GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Grand Mall Bekasi Tutup, Ternyata Milik Konglomerat Besar Grup Lippo!

Grand Mall Bekasi resmi tutup. Pusat belanja legendaris ini ternyata milik konglomerat Grup Lippo lewat Lippo Malls Indonesia. Begini kisah lengkapnya...
Minggu, 12 Oktober 2025 - 10:37 WIB
Grand Mall Bekasi Tutup, Ternyata Milik Konglomerat Besar Grup Lippo!
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Pusat perbelanjaan legendaris Grand Mall Bekasi kini resmi berhenti beroperasi. Bangunan megah yang dulu ramai pengunjung itu kini tampak sepi, gelap, dan tertutup rapat. Di balik penutupan ini, tersimpan fakta menarik bahwa mal tersebut dimiliki oleh konglomerat besar Grup Lippo, salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, membenarkan bahwa Grand Mall Bekasi berada di bawah pengelolaan Lippo Malls Indonesia, anak usaha Grup Lippo yang fokus pada sektor pusat perbelanjaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Grand Mall Bekasi tercatat dalam daftar anggota Lippo Malls Indonesia,” ujar Alphonzus kepada wartawan, Sabtu (11/10/2025).

Lippo Group, yang didirikan oleh konglomerat Mochtar Riady dan kini diteruskan oleh generasi keduanya, James Riady, dikenal memiliki jaringan luas di sektor properti, keuangan, hingga rumah sakit. Melalui Lippo Malls Indonesia, grup ini mengelola berbagai mal ternama di tanah air seperti Lippo Mall Kemang, Lippo Mall Puri, Pluit Village, Palembang Icon, hingga Lippo Plaza Keboen Raya Bogor.

Bangunan Megah, Kini Jadi Kenangan

Berdasarkan data di situs resmi Lippo Malls Indonesia, Grand Mall Bekasi memiliki luas total (GFA) 47.667 meter persegi dengan area sewa bersih (NFA) sekitar 28.699 meter persegi. Mal ini terdiri atas lima lantai dan dua lantai basement parkir, berlokasi strategis di kawasan Kranji, Bekasi Barat, dekat stasiun Kranji dan pertigaan utama kota.

Dalam deskripsi resminya, Lippo Malls Indonesia menuliskan bahwa Grand Mall Bekasi dulu menghadirkan “beragam pilihan toko ritel, kuliner, dan fasilitas hiburan, menjadikannya tempat yang nyaman untuk berbelanja, makan, dan bersantai bersama keluarga.”

Namun kini, semua itu tinggal kenangan. Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana di Grand Mall Bekasi tampak sunyi tanpa aktivitas pertokoan. Tulisan besar “Grand Mall Bekasi” di bagian depan telah ditutup terpal, sementara area banner tenant di bagian atas bangunan juga dibiarkan kosong.

Gelap dan Terkunci

Akses utama menuju lobi mal kini tertutup rapat. Di depan pintu, terlihat tiga papan bertuliskan “Awas lantai basah” sebagai penanda sekaligus penghalang agar pengunjung tidak mendekat. Begitu pula di pintu timur dan barat, semua tertutup rapat tanpa satu pun akses terbuka.

Dari kaca depan, terlihat bagian dalam mal gelap total tanpa penerangan. Tidak ada aktivitas, tidak ada toko yang buka, bahkan kios-kios yang dulu ramai kini hanya menyisakan tulisan “Dijual” dan “Disewakan” di kaca etalase. Beberapa bagian tertutup teralis berdebu, menandakan sudah lama tak beroperasi.

Simbol Perubahan Lanskap Ritel

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penutupan Grand Mall Bekasi menambah daftar panjang mal-mal lama yang tumbang di tengah gempuran perubahan perilaku belanja masyarakat dan meningkatnya tren belanja online. Selain faktor digitalisasi, banyak mal lama yang kalah bersaing dengan pusat perbelanjaan modern dan lifestyle center baru yang menawarkan konsep hiburan lebih lengkap.

Kini, Grand Mall Bekasi yang pernah menjadi salah satu ikon kota Bekasi tinggal menjadi bagian dari sejarah industri ritel Indonesia. Sebuah ironi bagi bangunan megah milik konglomerat besar yang dulu menjadi simbol kemajuan kota, namun kini tutup tanpa penghuni. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal AVC Champions League 2026 Pekan Ini: Saatnya Jakarta Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya Unjuk Gigi

Jadwal AVC Champions League 2026 Pekan Ini: Saatnya Jakarta Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya Unjuk Gigi

Jadwal AVC Champions League 2026 pekan ini, di mana dua tim tuan rumah yakni Jakarta Bhayangkara Presisi dan Jakarta Garuda Jaya akan unjuk gigi di turnamen kandang.
Gagal Reuni dengan Bukilic, Megawati Hangestri Selangkah Lagi Gabung Hyundai Hillstate

Gagal Reuni dengan Bukilic, Megawati Hangestri Selangkah Lagi Gabung Hyundai Hillstate

Kabar masa depan Megawati Hangestri di V-League mulai menemui titik terang. Media Korea menyebut sang opposite hitter Indonesia kini tinggal selangkah lagi.
Setia Pada Benny Laos, Sherly Tjoanda Ceritakan Momen Pertama Kali Jatuh Cinta dengan Mendiang Suami: Se-Simpel itu

Setia Pada Benny Laos, Sherly Tjoanda Ceritakan Momen Pertama Kali Jatuh Cinta dengan Mendiang Suami: Se-Simpel itu

Dibalik kesetiaan Sherly Tjoanda terhadap suaminya, publik bertanya-tanya mengapa orang nomor satu di Maluku Utara saat ini memilih Benny Laos sebagai suaminya.
Respons Tegas Menteri Agama soal Kasus Pelecehan di Ponpes Ndolo Kusumo, Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi

Respons Tegas Menteri Agama soal Kasus Pelecehan di Ponpes Ndolo Kusumo, Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi

Tengah heboh kasus dugaan pelecehan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo. Menteri Agama beri respons tegas
Dikenal sebagai Penyayang Binatang, Dedi Mulyadi Berkelakar Siap Tampung Jika Ada Kelebihan Populasi Satwa di Istana Cipanas

Dikenal sebagai Penyayang Binatang, Dedi Mulyadi Berkelakar Siap Tampung Jika Ada Kelebihan Populasi Satwa di Istana Cipanas

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dikenal sebagai sosok penyayang binatang. 
Tak Hanya Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Juga Cetak Rekor Baru di UFC 328

Tak Hanya Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Juga Cetak Rekor Baru di UFC 328

Sean Strickland tampil dominan saat menaklukkan Khamzat Chimaev di UFC 328, sekaligus merebut kembali sabuk juara kelas menengah. Tak hanya itu, rekor baru.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Selengkapnya

Viral