News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal 'Serikat Tahanan' yang Dibentuk Delpedro Cs, Polda Metro Jaya Bantah Isu Penganiayaan di Dalam Rutan

Polda Metro Jaya membantah keras adanya dugaan penganiayaan oleh aparat kepolisian terhadap tahanan di rumah tahanan (rutan).
Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:53 WIB
Gedung Polda Metro Jaya.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya membantah keras adanya dugaan penganiayaan oleh aparat kepolisian terhadap tahanan di rumah tahanan (rutan).

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Ade Ary Syam Indradi pihaknya sangat menjunjung tinggi hak-hak para tahanan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan, seluruh tahanan mendapat perlindungan dan hak-hak mereka selama menjalani masa penahanan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Ade Ary Syam Indradi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Ade Ary Syam Indradi.
Sumber :
  • Antara

 

"Tidak benar. Kami membantah ada informasi tersebut. Kami sudah cek. Sudah cek Pak Dir Tahti. Jadi sempat ada informasi tersebut. Salah satu tersangka menyebutkan adanya tersangka lain yang telah dilakukan penganiayaan. Setelah dicek tidak benar dan sudah dilakukan proses pemeriksaan kesehatan," tegas Ade Ary, Kamis (9/10/2025).

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Mohon jangan memberitakan informasi yang tidak benar. Sekecil apa pun informasi dari masyarakat atau para pihak yang kami tangani, sangat kami perhatikan,” kata Ade Ary menegaskan.

Ade Ary menegaskan, sejauh ini pihaknya selalu memperhatikan hak para tahanan untuk makan, kesehatan, serta berkomunukasi.

Namun di sisi lain, Ade Ary menegaskan, tetap ada aturan yang mengatur proses untuk kunjungan dari keluarga dan sebagainya.

"Proses perlindungan dan pengamanan terhadap tahanan pun itu sangat kami junjung tinggi. Hak-hak tahanan itu sangat kami perhatikan. Kesehatan, kemudian berkomunikasi, berinteraksi dengan keluarga, kemudian makan," ujarnya.

Kemudian, terkait isu pembentukan “serikat tahanan”, polisi masih melakukan proses verifikasi dan belum menerima informasi mengenai kabar sejumlah tahanan yang membentuk “serikat” di dalam rutan.

“Nanti kami pastikan ya, nanti kami pastikan. Kami tidak mendapat informasi tersebut,” kata dia.

Eks Kapolres Metro Jakarta Selatan itu juga menegaskan, prinsip praduga tak bersalah (presumption of innocence) menjadi pegangan utama penyidik dalam menangani perkara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Seseorang yang dalam proses penyidikan itu masih berstatus tersangka, artinya baru diduga. Belum tentu bersalah. Prosesnya masih akan berlanjut sampai penuntutan dan persidangan,” tuturnya.

Pembentukan Serikat Tahanan Politik di Dalam Penjara

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Diintimidasi Aparat sampai Ketakutan, Sudrajat Penjual Es Gabus yang Dituduh Berbahan Spons Dapat Motor dari Kapolres Depok

Usai Diintimidasi Aparat sampai Ketakutan, Sudrajat Penjual Es Gabus yang Dituduh Berbahan Spons Dapat Motor dari Kapolres Depok

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras memberikan sebuah sepeda motor untuk Sudrajat, penjual es gabus yang viral diintimidasi oleh aparat TNI dan polisi.
10 Saksi Sudah Diperiksa Polisi Terkait Kematian Lula Lahfah, Manajer Bantah Berada di TKP saat Kejadian

10 Saksi Sudah Diperiksa Polisi Terkait Kematian Lula Lahfah, Manajer Bantah Berada di TKP saat Kejadian

Setelah meninggalnya selebgram Lula Lahfah, polisi telah memanggil beberapa saksi. Salah satunya manager sekaligus asisten Lula Lahfah, Aditya Baskara atau Ara
Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti, Ricky Sitohang Ungkap Kemungkinan Autopsi Lula Lahfah

Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti, Ricky Sitohang Ungkap Kemungkinan Autopsi Lula Lahfah

Polisi amankan barang bukti dari apartemen Lula Lahfah. Irjen Pol (Purn) Ricky Sitohang jelaskan alasan autopsi bisa dilakukan meski tanpa izin keluarga.
Datang ke Pengadilan Pakai Kaos, Kemeja Lengan Pendek, dan Kancing Terbuka, Pihak Ressa Merasa Dilecehkan Pengacara Denada

Datang ke Pengadilan Pakai Kaos, Kemeja Lengan Pendek, dan Kancing Terbuka, Pihak Ressa Merasa Dilecehkan Pengacara Denada

Ronald pengacara Resaa Rizky mengaku tersinggung dengan penampilan pengacara Denada yang dinilainya tidak mencerminkan etika persidangan. Dia datang ke sidang -
Siapa Orang-Orang di Balik Michael Carrick? Rahasia Setan Merah Tumbangkan Man City dan Arsenal

Siapa Orang-Orang di Balik Michael Carrick? Rahasia Setan Merah Tumbangkan Man City dan Arsenal

Tanpa banyak gembar-gembor, Michael Carrick sukses menumbangkan dua raksasa Liga Inggris: Manchester City dengan skor 2-0 dan Arsenal lewat duel dramatis 3-2
Ronaldo Bikin Fans Al Nassr Geram Gara-gara Performa Buruk saat Menjamu Al Taawon, Kenapa?

Ronaldo Bikin Fans Al Nassr Geram Gara-gara Performa Buruk saat Menjamu Al Taawon, Kenapa?

Sorotan tajam fans tertuju pada kapten Al Nassr, Cristiano Ronaldo, yang dianggap tampil mengecewakan dalam laga menjamu Al Taawon pada 27 Januari 2026 lalu.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Polda Metro Jaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap Aiptu Ikhwan jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat diamankan, usai diduga menggunakan bahan baku spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT