News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Murka! Negara Rugi Rp300 Triliun Gara-Gara Tambang Timah Ilegal, 6 Smelter Diserahkan ke PT Timah

Presiden Prabowo Subianto geram karena negara rugi Rp300 T akibat tambang timah ilegal di Bangka Belitung. 6 smelter ilegal diserahkan ke PT Timah.
Selasa, 7 Oktober 2025 - 11:23 WIB
Prabowo Sebut Aset Negara yang Diserahkan ke PT Timah Senilai Rp7 Triliun
Sumber :
  • Tim Media Presiden Prabowo Subianto

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan langkah tegas pemerintah terhadap praktik tambang timah ilegal yang merugikan negara hingga Rp300 triliun.

Dalam pernyataannya, Prabowo menyebut kerugian fantastis itu berasal dari aktivitas enam perusahaan tambang ilegal di Bangka Belitung, yang kini seluruh aset dan fasilitas produksinya telah disita dan diserahkan ke PT Timah Tbk sebagai pengelola resmi komoditas timah nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini disebut sebagai bentuk penegakan hukum sekaligus komitmen pemerintah untuk menghentikan kebocoran sumber daya alam strategis yang selama ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Negara Rugi Rp300 Triliun

Dalam sambutannya saat menyerahkan smelter PT Tinindo Internusa kepada PT Timah, Prabowo tak menutupi kemarahannya. Ia mengaku geram karena praktik tambang ilegal di Bangka Belitung telah menyebabkan kerugian negara mencapai Rp300 triliun. 

“Kita bisa bayangkan kerugian negara dari enam perusahaan ini saja, total potensi bisa mencapai Rp300 triliun. Kerugian negara sudah berjalan Rp300 triliun. Ini kita hentikan,” ujar Prabowo tegas di Bangka, Senin (6/10/2025).

Menurut Prabowo, praktik tambang timah ilegal bukan hanya merugikan negara secara ekonomi, tapi juga berdampak pada lingkungan, rusaknya ekosistem, dan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola sumber daya nasional.

 

6 Smelter Ilegal Diserahkan ke PT Timah

Sebagai bagian dari tindak lanjut hukum, pemerintah kini resmi menyerahkan enam smelter timah ilegal dan sejumlah aset hasil sitaan kepada PT Timah Tbk, perusahaan pelat merah di bawah MIND ID yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan ekspor timah Indonesia.

Prabowo menyebut total nilai aset sitaan yang diserahkan mencapai Rp6–7 triliun, termasuk fasilitas produksi, alat berat, logam timah, hingga tanah.

“Nilainya dari enam smelter dan barang-barang yang disita mendekati Rp6–7 triliun,” jelasnya.

Pemerintah berharap langkah ini tidak hanya mengamankan aset negara, tetapi juga menjadi sinyal kuat bagi pelaku tambang ilegal bahwa era pembiaran telah berakhir.

Daftar Lengkap Aset yang Diserahkan

Dari hasil operasi penindakan, pemerintah melalui aparat penegak hukum berhasil menyita aset dalam jumlah besar dan beragam dari enam perusahaan tambang ilegal tersebut. Berikut rincian aset yang kini diserahkan kepada PT Timah:

  • 108 unit alat berat

  • 99,04 ton produk kristal Sn (cristalyzer)

  • 94,47 ton crude tin dalam 112 balok

  • Aluminium 15 bundle (15,11 ton) dan 10 jumbo bag (3,15 ton)

  • Logam timah Rfe 29 bundle (29 ton)

  • Mess karyawan 1 unit

  • Kendaraan 53 unit

  • Tanah 22 bidang seluas 238.848 m²

  • Alat pertambangan 195 unit

  • Logam timah 680.687,6 kg

  • Uang tunai yang telah disetorkan ke kas negara senilai Rp202,7 miliar, serta mata uang asing: US$3,15 juta, JPY 53 juta, SG$524 ribu, EUR 765, KRW 100.000, dan AU$1.840.

Total nilai aset tersebut kini dikelola PT Timah untuk dikembalikan ke negara dalam bentuk manfaat ekonomi yang sah dan berkelanjutan.

Kembalikan Kepercayaan Publik

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan lagi mentolerir praktik tambang ilegal yang selama ini menggerogoti sumber daya nasional. Ia juga berkomitmen menertibkan seluruh sektor ekstraktif agar pengelolaannya kembali berpihak pada rakyat dan negara.

“Sudah saatnya kita berhenti membiarkan sumber daya negara dirampok. Semua yang merugikan rakyat dan negara akan kita hentikan,” ujarnya.

Langkah ini juga sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam reformasi tata kelola pertambangan nasional, yang mencakup pengawasan produksi, ekspor, dan distribusi hasil tambang agar sesuai dengan ketentuan hukum.

Dampak pada PT Timah dan Industri Nasional

Dengan penyerahan enam smelter ilegal tersebut, PT Timah Tbk kini berpotensi meningkatkan kapasitas pengolahan timah nasional secara signifikan. Selain menambah nilai aset, langkah ini juga memperkuat posisi PT Timah di pasar global, terutama dalam upaya menjaga stabilitas pasokan timah dunia.

Para analis menilai, kebijakan ini bisa menjadi momentum kebangkitan industri timah nasional, asalkan pengawasan dan efisiensi pengelolaan aset rampasan dilakukan secara transparan.

“Pemerintah harus memastikan semua aset sitaan dikelola dengan tata kelola yang baik, agar hasilnya betul-betul kembali ke negara dan tidak jatuh ke tangan pihak yang sama,” ujar salah satu pengamat industri tambang.

Gerak Cepat Pemerintah

Langkah cepat Prabowo menyerahkan aset sitaan ke PT Timah menandai perubahan besar dalam gaya kepemimpinan sektor pertambangan nasional. Ia menekankan bahwa tidak boleh ada lagi celah hukum yang memungkinkan terjadinya praktik ilegal di lapangan.

“Negara tidak boleh kalah oleh mafia tambang,” tegasnya.

Pemerintah juga berencana melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh izin pertambangan di Bangka Belitung dan wilayah lain yang rawan penyalahgunaan. Tujuannya, memastikan seluruh kegiatan tambang berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi negara.

Pesan Tegas Prabowo: ‘Ini Kita Hentikan!’

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penutup pidatonya, Prabowo kembali menegaskan bahwa langkah tegas ini adalah permulaan. Pemerintah akan terus melacak potensi kerugian negara di sektor tambang lain dan menindak semua pihak yang terlibat dalam praktik korupsi maupun penyalahgunaan izin.

“Ini kita hentikan. Tidak boleh lagi ada yang main-main dengan kekayaan negara,” tandasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peran Keluarga dan Sekolah dalam Memutus Rantai Kekerasan Terhadap Anak

Peran Keluarga dan Sekolah dalam Memutus Rantai Kekerasan Terhadap Anak

Kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia masih tinggi hingga 2026. Simak data terbaru, dampak jangka panjang, serta langkah konkret pemerintah, sekolah, dan keluarga untuk
KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Mantan Staf Ahli Heri Gunawan di Kasus Korupsi CSR BI-OJK

KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Mantan Staf Ahli Heri Gunawan di Kasus Korupsi CSR BI-OJK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertimbangkan melakukan upaya paksa terhadap model sekaligus mantan mantan staf ahli anggota DPR dari Partai Gerindra, Heri Gunawan (Hergun), Fitri Assiddikki.
Waspada, Dampak Kekerasan pada Anak Bisa Seumur Hidup! Kenali Bentuk, Tanda, dan Cara Mencegahnya

Waspada, Dampak Kekerasan pada Anak Bisa Seumur Hidup! Kenali Bentuk, Tanda, dan Cara Mencegahnya

Kekerasan pada anak tidak hanya berupa pukulan. Kenali berbagai bentuk kekerasan anak, dampaknya terhadap kesehatan mental dan fisik, serta cara mencegahnya menurut WHO
Periksa Pembina Federasi Wing Chun, KPK Telusuri Aset Kasus Korupsi Kuota Haji

Periksa Pembina Federasi Wing Chun, KPK Telusuri Aset Kasus Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama tahun 2023-2024.
DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mengapresiasi menteri dan para pejabat pemerintah di era Presiden RI, Prabowo Subianto yang berdialog dengan mahasiswa secara langsung ke kampus.
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.

Trending

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.
Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Belakangan publik mengkritik keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut terungkapnya kasus mega korupsi oleh tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, berpeluang memiliki rekan setim baru yang juga memiliki darah Indonesia yakni eks kiper FC Volendam, Kayne van Oevelen.
DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mengapresiasi menteri dan para pejabat pemerintah di era Presiden RI, Prabowo Subianto yang berdialog dengan mahasiswa secara langsung ke kampus.
Selengkapnya

Viral