GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Badai Tropis Fengshen Mengguncang Filipina, Ribuan Warga Dievakuasi Jelang Hantaman di Pesisir Luzon

Badai tropis Fengshen atau Ramil hantam Filipina. Ribuan warga mengungsi dari pesisir Luzon, ratusan kapal tertahan akibat cuaca ekstrem.
Minggu, 19 Oktober 2025 - 09:14 WIB
Tentara Filipina (OCD) memindahkan penduduk yang menjadi hempasan badai tropis berat Bualoi
Sumber :
  • Office of Civil Defense (OCD)

Jakarta, tvOnenews.com – Ribuan warga Filipina terpaksa mengungsi setelah badai tropis Fengshen, yang secara lokal dikenal sebagai Ramil, mendekati pesisir Luzon pada Sabtu malam (18/10).

Otoritas Filipina memperingatkan potensi dampak besar dari badai tersebut, termasuk gelombang tinggi dan hujan lebat yang berpotensi menimbulkan banjir serta tanah longsor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ribuan Warga Dievakuasi

Menurut laporan media lokal Inquirer, hingga Sabtu malam setidaknya 21.945 warga telah dievakuasi ke tempat penampungan di berbagai provinsi di wilayah Bicol, termasuk Albay, Masbate, dan Catanduanes. Pemerintah daerah setempat bersama lembaga penanggulangan bencana telah menyiagakan sekolah dan gedung pemerintahan sebagai lokasi evakuasi darurat.

Evakuasi massal ini dilakukan setelah Badan Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina (Pagasa) memprediksi bahwa badai tropis Fengshen akan mendarat untuk kedua kalinya di provinsi Aurora pada Minggu (19/10) pagi.

“Kami mengimbau seluruh warga di pesisir untuk tetap berada di tempat aman dan mematuhi instruksi evakuasi,” ujar pejabat Pagasa seperti dikutip media setempat.

Ratusan Kapal dan Ribuan Penumpang Tertahan

Dampak badai juga dirasakan di jalur laut. Penjaga Pantai Filipina melaporkan sedikitnya 3.142 penumpang terlantar di berbagai pelabuhan akibat penangguhan perjalanan laut. Cuaca ekstrem memaksa otoritas pelabuhan menahan lebih dari 1.000 kapal kargo bergulir, enam kapal besar, dan dua kapal banca bermotor di sejumlah pelabuhan utama.

Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan pelayaran, mengingat kondisi ombak dan angin di perairan timur Luzon meningkat tajam sejak Sabtu pagi.

Ancaman Gelombang dan Banjir Pesisir

Pagasa memperingatkan potensi gelombang badai setinggi satu hingga dua meter di sejumlah wilayah pesisir, termasuk Albay, Aurora, Camarines Norte, Camarines Sur, Catanduanes, Masbate, dan Sorsogon. Selain itu, badai Fengshen juga diperkirakan membawa curah hujan tinggi yang dapat memicu banjir bandang dan tanah longsor di daerah pegunungan.

Sejumlah wilayah di provinsi Albay telah menetapkan status siaga darurat, sementara petugas SAR dan aparat militer disiagakan untuk membantu proses evakuasi dan distribusi bantuan logistik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampak Meluas dan Kesiapsiagaan Pemerintah

Pemerintah Filipina melalui Dewan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional (NDRRMC) juga telah mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem nasional, memperingatkan masyarakat agar menghindari aktivitas di luar ruangan, terutama di sekitar wilayah pesisir dan pegunungan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal SBY Cup 2026, Rabu 13 Mei: LavAni Jadi Pembuka, Dio Zulfikri Cs Hadapi Tirta Bhagasasi

Jadwal SBY Cup 2026, Rabu 13 Mei: LavAni Jadi Pembuka, Dio Zulfikri Cs Hadapi Tirta Bhagasasi

Jadwal SBY Cup 2026 hari ini, di mana ada sejumlah laga seru termasuk LavAni yang langsung akan berhadapan dengan PDAM Perumda Tirta Bhagasasi di laga pembuka.
Kurban Atas Nama Orang Tua, Apakah Pahalanya untuk Anak atau Orang Tua? Begini Penjelasan Buya Yahya

Kurban Atas Nama Orang Tua, Apakah Pahalanya untuk Anak atau Orang Tua? Begini Penjelasan Buya Yahya

Demi menunjukkan rasa baktinya kepada orang tua. Seorang anak berencana mengatasnamakan kurban untuk orang tua. Apakah pahala kurban untuk orang tua atau anak?
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Lengkong Nganjuk Ludes Terbakar hingga Rata dengan Tanah

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Lengkong Nganjuk Ludes Terbakar hingga Rata dengan Tanah

Sebuah rumah milik warga di Desa Lengkong Lor, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, ludes terbakar hingga rata dengan tanah, Selasa (12/5).
Pengurus PBI Jatim Keluhkan Penonaktifan Sepihak, Ini Penjelasan Pusat

Pengurus PBI Jatim Keluhkan Penonaktifan Sepihak, Ini Penjelasan Pusat

Perselisihan dan polemik internal mewarnai kegiatan organisasi Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI) wilayah Jawa Timur.
Reaksi Media Vietnam usai Timnas Indonesia U-17 Resmi Tersingkir dari Piala Asia U-17 2026, China Disanjung

Reaksi Media Vietnam usai Timnas Indonesia U-17 Resmi Tersingkir dari Piala Asia U-17 2026, China Disanjung

Media Vietnam beri reaksi setelah Timnas Indonesia U-17 dipastikan tersingkir dari Piala Asia U-17 2026. Di sisi lain, China justru mendapatkan sanjungan karena keberhasilan meraih tiket ke Piala Dunia U-17 2026.
Sikap Centil Gubernur Sherly Tjoanda saat Lewati Hutan Bikin Gemas: Gak Tahu Jalan tapi Jalan terus, Menghilang

Sikap Centil Gubernur Sherly Tjoanda saat Lewati Hutan Bikin Gemas: Gak Tahu Jalan tapi Jalan terus, Menghilang

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos memperlihatkan sikap centilnya yang bikin gemas saat melewati hutan tempat tinggal masyarakat Suku Togutil.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral