News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tantangan Purbaya, Mahfud MD Desak Usut Dugaan TPPU Rp189 Triliun di Bea Cukai dan Pajak dari Permainan Emas Impor: Ada Selisih 3,5 Ton

Mahfud MD menantang Menkeu Purbaya untuk berani melanjutkan pengusutan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang senilai Rp189 triliun dalam impor emas.
Minggu, 12 Oktober 2025 - 06:17 WIB
Mahfud MD tantang Purbaya usut dugaan penyelewengan di Bea Cukai dan Pajak.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menantang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk melanjutkan pengusutan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang senilai Rp189 triliun dalam impor emas.

Kasus ini sempat mencuat saat Mahfud masih menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahfud menyebut dugaan pencucian uang tersebut merupakan satu dari sejumlah temuan yang diungkap Satgas TPPU di bawah koordinasinya.

Ia menilai ada indikasi kuat permainan data dalam sistem administrasi di bawah Kementerian Keuangan, khususnya antara Direktorat Jenderal Bea Cukai dan Direktorat Jenderal Pajak.

“Ada pencucian uang senilai Rp189 triliun ini," ujar Mahfud dalam penjelasannya di kanal YouTube Mahfud MD Official, dikutip Minggu (12/10/2025).

Ia kemudian menjabarkan salah satu modus yang ditemukan dalam praktik impor emas tersebut. Eks Menkopolhukam itu menjelaskan  bahwa nilai transaksi yang tercatat dalam laporan kedua instansi yang dinaungi Kemenkeu itu tidak sejalan, sehingga menimbulkan selisih besar dalam jumlah emas impor yang dilaporkan.

Menurutnya, terdapat perbedaan signifikan antara nilai transaksi yang tercatat di Bea Cukai dan yang tercatat di Direktorat Pajak.

“Ketika masuk dari luar negeri lewat Bea Cukai itu nilainya hanya sekian, tapi ketika masuk ke Pajak berdasar hasil transaksi nilainya jauh, lebih tinggi 7,9 T sedangkan sini nulisnya 4,3 T. Mestinya kan sama. Sehingga ada selisih 3,5 ton emas," ungkapnya.

“Ini bukan 3,5 gram, bukan 3,5 kilo, tapi 3,5 ton emas. Baru dalam satu kasus,” tegas Mahfud.

Kemudian, Mahfud mengungkap adanya kejanggalan dalam laporan petugas dua instansi tersebut. Ia menyebut bahwa petugas Bea Cukai kerap beralasan tidak bisa menemui importir dengan dalih sakit, sementara petugas pajak justru mengaku mudah menemuinya.

“Yang Bea Cukai ini setiap diberi tugas menemui tersangkanya, menemui importirnya, bilang orangnya gak bisa ditemui, sakit. Tapi Pajak laporkan, kami sudah nemui orangnya, gampang nemuinya kok. Itu kan jelas ada permainan,” katanya.

Namun, Mahfud mengaku proses penyelidikan ini terhenti setelah dirinya mundur dari kabinet Presiden Joko Widodo untuk maju dalam Pilpres 2024.

Ia menegaskan bahwa kewenangan penyidikan kasus tersebut kini berada di tangan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai dan Pajak.

“Apakah ini ditindaklanjuti atau tidak? Kalau tidak ini harus diburu. Kami punya datanya Rp189 triliun!,” tegas Mahfud.

Lebih jauh, Mahfud secara terbuka menantang Menteri Keuangan Purbaya untuk menindaklanjuti temuan tersebut. 

Eks Cawapres tahun 2024 itu mengingatkan bahwa langkah itu tidak akan mudah, karena akan berhadapan dengan tekanan dari pihak-pihak berpengaruh yang sebelumnya juga berusaha mengintervensi dirinya.

"Nggak nantang, tapi berani nggak? Kalau menantang gini, yang akan menekan dia (Purbaya) seperti halnya menekan saya dulu itu adalah orang-orang besar juga," ujar Mahfud.

"Ada yang terang-terangan, ada yang mau menyuap, ada ngancam juga," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sudah tidak menjabat, Mahfud menegaskan untuk terus mendorong penegakan hukum dan transparansi dalam sektor keuangan negara.

Ia berharap Kemenkeu di bawah kepemimpinan Purbaya mampu menindaklanjuti temuan tersebut demi menjaga kredibilitas institusi dan kepercayaan publik. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Kantor Pertanahan di Medan Digeledah Buntut Dugaan Korupsi Jalan Tol Medan-Binjai Rp1,17 Triliun

Dua Kantor Pertanahan di Medan Digeledah Buntut Dugaan Korupsi Jalan Tol Medan-Binjai Rp1,17 Triliun

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) menggeledah dua Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut dan Medan, Kamis (9/4/2026). Penggeledahan dilakuk
DPR Siap Pindah ke IKN, Deddy Sitorus Tegaskan Syarat Tegas: Mitra Kementerian Harus Ikut

DPR Siap Pindah ke IKN, Deddy Sitorus Tegaskan Syarat Tegas: Mitra Kementerian Harus Ikut

DPR siap pindah ke IKN, namun Deddy Sitorus tegaskan syarat utama: kementerian dan lembaga mitra harus ikut agar fungsi legislasi berjalan optimal.
Geger! Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Cibitung, Diduga Digorok

Geger! Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Cibitung, Diduga Digorok

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita ditemukan tewas bersimbah darah diduga digorok. 
Aroma Liga Belanda di Duel Persib Vs Bali United, Eliano Reijnders Akui Tak Sabar Hadapi Eks Pelatih dan Rekan Setim

Aroma Liga Belanda di Duel Persib Vs Bali United, Eliano Reijnders Akui Tak Sabar Hadapi Eks Pelatih dan Rekan Setim

Wing back Persib Bandung, Eliano Reijnders, antusias menatap laga pekan ke-27 Super League 2025/2026 menghadapi Bali United. Duel kedua tim diprediksi sengit.
Kepada Dedi Mulyadi, RSHS Bandung Bilang Kalau Perawat yang Lalai Berikan Bayi Pasien Sudah Dinonaktifkan

Kepada Dedi Mulyadi, RSHS Bandung Bilang Kalau Perawat yang Lalai Berikan Bayi Pasien Sudah Dinonaktifkan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi minta klarifikasi pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung terkait insiden perawat berikan bayi pasien ke orang lain
Usai Kritik Penampilan Shayne Pattynama, Bung Binder Kena Sindir Legenda Persija Jakarta: Kamu Tidak Mengerti

Usai Kritik Penampilan Shayne Pattynama, Bung Binder Kena Sindir Legenda Persija Jakarta: Kamu Tidak Mengerti

Legenda Persija Jakarta Greg Nwokolo geram dengan kritikan yang diungkapkan oleh pundit Bung Binder terkait penampilan Shayne Pattynama di laga Super League.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral