade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan semangat pembaruan, seragam baru ini menjadi salah satu bentuk adaptasi TNI terhadap kebutuhan operasional sekaligus simbol transformasi menuju organisasi militer yang semakin modern.

Publik pun menantikan penampilan perdana PDL hijau anggur dalam parade besar HUT TNI ke-80 di Monas, 5 Oktober 2025. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
7 Potret Katia Itzel Garcia, Wasit Wanita yang Curi Perhatian dalam Laga Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026

7 Potret Katia Itzel Garcia, Wasit Wanita yang Curi Perhatian dalam Laga Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026

Wasit wanita asal Meksiko ini sukses mencuri lewat kepemimpinannya yang tegas, lugas, dan penuh kharisma dalam laga Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026.
Hasil Latihan Bebas 2 F1 GP Austria 2026: Mercedes Kembali Tunjukan Dominasinya di Musim Ini Lewat Kimi Antonelli

Hasil Latihan Bebas 2 F1 GP Austria 2026: Mercedes Kembali Tunjukan Dominasinya di Musim Ini Lewat Kimi Antonelli

Hasil Latihan Bebas 2 F1 GP Austria 2026 yang berlangsung pada Jumat 26 Juni di mana Mercedes kembali membuktikan dominasinya.
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas Jadi Ajang Internasional, Dewa 19 Hingga Musisi Eropa Siap Tampil!

Gedebage Jazz Festival Naik Kelas Jadi Ajang Internasional, Dewa 19 Hingga Musisi Eropa Siap Tampil!

Sejumlah nama besar yang dipastikan tampil antara lain Indra Lesmana & Sydney Reunion, Dewa 19 feat. Virzha, Maliq & D’Essentials, hingga Krakatau Reunion.
Tren Pariwisata Melonjak, SDM di Labuan Bajo Tingkatan Mutu Lewat Program Pelatihan

Tren Pariwisata Melonjak, SDM di Labuan Bajo Tingkatan Mutu Lewat Program Pelatihan

Berbagai pihak turut aktif dalam mendukung peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) terkhusus saat perkembangan wisata di kawasan tersebut.
Piala Dunia 2026 Hari Ini: Tunisia Hattrick Kalah hingga Kemenangan Sia-sia Turki atas Amerika Serikat

Piala Dunia 2026 Hari Ini: Tunisia Hattrick Kalah hingga Kemenangan Sia-sia Turki atas Amerika Serikat

Sejumlah pertandingan Piala Dunia 2026 pada tanggal 26 Juni menjadi saksi bagaimana ironi hingga sorak-sorai kemenangan berbaur menjadi satu di atas lapangan.

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Kalau Hubungan Intim Ditolak, Taufik Hidayat Ngamuk hingga Minta Mas Kawin Dikembalikan: Pencemburu Akut

Kalau Hubungan Intim Ditolak, Taufik Hidayat Ngamuk hingga Minta Mas Kawin Dikembalikan: Pencemburu Akut

Sisi gelap kehidupan Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap YTR hingga buta permanen, seolah dikuliti -
Tega, Alumni Universitas Islam Madinah Bikin Puluhan Wali Murid Menangis Kehilangan Uang Ratusan Juta per Orang: Dugaan Penipuan MAAC, Kursus Bahasa Arab dan Umrah

Tega, Alumni Universitas Islam Madinah Bikin Puluhan Wali Murid Menangis Kehilangan Uang Ratusan Juta per Orang: Dugaan Penipuan MAAC, Kursus Bahasa Arab dan Umrah

Sudah di jalan menuju hotel, korban MAAC syok dapati agenda manasik ternyata fiktif: Dugaan penipuan kursus Bahasa Arab Madinah dan umrah. Puluhan korban kini -
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2026 antara Turki vs Amerika Serikat (AS) yang bertempat di Stadion Los Angeles, AS, pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Presiden ke-7 Joko Widodo memulai blusukan dan bertemu warga hari ini, Jumat (26/06/2026). Berangkat dari Bandara Adi Soemarno Solo menuju Lampung, dia nampak mengenakan topi dan kemeja berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Disebutkan sebanyak 28 akses gerbang tol di Jakarta masuk dalam skema ganjil genap yang berlaku setiap hari kerja. Jadwalnya dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.
Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf pada Kamis menolak klaim Amerika Serikat bahwa aset Teheran yang dibekukan dan telah dicairkan akan digunakan untuk membeli produk pertanian Amerika.
Selengkapnya

Viral