News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perjalanan Hidup Timothy Anugerah Diungkap Sang Ayah, Waktu Kecil Pernah Alami Hal Ini Tapi Tegaskan Tidak Cacat Mental

Ayah Timothy Anugerah Saputra menyampaikan perjalanan hidup sang anak yang kini harus meninggal dunia. Pemuda 22 tahun itu diduga bunuh diri di kampus Unud.
Senin, 20 Oktober 2025 - 14:19 WIB
Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Sosiologi Universitas Udayana (Unud), Bali
Sumber :
  • Kolase Instagram/@8_11_timothyanugerah & Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ayah Timothy Anugerah Saputra, Lukas Triana Putra, mengungkapkan perjalanan hidup anaknya, mahasiswa Universitas Udayana (Unud) yang diduga meninggal akibat bunuh diri dari lantai empat kampus.

Diketahui, Timothy ditemukan tak bernyawa setelah jatuh dari lantai empat kampus Unud, pada Rabu (15/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum diketahui apakah Timothy melompat karena bunuh diri atau kecelekaan.

Namun, setelah kematiannya muncul dugaan perundungan karena tersebar isi chat teman-temannya yang melontarkan kata-kata menghina.

Walaupun begitu, sampai saat ini penyebab kematian Timothy masih didalami pihak kepolisian setelah laporan dilayangkan pihak keluarga.

Lukas mengatakan, setelah kematian anaknya, muncul beberapa spekulasi soal kondisi Timothy.

Bahkan, anak semata wayangnya itu disebut-sebut memiliki kelainan mental. Hal ini pun langsung dibantah oleh Lukas.

"Karena ada beberapa hal yang harus diluruskan, pertama adalah anak saya tidak cacat mental," kata Lukas, dalam tayangan Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, dikuitp Senin (20/10/2025).

Lukas kemudian mengungkapkan perjalanan hidup anaknya sejak kecil. 

Ia menjelaskan, saat sekitar usia 3 tahun, Timothy sempat mengalami gangguan pendengaran sehingga membuat dirinya tidak bisa berbicara.

"Kami bawa dia ke dokter spesialis THT anak, untuk diperiksa dan ternyata memang ada sumbatan kotoran-kotoran yang membuat dia tidak bisa mendengar secara baik dan benar, sehingga membuat dia susah berbicara," katanya.

Selain itu, sejak di usia playgroup, Timothy bersekolah di sekolah internasional karena ayahnya ingin sang anak mendapatkan pendidikan terbaik.

Namun, Timothy kemudian mengalami kesulitan berbicara Bahasa Indonesia, karena di sekolahnya menggunakan Bahasa Inggris.

Akhirnya, putranya itu sulit untuk bersosialisasi sampai Lukas membawanya ke psikolog anak.

Lukas mengatakan, setelah menjalani perawatan, anaknya itu akhirnya sudah bisa bersosialisasi dengan normal di usia SMP.

Setelahnya, Timothy sudah sudah tidak memiliki masalah psikologis apa pun, termasuk pada saat berkuliah di Unud.

Ia pun menyayangkan karena pernyataan pihak kampus tidak jelas terkait kematian anaknya.

Selain itu, banyak berita-berita di media sosial yang tidak benar mengenai anak semata wayangnya itu.

Terkait kasus dugaan bunuh diri yang dialami pemuda 22 tahun itu, Lukas sudah melaporkannya ke pihak kepolisian.

Adapun laporan itu dilayangkan Lukas karena ingin menuntaskan kasus kematian anaknya yang hingga kini masih simpang siur. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Pemerintah Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menarik pulang personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). 
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu ungkap rencana Onyo kuliah di Amsterdam, Belanda, dengan dukungan keluarga dan persiapan matang tanpa mengganggu karier hiburannya. (9/4/2026)
Hasil Liga Europa: Braga Gagal Menang! Penalti Cucho Hernandez Selamatkan Real Betis

Hasil Liga Europa: Braga Gagal Menang! Penalti Cucho Hernandez Selamatkan Real Betis

SC Braga harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Real Betis pada leg pertama perempat final Liga Europa UEFA 2025-2026 di Estadio Municipal de Braga, Rabu (8/4/2026) malam WIB.
Banjir Kepung Tangsel di 21 Titik, Pemkot Minta Maaf dan Janji Benahi Drainase

Banjir Kepung Tangsel di 21 Titik, Pemkot Minta Maaf dan Janji Benahi Drainase

Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur sejak Sabtu (4/4/2026) siang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Selengkapnya

Viral