Transjakarta Luncurkan AI Assistant dan Companion Mode
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memperkenalkan fitur Companion Mode dan menghadirkan AI Assistant interaktif pada aplikasi Transjakarta (Tj) untuk mempermudah akses informasi dan pelaporan pelanggan.
Direktur Sistem Teknologi Informasi dan Pelayanan Transjakarta, Raditya Maulana Rusdi, mengatakan bahwa Companion Mode dan AI Assistant ini merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban yang dinamis.
“Kami menyadari bahwa waktu dan kemudahan akses adalah hal paling berharga bagi pelanggan kami. Melalui Companion Mode dan AI Assistant ini, Transjakarta menghadirkan pelayanan yang lebih proaktif, cepat, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan masa kini,” kata Raditya, dalam keterangannya, Jumat (10/10/2025).
Lebih lanjut Raditya menerangkan bahwa AI Assistant ini dirancang untuk memandu perjalanan pelanggan.
AI ini mampu berinteraksi dua arah dengan pelanggan, menjawab pertanyaan, memberikan panduan rute dan jadwal, serta membantu proses pelaporan voice of customer (VoC).
“AI Assistant kami bukan sekadar sistem tanya jawab otomatis, tetapi benar-benar dirancang untuk memandu perjalanan dan memahami konteks interaksi pelanggan. Kami percaya, inovasi ini akan menjadi fondasi penting menuju ekosistem transportasi publik yang lebih cerdas dan manusiawi,” jelas Raditya.
Diketahui bahwa Transjakarta menerima lebih dari 30.000 Voice of Customers setiap bulannya, dengan tingkat respons (response rate) yang sebelumnya belum sepenuhnya otomatis.
Kehadiran AI Assistant memungkinkan setiap laporan, pertanyaan, dan masukan pelanggan direspons lebih cepat, akurat, dan terukur, sekaligus membantu petugas layanan fokus menangani isu yang memerlukan penanganan langsung oleh manusia.
Sementara itu fitur Companion Mode atau Mode Menemani Perjalanan dirancang untuk menjadi pendamping digital yang memandu pelanggan selama menggunakan layanan Transjakarta.
Pelanggan dapat menerima panduan secara real time, mendapat notifikasi penting, hingga rekomendasi rute dan pemberhentian, melalui aplikasi TJ. Fitur ini memastikan pengalaman perjalanan yang lebih aman, informatif, dan interaktif, seolah memiliki asisten pribadi di dalam genggaman.
“Ke depan, Transjakarta akan terus memperluas penerapan teknologi kecerdasan buatan di seluruh lini operasional dan layanan pelanggan,” tutur Raditya.
Lebih lanjut Raditya menyebutkan bahwa pihaknya tengah mengembangkan berbagai jenis teknologi AI mulai dari Generative AI hingga menuju tahap Agentic AI yang mampu melakukan analisis dan tindakan secara otonom dalam meningkatkan kualitas layanan.
Selain itu juga tengah dilakukan pengembangan Computer Vision AI, untuk memastikan efektivitas dan efisiensi dalam alokasi armada bus melalui sistem deteksi yang telah dikustomisasi khusus untuk kebutuhan Transjakarta.
“Teknologi ini diharapkan mampu membantu pengambilan keputusan operasional secara real-time dan berbasis data. Dengan ekosistem digital yang terus diperkuat, Transjakarta berkomitmen menjadikan transportasi publik Jakarta tidak hanya ramah pengguna, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi global,” tutup Raditya. (ars/raa)
Load more