News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Metro Jaya Tangguhkan Penahanan Figha Lesmana, Ibu Menyusui yang Ditangkap karena Dituding Provokasi Demo

Polda Metro Jaya resmi menangguhkan penahanan terhadap tersangka Figha Lesmana pada Jumat, 3 Oktober 2025.
Kamis, 9 Oktober 2025 - 15:29 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri saat ditemui di Jakarta, Kamis (9/10).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya resmi menangguhkan penahanan terhadap tersangka Figha Lesmana pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, menegaskan keputusan ini diambil setelah kajian hukum yang cermat dengan menimbang dua aspek utama, yakni kemanusiaan dan penyidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah melakukan penangguhan penahanan terhadap tersangka FL pada hari Jumat, 3 Oktober 2025. Keputusan penangguhan ini telah dilakukan melalui proses kajian hukum yang cermat dan memperhatikan dua aspek,” ujar Asep Edi, Kamis (9/10).

Kapolda menjelaskan, dari sisi kemanusiaan, penyidik mempertimbangkan bahwa Figha Lesmana adalah seorang ibu dengan anak balita yang masih membutuhkan perhatian dan pengasuhan.

“Perlu kami sampaikan bahwa penyidik mempertimbangkan yang bersangkutan adalah seorang ibu yang memiliki putra yang masih balita, masih di bawah umur, yang masih memiliki tanggung jawab pembinaan dan pengasuhan kepada putranya. Sehingga untuk tersangka FL dilakukan penangguhan penahanan,” katanya.

Sementara, dari aspek penyidikan, penyidik menilai seluruh keterangan yang dibutuhkan telah diperoleh secara maksimal.

Figha juga disebut bersikap kooperatif dan menghormati prosedur hukum, serta berkomitmen untuk memenuhi seluruh kewajiban selama masa penangguhan.

“Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya Polri untuk menegakkan hukum dengan berkeadilan dan berkemanusiaan, namun tetap profesional,” tegas Asep.

Adapun sebelumnya, Komnas Perempuan mendesak kepolisian agar memperlakukan Figha Lesmana ibu muda yang tengah menyusui bayinya dan kini ditahan atas tuduhan provokasi dalam aksi demonstrasi, sebagaimana perlakuan terhadap Putri Candrawathi, istri mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

Komnas Perempuan menilai, alasan kemanusiaan dan kepentingan terbaik bagi anak seharusnya menjadi pertimbangan utama penyidik untuk memberikan penangguhan penahanan.

Wakil Ketua Komnas Perempuan, Dahlia Madanih, mengatakan pihaknya telah secara resmi mengirimkan surat kepada kepolisian untuk meminta penangguhan penahanan dan pembebasan Figha dari sangkaan pidana.

“Suratnya sudah sejak 2 minggu lalu, kamis kemarin kabarnya tiga sudah diberikan penagguhan penahanan," ungkap Dahlia kepada tvOnenews.com, Minggu (5/10).

"Komnas Perempuan terus mendukung upaya yang dilakukan oleh keluarga dan kuasa hukum F dalam mengajukan penangguhan penahanan karena F merupakan seorang ibu dari seorang balita,” ujar imbuhnya.

Dahlia menyebut, jaminan penangguhan juga telah diperkuat oleh sejumlah tokoh bangsa seperti Sinta Nuriyah Wahid (Istri Presiden RI ke-4, Gus Dur) dan Ibu Karlina Supelli Leksono, yang bahkan telah menjenguk Figha di Polda Metro Jaya sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

Ia menegaskan, penangguhan penahanan merupakan hak tersangka sebagaimana diatur dalam Pasal 31 KUHAP, yang dapat diajukan untuk menghindari pemisahan antara ibu dan anak, terlebih jika anak masih bergantung pada ASI dan perawatan ibunya.

“Sebagaimana yang pernah kami sampaikan dalam kasus Putri Candrawathi, kepolisian pernah memberikan penangguhan penahanan atas dasar kemanusiaan karena yang bersangkutan memiliki anak balita. Prinsip yang sama seharusnya berlaku bagi Figha,” tegas Dahlia.

Ia menambahkan, alasan kemanusiaan ini sejalan dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, yang menempatkan kepentingan terbaik anak sebagai prioritas utama.

“Dalam hal ini, anak balita Figha membutuhkan kehadiran ibunya untuk tumbuh dan mendapatkan pengasuhan yang layak,” kata Dahlia. (rpi/dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral