GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bocah Perempuan di Cilincing Dibunuh, Ini Keseharian dari ayah Korban Hanya Berprofesi Sebagai Tukang Rongsok

Seorang anak perempuan berinisial VI (12) tewas ditangan remaja berusia 16 tahun di sebuah rumah kontrakan di wilayah Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.
Rabu, 15 Oktober 2025 - 20:46 WIB
Fakta Baru Pembunuhan Sadis Bocah Perempuan di Cilincing, Polisi Ungkap Pelaku Sempat Ditagih Utang
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang anak perempuan berinisial VI (12) tewas ditangan remaja berusia 16 tahun di sebuah rumah kontrakan di wilayah Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Menurut keterangan warga setempat, jasad bocah tersebut ditemukan langsung oleh ayahnya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, Ayah korban tengah mencari anaknya yang hingga larut malam belum tiba di rumah.

Lalu, sang Ayah mendapatkan laporan dari warga lainnya bahwa korban dibawa oleh pelaku. Namun saat ditanyakan langsung justru pelaku ini mengelak dan menyatakan tidak tahu.

Saat itukah ayah korban merasa curiga dan menyambangi rumah pelaku yang merupakan lokasi pembunuhan.

Setibanya di tempat kejadian, ayah korban langsung membuka pintu. Namun sayang semuanya sudah terlambat.

Ayah korban langsung lemas ketika melihat gadis kecilnya terbaring tak bernyawa. Diketahui, korban tewas akibat dibekap dan dililit kabel oleh pelaku.

Sementara itu Nur (51) salah seorang warga setempat membeberkan profesi ayah korban.

Menurut sepengetahuannya, bahwa ayah korban pernah berjualan baso. Dia berkeliling di sekitaran kampungnya.

"Bapaknya si korban ini kan dulunya tukang baso, kelilingnya kesini," katanya, Rabu (15/10).

Namun kini profesi itu tidak lagi dijalankannya. Saat ini keseharian ayah korban mencari barang bekas untuk dijual kembali.

"Setahu saya sih sekarang nyari rongsokan," ujarnya.

Kini ayah korban hanya bisa meratapi kenangan bersama anaknya itu. Harapan yang muncul dari sang buah hatinya sirna begitu saja akibat ulah remaja tersebut.

Di sisi lain dalam fakta baru yang diungkap oleh Polisi, pelaku menghabisi nyawa korban lantaran merasa kesal terhadap orang tuanya.

Kekesalahan itu muncul lantaran orang tua korban sempat menagih hutang kepada pelaku.

"Pernah sakit hati dengan Ibu korban karena ditagih hutangnya," katanya saat dihubungi, Rabu (15/10).

Onkoseno mengungkap pihaknya belum mendapati jumlah hutang yang ditagih ibu korban kepada pelaku.

Menurutnya saat itu pula pelaku enggan membayarkan utang yang ditagih oleh ibu bocah malang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"(Saat ditagih) pelaku tidak membayar. Nominalnya tidak disebutkan," ucapnya.

Onkoseno menegaskan saat ini proses penyidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas. (aha/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan sebanyak 1.919 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan ini.
133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT