News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Baru Kasus Kematian Terapis di Bawah Umur di Pejaten, Ternyata Korban Gunakan Identitas Sosok Ini untuk Lamar Kerja

Fakta baru terungkap dalam kasus kematian terapis spa muda berinisial RTA (14) yang ditemukan tewas di lahan kosong kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Selasa, 21 Oktober 2025 - 16:22 WIB
Lokasi penemuan jasad terapis perempuan di lahan kosong tepatnya belakang gedung TIKI Pejaten, Jakarta Selatan.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Fakta baru terungkap dalam kasus kematian terapis spa muda berinisial RTA (14) yang ditemukan tewas di lahan kosong kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Polisi mengungkap, korban ternyata menggunakan identitas kakaknya saat melamar pekerjaan di Delta Spa Pejaten yang kini diselidiki aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicholas Ary Lilipaly mengatakan, temuan tersebut menjadi titik penting dalam penyelidikan karena menunjukkan adanya dugaan pemalsuan identitas oleh korban sendiri, bukan kelalaian pihak perusahaan semata.

“Dari barang bukti yang kami amankan, korban RTA diduga menggunakan identitas kakaknya saat mendaftar kerja. Jadi di dokumen lamaran, usianya tertera 21 tahun, padahal sebenarnya korban masih 14 tahun,” ujar Nicholas, Selasa (21/10).

Nicholas menuturkan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban mendapatkan informasi lowongan kerja dari media sosial TikTok.

Ia kemudian mendaftarkan diri ke Delta Spa Pejaten dengan membawa dokumen identitas milik kakaknya agar terlihat memenuhi syarat usia kerja.

“Dia diduga menggunakan identitas kakaknya agar bisa diterima. Ini yang sedang kami dalami, bagaimana proses rekrutmen dilakukan dan sejauh mana perusahaan memverifikasi data pelamar,” jelasnya.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa 20 orang saksi, termasuk pihak perusahaan, rekan kerja korban, dan keluarga.

Hasil penyelidikan itu juga akan dikaitkan dengan dua perkara yang kini ditangani Polres Jaksel, yakni kematian korban dan dugaan pelanggaran ketenagakerjaan serta TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang).

“Kasus pertama terkait kematian korban, kami masih menunggu hasil otopsi dari Puslabfor Polri. Kasus kedua adalah dugaan mempekerjakan anak di bawah umur, yang masih kami dalami karena ternyata identitas yang digunakan korban bukan identitas aslinya,” kata Nicholas.

Kakak Korban Cabut Laporan, tapi Polisi Tetap Lanjutkan Penyelidikan

Dalam perkembangan terbaru, kakak kandung korban yang melaporkan kasus dugaan eksploitasi anak di bawah umur telah mencabut laporannya pada 13 Oktober 2025.

Namun, polisi menegaskan proses hukum belum berhenti.

“Pelapor mengirim surat kepada penyidik bahwa laporan dicabut karena sudah ada perdamaian antara keluarga korban dan pihak perusahaan. Tapi kami tetap melakukan penyelidikan sesuai SOP dan hukum yang berlaku,” tegas Nicholas.

Nicholas menjelaskan, penyidik akan tetap mendalami apakah kasus tersebut memenuhi syarat untuk diselesaikan melalui Restorative Justice (RJ) atau harus berlanjut ke proses pidana.

“Kami berpegang pada Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2021. Jadi, meskipun laporan dicabut, kami tetap menilai dulu apakah perkara bisa diselesaikan secara kekeluargaan atau tidak,” katanya.

Pelapor Sulit Dihubungi, Polisi Dalami Motif Pencabutan

Kapolres menambahkan, pihaknya telah berupaya memanggil kembali pelapor untuk dimintai klarifikasi terkait pencabutan laporan, namun hingga kini pelapor sulit dihubungi dan disebut dalam kondisi sakit.

“Kami perlu memastikan alasan pencabutan laporan itu. Apakah benar karena perdamaian atau ada faktor lain. Sampai saat ini, yang bersangkutan belum bisa kami mintai keterangan tambahan,” ungkapnya. (rpi/dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ASN Bali yang Ketahuan Selingkuh Bisa Dipecat, Koster:  Kualitas dan Integritas Perlu Ditingkatkan

ASN Bali yang Ketahuan Selingkuh Bisa Dipecat, Koster:  Kualitas dan Integritas Perlu Ditingkatkan

Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan ASN di lingkungan Pemprov Bali yang ketahuan selingkuh bisa dikenakan sanksi dan pemecatan. Aturan tertuang dalam Ingub
Pegadaian Dorong Literasi Keuangan Pengemudi Ojek Pangkalan, Soroti Pentingnya Menabung dan Hindari Pinjaman Ilegal

Pegadaian Dorong Literasi Keuangan Pengemudi Ojek Pangkalan, Soroti Pentingnya Menabung dan Hindari Pinjaman Ilegal

Pekerja sektor informal seperti pengemudi ojek pangkalan masih menghadapi tantangan besar dalam mengelola keuangan harian, mulai dari pendapatan yang tidak menentu.
Zaenal Arief Kenang Debut Bersama Timnas Indonesia, Sempat Terkejut Lihat Level Lawan

Zaenal Arief Kenang Debut Bersama Timnas Indonesia, Sempat Terkejut Lihat Level Lawan

Legenda Persib Bandung Zaenal Arief mengenang momen awalnya memperkuat Timnas Indonesia di Piala Tiger 2002. Ia mengaku sempat terkejut karena menganggap level.
Persija Jakarta Resmi Perpanjang Kerja Sama Sponsor hingga Dua Tahun, Target Juara Jadi Fokus Utama

Persija Jakarta Resmi Perpanjang Kerja Sama Sponsor hingga Dua Tahun, Target Juara Jadi Fokus Utama

Persija Jakarta resmi memperpanjang kerja sama dengan Se’Indonesia hingga musim 2027/2028. Logo sponsor tetap menghiasi jersey Macan Kemayoran musim baru.
Liverpool Tunggu Tawaran Inter Milan untuk Curtis Jones, Masa Depan Alexis Mac Allister Ikut Jadi Sorotan

Liverpool Tunggu Tawaran Inter Milan untuk Curtis Jones, Masa Depan Alexis Mac Allister Ikut Jadi Sorotan

Liverpool masih menunggu perkembangan terbaru terkait ketertarikan Inter Milan kepada Curtis Jones. The Reds juga menentukan sikap terhadap Alexis Mac Allister.
IHSG Melesat Usai Pidato Prabowo, Ini Faktor Penting yang Jadi Sorotan Investor

IHSG Melesat Usai Pidato Prabowo, Ini Faktor Penting yang Jadi Sorotan Investor

IHSG melesat 1,59% ke 6.401,89 usai pidato Prabowo soal RAPBN 2027. Investor merespons positif target pertumbuhan ekonomi 6% hingga defisit anggaran yang lebih rendah.

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Tijjani Reijnders Bisa Bela Timnas Indonesia Usai Diminta Tinggalkan Belanda oleh Fans De Oranje? Aturan Tegas FIFA Bilang Begini

Tijjani Reijnders Bisa Bela Timnas Indonesia Usai Diminta Tinggalkan Belanda oleh Fans De Oranje? Aturan Tegas FIFA Bilang Begini

Bisakah Tijjani Reijnders bela Timnas Indonesia setelah fans Belanda meminta dirinya tak lagi dipanggil ke De Oranje? Regulasi FIFA punya aturan ketat soal ini.
Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Dia menyebut ada beberapa BUMN yang tidak menganggap ada pemerintah. Prabowo mengaku tidak mengerti atas BUMN yang bermasalah tersebut.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Selengkapnya

Viral