GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Bulan Kematian Kacab Bank Cempaka Putih, Keluarga Korban Terus Desak Penyidik Terapkan Pasal Pembunuhan Berencana

Tepat dua bulan semenjak kematian MIP, Kacab Bank di Cempaka Putih, keluarga korban kembali mendatangi Markas Polda Metro Jaya untuk mendesak penetapan pasal paling berat.
Selasa, 21 Oktober 2025 - 14:14 WIB
Kuasa hukum keluarga Muhamad Ilham Pradipta, Kacab BRI
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com — Tepat dua bulan semenjak kematian MIP, Kepala Cabang (Kacab) Bank di Cempaka Putih, keluarga korban kembali mendatangi Markas Polda Metro Jaya untuk mendesak penetapan pasal paling berat, yakni pembunuhan berencana.

Kuasa hukum keluarga, Boyamin, hadir bersama sejumlah anggota keluarga almarhum seperti kakak korban dan mertua korban di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (21/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami datang ke sini lagi untuk memastikan, menyalurkan aspirasi itu. Bahwa kepada pelaku dikenakan pasal pembunuhan,” ungkap Boyamin mewakili keluarga yang hadir.

“Kami tetap menuntut meminta untuk dikenakan pasal pembunuhan yang tertinggi ya pembunuhan berencana, yaitu 340 KUHP. Setidak-tidaknya kalau turun dikit ya pembunuhan, tidak ada yang lain,” sambungnya.

tvonenews

Boyamin menyatakan keluarga tidak bisa menerima narasi bahwa kasus ini sekadar penculikan.

Menurut dia, rentetan keterangan dan temuan forensik mengarah pada tindakan yang terencana dan berujung pada kematian.

“Hasil visum mengatakan dia tidak bisa bernafas karena patah lehernya,” ucap Boyamin yang menegaskan bahwa kondisi tersebut menunjuk pada kematian sebelum tubuh almarhum dibuang.

Selain menuntut perubahan pasal, Boyamin mengangkat dugaan bahwa peristiwa penculikan dan kematian MIP terkait dengan jaringan kriminal lebih besar—sebuah sindikat yang diduga merencanakan pembobolan bank.

Dalam keterangannya, Boyamin menyebut adanya tiga orang yang bertugas “membujuk” korban beberapa hari sebelum kejadian.

Salah satu dari mereka, menurut catatan yang dia dalami, pernah dihukum karena dugaan penggelapan.

“Jadi ini kejahatan terorganisir dan masif, bagian konsep pembobolan bank ini dia diduga terlibat,” ujar Boyamin.

Ia menegaskan akan meminta agar ketiga orang yang diduga merayu MIP dikenakan pasal percobaan pembobolan bank, bukan sekadar berstatus saksi.

Pasalnya, hingga kini ketiganya masih berstatus sebagai saksi, belum menjadi tersangka.

Boyamin juga menilai ada inkonsistensi dalam konstruksi perkara di penyidikan awal, laporan polisi awalnya berfokus pada penculikan, sementara bukti yang muncul menunjukkan korban sudah meninggal saat dibuang.

“Kalau itu bukan pembunuhan ya seharusnya korban dibawa ke rumah sakit, ditolong,” ujarnya.

Keluarga Curiga Ada Kejanggalan Prosedural

Kata Boyamin, keluarga merasa curiga dan ada kejanggalan. Misalnya, klaim keberadaan safe house yang menurut penelusuran Boyamin tidak pernah benar-benar dipakai.

Ia menduga korban hanya dipindah-pindah kemudian dibuang dalam kondisi kritis atau sudah meninggal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluarga berharap penyidik dan Jaksa Penuntut Umum melihat perkara ini secara menyeluruh termasuk kemungkinan penerapan pasal lain seperti Pasal 170 tentang pengeroyokan yang menimbulkan maut jika bukti mendukung.

Boyamin menegaskan jika penanganan hanya berhenti pada pasal penculikan, maka risiko impunitas bagi pelaku berpotensi meningkat. (rpi/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Tengger Bromo Geram, Pencuri Tujuh Koper Wisatawan Thailand Diminta Segera Ditangkap

Warga Tengger Bromo Geram, Pencuri Tujuh Koper Wisatawan Thailand Diminta Segera Ditangkap

Warga Tengger di kawasan wisata Gunung Bromo mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku pencurian tujuh koper milik wisatawan mancanegara asal Thailand.
Prediksi Skor Persib Bandung vs Ratchaburi FC 18 Februari 2026: Wajib Remontada Demi ke Perempat Final ACL Elite Two

Prediksi Skor Persib Bandung vs Ratchaburi FC 18 Februari 2026: Wajib Remontada Demi ke Perempat Final ACL Elite Two

Duel antara Persib Bandung vs Ratchaburi FC diprediksi berjalan sengit, Tim tuan rumah usung misi remontada demi target lolos perempat final ACL Elite Two.
Tiga Bocah SD di Lamongan Tewas Tenggelam di Waduk saat Jalan Pagi, Satu Korban Selamat

Tiga Bocah SD di Lamongan Tewas Tenggelam di Waduk saat Jalan Pagi, Satu Korban Selamat

Empat bocah perempuan yang masih SD dilaporkan tenggelam secara bersamaan saat bermain di area perairan waduk di Lamongan.
Alvaro Arbeloa Pusing, Real Madrid Tanpa 4 Pemain Bintang saat Hadapi Benfica di Playoff 16 Besar Liga Champions

Alvaro Arbeloa Pusing, Real Madrid Tanpa 4 Pemain Bintang saat Hadapi Benfica di Playoff 16 Besar Liga Champions

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, harus melalui laga tandang ke Benfica tanpa diperkuat oleh empat pemain. Salah satu di antaranya adalah Jude Bellingham.
Rumahnya Ditandai ‘Tembok Ratapan Solo’ di Google Maps, Jokowi Akhirnya Angkat Bicara

Rumahnya Ditandai ‘Tembok Ratapan Solo’ di Google Maps, Jokowi Akhirnya Angkat Bicara

Label unik tersebut muncul tepat di titik alamat Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo
Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari kompetisi domestik. Striker Persipura, Reno Salampessy, curi perhatian John Herdman dengan cetak 2 gol.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT