GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PPI Jepang Nilai Kebijakan Prabowo Beri Harapan Segar

Ketua Umum Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang, Prima Gandhi, menilai dua program besar yang digagas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penghapusan utang bagi petani, nelayan, serta pelaku UMKM merupakan manifestasi dari komitmen politik yang berpihak pada ekonomi kerakyatan.
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 16:39 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto.
Sumber :
  • BPMI Istana Negara

Jakarta, tvOnenews.com - Setahun sejak Presiden Prabowo Subianto memimpin pemerintahan, arah kebijakan pembangunan nasional mulai menemukan bentuk yang menonjolkan keberpihakan pada rakyat kecil. 

Ketua Umum Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang, Prima Gandhi, menilai dua program besar yang digagas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penghapusan utang bagi petani, nelayan, serta pelaku UMKM merupakan manifestasi dari komitmen politik yang berpihak pada ekonomi kerakyatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Program MBG, yang diluncurkan pada Januari 2025, telah menjangkau lebih dari 31 juta penerima manfaat di 38 provinsi. Melalui lebih dari 11 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemerintah tidak hanya menyalurkan makanan bergizi bagi anak-anak dan kelompok rentan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru hampir 400 ribu orang", kata Prima Gandhi dalam wawancara kepada media. 

Bagi Prima Gandhi, capaian tersebut menunjukkan transformasi kebijakan sosial menjadi kebijakan ekonomi produktif.

“Program ini menegaskan bahwa pembangunan manusia tidak bisa dipisahkan dari pemberdayaan ekonomi lokal. Petani, nelayan, dan pelaku UMKM ikut tumbuh bersama ketika rantai pasokan makanan bergizi dikelola secara inklusif,” ujarnya. 

Namun, di tengah apresiasi itu, Prima mengingatkan pentingnya tata kelola dan transparansi. Ia menilai, tantangan utama program semacam MBG terletak pada kualitas distribusi, pengawasan mutu makanan, dan akuntabilitas anggaran. Insiden keracunan di beberapa daerah menjadi alarm bahwa sistem pengawasan perlu diperkuat.

“Pemerintahan Prabowo sudah memiliki fondasi kuat. Tapi keberlanjutan program akan bergantung pada kemampuan memperkuat regulasi, penggunaan data sosial yang presisi, dan digitalisasi sistem monitoring,” katanya.

Kebijakan lain yang menuai perhatian PPI Jepang adalah penghapusan utang bagi petani, nelayan, dan UMKM. Langkah ini dinilai sebagai koreksi terhadap beban struktural ekonomi rakyat kecil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan penghapusan utang, pemerintah memberi ruang bagi pelaku usaha produktif untuk memulai kembali aktivitas ekonomi tanpa tekanan finansial", tandasnya. 

Bagi Prima melanjutkan, kebijakan tersebut tidak bisa berhenti pada penghapusan nominal utang semata. Ia menekankan perlunya pendampingan, akses permodalan, dan integrasi pasar agar kebijakan ini menjadi jalan pembebasan ekonomi, bukan sekadar populisme fiskal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Polda Metro Jaya mengungkap awal mula duduk perkara pasien yang juga pemilik saham berinisial Y menjadi korban malapraktik di sebuah rumah sakit swasta, di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan (Jaksel).
Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Ketua MPR Ahmad Muzani merespons gugatan terkait polemik LCC 4 Pilar Kalbar. MPR juga mengaku telah memanggil dan menegur para juri.
Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Banyaknya anak muda yang kini terserang penyakit kronis umumnya diakibatkan konsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda secara berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.
Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Pasukan asuhan Mauricio Souza dipastikan tak dapat mengejar Borneo FC dan Persib Bandung di dua laga tersisa karena keduanya memiliki 75 poin.
Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/52026) sekitar pukul 02.25 WIB.
Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Kondisi polusi udara di wilayah ibu kota masih memprihatinkan. Salah satu dampaknya dirasakan oleh siswa di SD Negeri Marunda 05, Cilincing, Jakarta Utara, yang setiap hari berhadapan dengan paparan asap pabrik di sekitar lingkungan sekolah. Rabu (13/5/2026).

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral