GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Analisis PPI Terkait Ultimatum Presiden Prabowo ke Menteri Nakal: Maka Tak Ada Toleransi

Buntut Presiden Prabowo lontarkan ultimatum akan mencopot menteri yang tidak kunjung berbenah setelah diberi tiga kali peringatan. Sontak menuai analisis PPI
Minggu, 19 Oktober 2025 - 18:44 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Buntut Presiden Prabowo Subianto lontarkan ultimatum akan mencopot menteri yang tidak kunjung berbenah setelah diberi tiga kali peringatan. Sontak menyedot perhatian publik hingga menuai komentara berbentuk analisis dari Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno.

Adi Prayitno menilai ultimatum itu disampaikan Prabowo di momen satu tahun pemerintahannya sebagai bentuk ketegasan tidak akan menoleransi kinerja buruk. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu peringatan terakhir ke menteri untuk bekerja secara serius dan bekerja dengan benar sesuai harapan presiden. Apalagi pemerintahan sudah genap satu tahun, maka tak ada toleransi lagi bagi menteri yang performanya tak sesuai harapan," ujar Adi kepada wartawan, Minggu (19/10/2025).

Bahkan ia menilai, saat ini jajaran menteri diberikan kesempatan terakhir untuk memperbaiki kinerjanya. Sebab, kata dia, rakyat akan mendukung presiden mencopot menteri yang tidak bekerja dengan baik.

"Kali ini presiden sepertinya tak akan kasih ampun menteri yang kerjanya tak beres. Ini kesempatan terakhir untuk berbenah. Rakyat mendukung presiden ganti menteri yang kerjanya tak becus," kata dia.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan Prabowo sedang berusaha untuk memenuhi janji-janji kampanyenya kepada rakyat. 

Dengan begitu, menurutnya, Prabowo tidak mau terbebani dengan kinerja menteri yang buruk.

"Tentu saja presiden punya target janji kerja beliau yang harus dipenuhi ke rakyat. Presiden tentu tidak mau terbebani, artinya punya menteri yang tanggung jawab untuk menjawab janji kampanye beliau," jelas Pangi.

Bahkan Pangi menilai pernyataan Prabowo itu menunjukkan evaluasi dilakukan berbasis kinerja alih-alih pembagian kekuatan politik kepada parpol-parpol pendukung.

"Presiden memberikan hal-hal semacam ini kan sudah hampir tiga atau empat kali melakukan reshuffle ya, reshuffle yang dilakukan apakah reshuffle berbasis power sharing atau berbasis kinerja. Kalau misalkan beliau sudah menegur 1-2 kali, tiga kali diperingatkan tetap nakal misalnya, itu artinya harusnya memang presiden harus mengevaluasi menteri yang tidak sesuai dengan target yang disampaikan presiden selama ini," kata Pangi.

"Jadi dalam konteks satu tahun ini harus dilakukan reshuffle berbasis kinerja dengan alat ukur yang terukur juga," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo mengingatkan para menteri agar bekerja dengan benar dan tidak melakukan penyalahgunaan. Ia mewanti-wanti kepada menterinya, jika tiga kali diberi peringatan masih 'nakal', akan diganti.

"Anak buah saya hebat-hebat ya. Kalau ada satu dua nakal, saya peringati ya kan?" kata Prabowo saat memberikan orasi ilmiah di sidang senat terbuka Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di The Trans Luxury Hotel, Jawa Barat, Sabtu (18/10).

"Satu kali peringatan masih masih nakal, masih nggak mau dengar, dua kali peringatan, tiga kali, apa boleh buat reshuffle," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo tak akan takut menghadapi para 'maling' di negeri ini. Ia yakin rakyat berada di belakangnya.

"Saya tidak ragu-ragu, saya akan hadapi kalau koruptor, koruptor, maling, saya hadapi bersama Saudara-saudara. Saya yakin, saya yakin rakyat Indonesia di belakang saya, saya percaya itu," pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Idul Fitri, Memangnya Boleh ya Cabut Rumput dan Tabur Bunga saat Ziarah Kubur?

Jelang Idul Fitri, Memangnya Boleh ya Cabut Rumput dan Tabur Bunga saat Ziarah Kubur?

Bukan tanpa alasan, ziarah kubur umum dilakukan umat muslim saat ramadhan dan idul fitri.
Tren Mudik Naik Kereta "Menggila", Tiket KA Lebaran Terjual 3,48 Juta, Okupansi Capai 100 Persen

Tren Mudik Naik Kereta "Menggila", Tiket KA Lebaran Terjual 3,48 Juta, Okupansi Capai 100 Persen

KAI mencatat penjualan tiket kereta api periode Lebaran 2026 telah menembus 3.483.469 tiket atau 77,4 persen dari total kapasitas 4.498.696 kursi yang disediakan selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
Kejutan Tak Terduga Inter Milan di Bursa Transfer: Incar Bek Tim Papan Tengah Liga Italia untuk Gantikan Bastoni Jika Pergi

Kejutan Tak Terduga Inter Milan di Bursa Transfer: Incar Bek Tim Papan Tengah Liga Italia untuk Gantikan Bastoni Jika Pergi

Pergerakan senyap mulai dilakukan Inter Milan dalam menyusun kekuatan untuk musim depan. Fokus utama Nerrazurri tertuju pada upaya memperkuat lini belakang.
USTR Sorot ‘Forced Labor’ hingga Overkapasitas Industri, Indonesia Siaga Hadapi Investigasi Dagang AS

USTR Sorot ‘Forced Labor’ hingga Overkapasitas Industri, Indonesia Siaga Hadapi Investigasi Dagang AS

Pemerintah Indonesia bergerak cepat menyusun strategi menghadapi gelombang investigasi dagang dari United States Trade Representative (USTR) yang menyasar sejumlah negara mitra, termasuk Indonesia.
Pemprov DKI Jakarta Berangkatkan 689 Pemudik Gratis Tujuan Kepulauan Seribu

Pemprov DKI Jakarta Berangkatkan 689 Pemudik Gratis Tujuan Kepulauan Seribu

Pemprov DKI Jakarta melepas 11 kapal program mudik gratis di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Rabu (18/3/2026).
Prabowo Desak Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus Diusut Tuntas, Kapolri: Masih Pendalaman CCTV dan Cari Bukti

Prabowo Desak Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus Diusut Tuntas, Kapolri: Masih Pendalaman CCTV dan Cari Bukti

Sigit menerangkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendalaman terhadap rekaman CCTV yang merekam kejadian tersebut.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyinggung jabatan istri Kades Hoho yang menjadi sekdes. Terungkap sang istri sudah dulu menjabat sebelum Hoho Alkaf menjadi kepala desa.
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Maroko resmi dinyatakan sebagai juara Piala Afrika setelah bandingnya dikabulkan Confederation of African Football (CAF) saat berhadapan dengan Senegal.
Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mengupas alasan besar Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 PPPK (P3K) paruh waktu tidak bisa cair sepenuhnya.
Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, kemacetan panjang mulai menyergap para pengendara di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT