News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Fakta Kematian Timothy Anugerah, Mahasiswa Unud yang Putuskan Bunuh Diri hingga Disebut Alami...

Kematian Timothy Anugerah Saputra tak hanya meninggalkan duka mendalam. Namun, juga kegeraman publik karena ia diduga meninggal dunia karena bunuh diri akibat bullying.
Senin, 20 Oktober 2025 - 22:29 WIB
Mahasiswa Sosiologi Universitas Udayana (Unud), Timothy Anugerah Saputra
Sumber :
  • tvOneNews

tvOnenews.com - Peristiwa tragis yang menimpa Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana (Unud) menjadi sorotan banyak pihak.

Dikenal sebagai sosok mahasiswa yang cerdas, sopan, dan baik hati, Timothy dikabarkan meninggal dunia karena bunuh diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian naas itu lantas saja menjadi viral dan mengguncang publik. Pasalnya, di tengah suasana duka, terungkap juga jika Timothy menjadi sasaran ejekan dan perundungan dari teman-temannya, bahkan setelah kepergiannya.

Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana, Bali, yang diduga meninggal dunia akibat bunuh diri
Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana, Bali, yang diduga meninggal dunia akibat bunuh diri
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Hal itu tentu saja memicu gelombang kemarahan dari masyarakat Indonesia. Tak sedikit yang meminta agar pihak kampus mengambil tindakan tegas kepada para mahasiswa yang menuliskan kalimat-kalimat ejekan kepada Timothy.

Berikut tiga fakta dari kematian Timothy Anugerah Saputra yang menjadi viral di media sosia dan mendapat sorotan dari berbagai pihak.

 

1. Timothy diduga mengambil tindakan ekstrem dengan bunuh diri

Para pelaku bullying Timothy Anugerah Saputra di Unud
Para pelaku bullying Timothy Anugerah Saputra di Unud
Sumber :
  • Kolase Istimewa & Tim tvOne

 

Timothy adalah seorang mahasiswa jurusan Sosiologi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Mahasiswa semester 7 tersebut ditemukan meninggal dunia, setelah diduga mengambil tindakan ekstrem dengan melompat dari lantai empat gedung fakultasnya pada Rabu (15/10/2025) sekitar pukul 09.00 WITA.

Berita kematian Timothy tersebut pun langsung menyebar dengan cepat di media sosial. Tak sedikit publik yang geram, apalagi alasan kematian Timothy diduga karena bullying atau perundungan yang ia dapatkan dari teman-temannya di kampus.

 

2. Timothy tetap diejek meski sudah tewas

Isi Chat Mahasiswa Unud Usai Timothy Anugerah Saputra Tewas
Isi Chat Mahasiswa Unud Usai Timothy Anugerah Saputra Tewas
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com | X @rzkdhl

 

Publik dibuat semakin geram setelah sejumlah tangkapan layar dari sebuah grup chat Whatsapp muncul ke publik.

Dalam tangkapan layar tersebut, bukannya menunjukkan rasa duka yang mendalam, sejumlah mahasiswa Unud dalam grup chat itu masih saja menuliskan kalimat-kalimat ejekan kepada Timothy yang sudah meninggal dunia.

Berikut beberapa isi pesan yang dituliskan sejumlah mahasiswa Unud dalam grup chat tersebut.

Nanggung banget kalau bunuh diri dari lantai 2 yak.”

Mentalnya nggak kuat kalau dari lantai 4.”

Badan gorbon gitu mau diangkat, mandiri dikit.”

Nahan taha gw jir wkwkwk.”

Kek Kekeyi jir yang lagi pose macan.”

 

3. Disebut cacat mental, Timothy sebenarnya...

Ayah Mendiang Timothy Anugerah
Ayah Mendiang Timothy Anugerah
Sumber :
  • YouTube tvOneNews

 

Ayah Timothy, Lukas Triana Putra, mengatakan bahwa setelah kematian anak semata wayangnya itu, muncul beberapa spekulasi soal kondisi yang dialami Timothy sebelum meninggal dunia.

Salah satunya adalah soal putranya itu yang memiliki kelainan mental. Saat diwawancarai dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi di tvOne, Lukas dengan tegas membantah perigal kelainan mental tersebut.

Lukas menjelaskkan bahwa Timothy sempat mengalami gangguan pendengaran saat usia 3 tahun, sehingga membuatnya kesulitan berbicara.

"Karena ada beberapa hal yang harus diluruskan, pertama adalah anak saya tidak cacat mental," kata Lukas, dalam tayangan Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, dikutip Senin (20/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami bawa dia ke dokter spesialis THT anak, untuk diperiksa dan ternyata memang ada sumbatan kotoran-kotoran yang membuat dia tidak bisa mendengar secara baik dan benar, sehingga membuat dia susah berbicara," katanya. (ism)

Disclaimer: Berita ini dibuat bukan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Apabila Anda mengalami depresi atau merasa terganggu dengan berita ini, segera lewati dan konsultasikan masalah Anda dengan bantuan ahli.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral