GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkeu Purbaya Buka Peluang Turunkan Tarif PPN 2026 Demi Genjot Daya Beli Rakyat, Tapi Ini Pertimbangannya

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa opsi untuk menurunkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) saat ini belum bersifat final dan masih dalam tahap kajian mendalam.
Selasa, 14 Oktober 2025 - 16:45 WIB
Menkeu Purbaya setelah konferensi pers APBN KiTa edisi Oktober 2025, Selasa (14/10/2025).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah membuka peluang untuk menurunkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada tahun 2026. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.

Namun, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa kebijakan tersebut belum bersifat final dan masih dalam tahap kajian mendalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sampai sekarang belum terlalu clear. Nanti akan kita lihat bisa gak kita turunkan (tarif) PPN. Itu untuk mendorong daya beli masyarakat. Tapi kita pelajari dulu hati-hati,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Oktober 2025, Selasa (14/10/2025).

Ia menjelaskan, keputusan mengenai penyesuaian tarif PPN akan sangat bergantung pada kondisi fiskal negara menjelang akhir 2025. Pemerintah disebut akan menimbang secara komprehensif keseimbangan antara kebutuhan penerimaan negara dan upaya menjaga konsumsi publik.

“Kita akan lihat seperti apa akhir tahun, ekonomi seperti apa, uang saya yang saya dapat itu seperti apa sampai akhir tahun,” katanya.

Sebagai informasi, pemerintah sebelumnya telah menaikkan tarif PPN dari 10 persen menjadi 11 persen pada 1 April 2022, sesuai amanat Pasal 7 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

Selanjutnya, per 1 Januari 2025, tarif PPN kembali naik menjadi 12 persen, namun hanya diberlakukan secara terbatas untuk barang dan jasa mewah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wacana penurunan tarif PPN pada 2026 menunjukkan fleksibilitas kebijakan fiskal pemerintah dalam menyesuaikan instrumen perpajakan terhadap kondisi ekonomi terkini.

Jika benar direalisasikan, langkah ini berpotensi meningkatkan daya beli masyarakat dan memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi nasional tahun depan. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong angkat bicara terkait fenomena kembalinya sejumlah pemain naturalisasi ke kompetisi domestik Super League. Shin -
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Update Harga iPhone 16 Series Hari Ini 21 Februari 2026, Ada Promo Besar

Update Harga iPhone 16 Series Hari Ini 21 Februari 2026, Ada Promo Besar

Update harga iPhone 16 Series hari ini 21 Februari 2026 di Indonesia. Simak daftar harga iPhone 16, 16 Plus, 16 Pro, dan 16 Pro Max terbaru serta info promo.
Terungkap, Penyebab Utama Banjir Jakarta Capai 1,5 Meter, Pramono Singgung Rob

Terungkap, Penyebab Utama Banjir Jakarta Capai 1,5 Meter, Pramono Singgung Rob

Terungkap, penyebab Utama banjir di Jakarta mencapai 1,5 meter. Hal ini diungkapkan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kepada awak media, i Jakarta Selatan,
Empat Anak Dicabuli Pemuda di Tangsel, Polisi Beberkan Kronologinya

Empat Anak Dicabuli Pemuda di Tangsel, Polisi Beberkan Kronologinya

Warga  Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten dihebohkan dengan kabar empat anak dicabuli seorang pemuda berusia 18 tahun berinisial Ez. Bahkan,
Insanul Fahmi Keluhkan Anak Sering Ditinggal, Wardatina Mawa: Aku Nggak Minta Nafkah!

Insanul Fahmi Keluhkan Anak Sering Ditinggal, Wardatina Mawa: Aku Nggak Minta Nafkah!

Wardatina Mawa bantah tudingan Insanul Fahmi soal anak sering ditinggal. Ia tegaskan tak pernah minta nafkah dan bekerja demi masa depannya dan sang anak.

Trending

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyambut positif penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru skuad Garuda. Menurut Shin Tae-yong, John Herdman -
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Terungkap, Penyebab Utama Banjir Jakarta Capai 1,5 Meter, Pramono Singgung Rob

Terungkap, Penyebab Utama Banjir Jakarta Capai 1,5 Meter, Pramono Singgung Rob

Terungkap, penyebab Utama banjir di Jakarta mencapai 1,5 meter. Hal ini diungkapkan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kepada awak media, i Jakarta Selatan,
Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

AKBP Didik Putra Kuncoro yang merupakan mantan Kapolres Bima, kini Namanya masih menyedot perhatian publik hingga menuai kritik dari sebagian publik karena
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT